Alonso ke Chelsea, Liverpool Ganti Target ke Andoni Iraola? | SBH.co.id | SBH Nation
internasional
calendar_today 22 Mei 2026 · edit_note J. Ang · verified Fakta Diperiksa · Update: 22 Mei 2026

Alonso ke Chelsea, Liverpool Ganti Target ke Andoni Iraola?

bolt SBH Quick Take
  • Xabi Alonso resmi memilih Chelsea sebagai pelabuhan barunya.
  • Liverpool yang gagal mendapatkan Alonso kini beralih ke Andoni Iraola.
  • Iraola dinilai punya gaya sepak bola modern dan cocok dengan filosofi Liverpool.
format_list_bulleted Isi Artikel
expand_more

Pencarian manajer baru untuk Liverpool memasuki babak baru yang tak terduga. Setelah sekian lama diisukan menjadi kandidat utama, Xabi Alonso akhirnya memutuskan untuk menerima pinangan dari Chelsea. Keputusan ini sontak membuat para penggemar The Reds di Indonesia dan seluruh dunia terkejut. Namun, manajemen Liverpool tak punya waktu lama untuk berduka. Kabar terbaru menyebutkan bahwa mereka kini mulai mengarahkan pandangan ke arah pantai selatan Inggris, tepatnya kepada Andoni Iraola, pelatih muda Bournemouth yang musim ini tampil begitu memukau.

Keputusan Alonso untuk memilih Chelsea daripada Liverpool memang menimbulkan banyak tanya. Apakah karena faktor kedekatan dengan London? Atau mungkin proyek jangka panjang di Stamford Bridge lebih menjanjikan? Apapun alasannya, fakta di lapangan kini menunjukkan bahwa Liverpool harus segera mencari sosok baru untuk mengisi kursi panas yang akan ditinggalkan oleh Jurgen Klopp. Dan nama Andoni Iraola, yang sebelumnya jarang disebut, kini mendadak menjadi sorotan utama.

Kenapa Andoni Iraola?

Andoni Iraola bukanlah nama yang asing di telinga penggemar sepak bola Eropa. Pria berusia 43 tahun ini adalah produk asli akademi Athletic Bilbao. Sebagai pemain, ia dikenal sebagai bek kanan yang tangguh dengan etos kerja tinggi. Namun, sebagai pelatih, namanya mulai melambung setelah sukses membawa Rayo Vallecano promosi ke La Liga dan bahkan nyaris lolos ke Eropa.

Kini, di Bournemouth, ia menunjukkan bahwa kesuksesannya bukanlah kebetulan. Musim ini, The Cherries bermain dengan gaya menyerang yang berani, pressing tinggi, dan transisi cepat yang mematikan. Gaya ini sangat mirip dengan sepak bola ala Liverpool di era Klopp. Bahkan, beberapa analis sepak bola Indonesia menyebut bahwa Iraola adalah “Klopp versi Spanyol” karena intensitas permainan yang ia terapkan.

“Melihat Bournemouth bermain, saya seperti melihat Liverpool versi kecil. Mereka tidak takut menekan tinggi, bahkan melawan tim besar sekalipun. Ini adalah filosofi yang sangat cocok dengan DNA Liverpool,” ujar seorang pengamat sepak bola nasional dalam sebuah program talkshow.

Gaya Bermain yang Bikin Liverpool Tergoda

Salah satu alasan utama kenapa Liverpool tertarik pada Iraola adalah karena gaya bermainnya yang modern dan progresif. Dalam beberapa musim terakhir, Liverpool di bawah Klopp identik dengan gegenpressing dan serangan balik cepat. Iraola membawa filosofi serupa ke Vitality Stadium.

Data menunjukkan bahwa Bournemouth musim ini termasuk dalam lima besar tim dengan rata-rata penguasaan bola tertinggi di Premier League. Mereka juga sangat efektif dalam memenangkan bola kembali di area lawan. Ini adalah statistik yang pasti membuat para petinggi Liverpool di Anfield tersenyum.

Selain itu, Iraola juga dikenal sebagai pelatih yang pandai mengembangkan pemain muda. Ia tidak segan memberikan kesempatan kepada talenta-talenta berbakat. Di tangan Iraola, pemain seperti Dominic Solanke dan Justin Kluivert kembali menemukan performa terbaik mereka. Padahal, sebelumnya kedua pemain ini sempat dianggap gagal di klub lain.

