🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: PERSIJA VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG :: 🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: PERSIJA VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG :: 🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: PERSIJA VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG :: 🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: PERSIJA VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG :: 🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: PERSIJA VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG :: 🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: PERSIJA VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG :: 🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: PERSIJA VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG :: 🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: PERSIJA VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG :: 🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: PERSIJA VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG :: 🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: PERSIJA VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG ::
Bojan Hodak Pelatih Terbaik, Mariano Peralta Pemain Terbaik Super League 2025/20 | SBH.co.id | SBH Nation
liga 1
calendar_today 23 Mei 2026 · edit_note J. Ang · verified Fakta Diperiksa · Update: 23 Mei 2026

Bojan Hodak Pelatih Terbaik, Mariano Peralta Pemain Terbaik Super League 2025/2026

bolt SBH Quick Take
  • Mariano Peralta (Persebaya) dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Super League 2025/2026.
  • Bojan Hodak (Persib) menjadi Pelatih Terbaik setelah membawa Maung Bandung juara.
  • Persija Jakarta hanya mendapat gelar hiburan berupa tim fair play, menimbulkan pro dan kontra di kalangan suporter.
format_list_bulleted Isi Artikel
expand_more

Malam puncak penghargaan Super League 2025/2026 baru saja usai, dan seperti biasa, momen ini menjadi ajang pembuktian siapa yang terbaik di antara yang terbaik. Namun, yang menarik perhatian publik bukan hanya siapa yang membawa pulang trofi utama, melainkan juga siapa yang hanya mendapatkan “hiburan”. Dua nama besar, Bojan Hodak dan Mariano Peralta, sukses mencuri perhatian dan layak mendapatkan pujian setinggi langit. Sementara itu, Persija Jakarta, yang musim ini tampil cukup solid, harus puas dengan satu gelar yang mungkin terasa pahit bagi para pendukung setianya.

Mariano Peralta: Mesin Gol yang Tak Terbendung

Mariano Peralta, penyerang haus gol milik Persebaya Surabaya, berhasil dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Super League 2025/2026. Penghargaan ini bukanlah sebuah kejutan. Sepanjang musim, pemain asal Argentina ini menjelma menjadi mimpi buruk bagi setiap lini pertahanan lawan. Kecepatan, naluri mencetak gol, dan kemampuannya memenangkan duel udara membuatnya menjadi pemain paling berbahaya di liga.

Peralta tidak hanya sekadar mencetak gol, ia juga menjadi motor serangan Bajul Ijo. Statistiknya musim ini sangat fantastis. Ia berhasil mencatatkan lebih dari 20 gol dan belasan assist, menjadikannya kandidat utama sepanjang musim. Ketajamannya di depan gawang menjadi faktor kunci yang membuat Persebaya mampu bersaing di papan atas klasemen hingga akhir musim.

“Saya sangat bersyukur atas penghargaan ini. Ini adalah hasil kerja keras seluruh tim, pelatih, dan staf. Tanpa mereka, saya tidak akan bisa mencapai ini,” ujar Mariano Peralta dalam sambutannya di atas panggung. Pernyataan ini menunjukkan kerendahan hati seorang bintang sejati. Bagi para suporter Persebaya, penghargaan ini menjadi bukti bahwa investasi yang mereka lakukan pada pemain asing benar-benar membuahkan hasil yang manis.

Bojan Hodak: Arsitek Keberhasilan Persib Bandung

Jika Mariano Peralta adalah bintang di atas lapangan, maka Bojan Hodak adalah dalang di balik kesuksesan Persib Bandung. Pelatih asal Kroasia ini berhasil membawa Maung Bandung meraih gelar juara Super League 2025/2026. Penghargaan Pelatih Terbaik yang ia raih adalah sebuah pengakuan atas konsistensi, strategi jitu, dan kemampuannya membangun mental juara dalam skuadnya.

Bojan Hodak berhasil mengubah Persib menjadi tim yang sangat sulit dikalahkan. Filosofi permainannya yang menekankan pada penguasaan bola, pressing ketat, dan transisi cepat menjadi resep sukses yang membuat Persib tampil dominan sepanjang musim. Ia juga piawai dalam merotasi pemain, sehingga performa tim tetap terjaga meski harus menghadapi jadwal padat.