Perbandingan dengan Kandidat Lain

Sebelum nama Iraola mencuat, ada beberapa nama lain yang sempat dikaitkan dengan Liverpool. Selain Xabi Alonso, ada juga Ruben Amorim dari Sporting CP dan Julian Nagelsmann yang saat ini menangani tim nasional Jerman. Namun, dari segi pengalaman di Premier League, Iraola unggul karena ia sudah merasakan kerasnya kompetisi di Inggris.

Amorim, misalnya, sukses besar di Portugal, tetapi belum pernah mencicipi Premier League. Sementara Nagelsmann, meski punya taktik yang brilian, sempat gagal di Bayern Munich karena masalah ruang ganti. Iraola, di sisi lain, menunjukkan bahwa ia bisa membangun tim yang solid dengan sumber daya yang terbatas. Ini adalah kualitas yang sangat dihargai di Liverpool, yang terkenal dengan kebijakan transfer yang cermat.

“Liverpool butuh pelatih yang bisa bekerja dengan budget terbatas tetapi tetap menghasilkan performa maksimal. Iraola telah membuktikan itu di Bournemouth. Ia adalah pelatih yang pragmatis namun tetap menghadirkan sepak bola atraktif,” tambah pengamat tersebut.

Tantangan di Anfield

Meski terlihat cocok, bukan berarti perjalanan Iraola di Liverpool akan mulus. Ada beberapa tantangan besar yang harus ia hadapi. Pertama, tekanan untuk memenangkan trofi. Di Bournemouth, target utamanya adalah bertahan di Premier League. Namun, di Liverpool, targetnya adalah bersaing memperebutkan gelar juara Liga Inggris dan Liga Champions. Ini adalah level yang berbeda.

Kedua, ia harus bisa mengelola pemain-pemain bintang. Liverpool memiliki skuad yang penuh dengan pemain top seperti Mohamed Salah, Virgil van Dijk, dan Trent Alexander-Arnold. Mengelola ego dan ekspektasi mereka bukanlah perkara mudah. Iraola harus menunjukkan otoritasnya sejak hari pertama.

Ketiga, ia harus mampu menggantikan warisan Klopp. Klopp bukan hanya pelatih, ia adalah ikon. Hubungan emosionalnya dengan suporter dan kota Liverpool sangat kuat. Iraola harus bisa membangun hubungan serupa, atau setidaknya mendekatinya. Ini adalah tantangan non-teknis yang seringkali lebih sulit dari taktik di atas kertas.

Kesimpulan dan Pertanyaan untuk Pembaca

Kisah perburuan manajer Liverpool masih panjang. Andoni Iraola memang bukan nama sepopuler Xabi Alonso, tapi ia punya segalanya untuk sukses di Anfield. Gaya bermainnya yang agresif, kemampuannya mengembangkan pemain, dan pengalamannya di Premier League adalah modal berharga.

Namun, sepak bola adalah soal hasil akhir. Apakah Iraola bisa membawa Liverpool kembali ke puncak kejayaan? Ataukah ini hanya akan menjadi petualangan singkat yang berakhir dengan kekecewaan? Yang jelas, para penggemar Liverpool di Indonesia harus bersiap untuk era baru yang penuh dengan ketidakpastian.

Pertanyaan untuk Sobat SBH Nation: Menurut kalian, apakah Andoni Iraola adalah pilihan yang tepat untuk menggantikan Jurgen Klopp di Liverpool? Atau ada kandidat lain yang lebih layak? Tulis pendapat kalian di kolom komentar!

Cek juga: Kalkulator Nilai Pasar Pemain racikan tim analis SBH Nation!

Berikan Reaksi Kamu, SBH Nation!

Gimana menurut kamu artikel ini? Klik buat kasih tau dunia.

Advertisement

Advertisement

Tentang Penulis

J. Ang — Head of Content & Founder SBH Nation verified
J. Ang

Head of Content & Founder

open_in_new LinkedIn

Penggila taktik sepak bola yang percaya bahwa analisis yang baik bisa mengubah cara orang menonton pertandingan. Founder SBH Nation sejak 2024.

Taktik Liga 1 Premier League Timnas
Gabung Channel