“Penghargaan ini untuk semua pemain dan orang-orang di belakang layar. Mereka adalah pahlawan sesungguhnya,” ujar Bojan Hodak dengan nada rendah hati. Keberhasilannya ini tentu menjadi kebanggaan tersendiri bagi Bobotoh. Ia berhasil mengembalikan kejayaan Persib yang sempat redup dalam beberapa musim terakhir. Kini, Bojan Hodak telah mengukir namanya sebagai salah satu pelatih asing paling sukses di Indonesia.

Persija Jakarta: Gelar Hiburan yang Kontroversial?

Di tengah euforia Bojan Hodak dan Mariano Peralta, ada satu nama besar yang harus puas dengan gelar “hiburan”: Persija Jakarta. Macan Kemayoran dinobatkan sebagai tim dengan fair play terbaik musim ini. Namun, bagi banyak pengamat dan suporter, gelar ini terasa seperti tamparan di atas panggung.

Pasalnya, Persija musim ini tampil sangat impresif. Mereka bersaing di papan atas dan bahkan sempat memuncaki klasemen di beberapa pekan. Dengan skuad bertabur bintang seperti Riko Simanjuntak, Ondřej Kúdela, dan pemain asing baru mereka, ekspektasi suporter sangat tinggi. Gagal meraih gelar juara atau setidaknya runner-up, lalu hanya mendapatkan penghargaan fair play, dianggap sebagai sebuah kegagalan.

“Penghargaan fair play itu bagus, tapi bukan yang kami inginkan. Kami ingin Persija juara,” ujar salah satu anggota The Jakmania yang ditemui di kawasan Senayan. Sentimen ini mencerminkan kekecewaan yang mendalam. Meski secara statistik Persija adalah tim paling disiplin dan jarang mendapatkan kartu merah, namun di mata suporter, hal itu tidak cukup untuk menutupi kegagalan mereka dalam meraih trofi utama.

Analisis SBH Nation: Antara Prestasi dan Ekspektasi

Daftar penghargaan Super League 2025/2026 ini kembali membuka diskusi menarik tentang kriteria penilaian. Apakah penghargaan individu sudah tepat sasaran? Bojan Hodak dan Mariano Peralta jelas layak, namun apakah tidak ada pemain lain yang lebih pantas? Misalnya, gelandang serang Persija, Witan Sulaeman, yang tampil konsisten sepanjang musim, atau kiper Persebaya yang mencatatkan banyak clean sheet.

Namun, yang paling menarik adalah kontroversi seputar Persija. Gelar fair play seringkali dianggap sebagai “hadiah hiburan” bagi tim yang tidak juara. Ini menjadi ironi bagi tim sebesar Persija yang memiliki basis suporter fanatik. Ekspektasi mereka sangat tinggi, dan gagal memenuhi target juara adalah sebuah pukulan telak.

Ke depannya, Persija harus melakukan evaluasi total. Bukan hanya soal taktik, tetapi juga mentalitas. Mereka harus belajar dari Persib yang mampu tampil konsisten di bawah tekanan. Sementara itu, bagi Persebaya dan Persib, penghargaan ini menjadi modal berharga untuk musim depan. Mereka telah membuktikan bahwa investasi pada pemain dan pelatih berkualitas adalah kunci kesuksesan.

Pertanyaan untuk Pembaca

Nah, Sobat setelah membaca analisis ini, bagaimana pendapat kalian? Apakah Mariano Peralta dan Bojan Hodak sudah tepat menerima penghargaan tersebut? Atau ada pemain lain yang lebih layak? Lalu, apakah gelar fair play untuk Persija Jakarta adalah sebuah penghinaan atau justru sebuah pencapaian yang patut dibanggakan? Tulis pendapat kalian di kolom komentar di bawah! Jangan lupa bagikan artikel ini ke grup WhatsApp atau media sosial kalian agar diskusi makin seru!

Cek juga: Klasemen Liga 1 Terkini dan jadwal pertandingan selanjutnya hanya di SBH Nation.

Berikan Reaksi Kamu, SBH Nation!

Gimana menurut kamu artikel ini? Klik buat kasih tau dunia.

SBH NATION BATTLEGROUND

SIAPA YANG BAKAL
HANCUR MINGGU INI?

VS

Klik tim pilihanmu untuk analisa mendalam

Advertisement

Advertisement

Tentang Penulis

J. Ang — Head of Content & Founder SBH Nation verified
J. Ang

Head of Content & Founder

open_in_new LinkedIn

Penggila taktik sepak bola yang percaya bahwa analisis yang baik bisa mengubah cara orang menonton pertandingan. Founder SBH Nation sejak 2024.

Taktik Liga 1 Premier League Timnas
Gabung Channel