Kejutan! Foden-Palmer Dicoret, Toney Dipanggil Tuchel ke Piala Dunia
- Thomas Tuchel mencoret Phil Foden, Cole Palmer, dan Harry Maguire dari skuad Piala Dunia 2026, sebuah keputusan yang mengejutkan banyak pihak.
- Ivan Toney mendapat panggilan kejutan setelah absen setahun dari timnas, menjadi opsi lini depan yang kontroversial.
- Keputusan ini menunjukkan Tuchel lebih mengutamakan pemain dengan karakter fisik dan taktis yang sesuai dengan sistemnya.
format_list_bulleted
Isi Artikel
expand_more
SBH.co.id - Jakarta – Gempar! Dunia sepak bola Inggris dikejutkan oleh keputusan kontroversial pelatih timnas, Thomas Tuchel, yang secara mengejutkan mencoret tiga nama besar dari skuad Piala Dunia 2026. Phil Foden, Cole Palmer, dan Harry Maguire dipastikan absen, sementara Ivan Toney justru mendapat panggilan kejutan setelah setahun lebih tidak membela The Three Lions.
Keputusan ini diumumkan di Wembley, Jumat (22/5/2026) pagi waktu setempat, dan langsung menjadi perbincangan hangat di kalangan penggemar sepak bola Indonesia. Bagaimana tidak, Foden dan Palmer adalah dua pemain paling bersinar di Premier League musim lalu, sementara Maguire adalah pilar utama di lini belakang pada era Gareth Southgate. Lantas, apa alasan di balik keputusan berani Tuchel ini? Simak analisis lengkapnya berikut ini.
Tuchel Pilih “Ksatria” Bukan “Pangeran”
Keputusan paling mengejutkan tentu saja adalah dicoretnya Phil Foden dan Cole Palmer. Keduanya adalah pemain dengan kreativitas tinggi, namun Tuchel dinilai lebih membutuhkan pemain yang bisa bekerja keras dalam sistem high press dan duel fisik yang ketat di Piala Dunia. Sumber internal timnas menyebutkan bahwa Tuchel menginginkan pemain sayap yang lebih eksplosif dan memiliki kemampuan bertahan yang baik.
“Ini bukan tentang kualitas individu, tapi tentang keseimbangan tim,” ujar seorang sumber di PFA (Asosiasi Pesepakbola Profesional Inggris) kepada Guardian. “Tuchel ingin pemain yang bisa menjalankan instruksi taktisnya dengan disiplin, terutama saat bertahan. Foden dan Palmer mungkin dianggap kurang dalam aspek itu.”
Ketiadaan Cole Palmer, yang musim lalu menjadi top skor Chelsea, juga menjadi sorotan. Banyak yang memprediksi ia akan menjadi andalan di sayap kanan, namun Tuchel lebih memilih pemain seperti Bukayo Saka dan Marcus Rashford yang dianggap lebih matang secara taktis. Bagi para penggemar di Indonesia, keputusan ini jelas membuat kecewa, mengingat Palmer sempat menjadi idola baru berkat gaya bermainnya yang atraktif.
Maguire “Terpukul” dan Absennya Bek Tengah Berpengalaman
Nama Harry Maguire juga masuk dalam daftar pemain yang dicoret. Bek tengah Manchester United itu dikabarkan “terpukul dan kecewa” setelah mendengar kabar tersebut. Maguire, yang menjadi pahlawan di Piala Dunia 2018 dan Euro 2020, kini harus rela duduk di rumah saat turnamen terbesar digelar.
“Harry sangat kecewa. Dia merasa masih bisa memberikan kontribusi, terutama dengan pengalamannya di turnamen besar,” kata seorang rekan setimnya di timnas. “Tapi Tuchel punya visi berbeda. Dia lebih suka bek yang cepat dan nyaman membangun serangan dari belakang.”
Keputusan ini membuka peluang bagi bek tengah muda seperti Marc Guehi dan Levi Colwill untuk menjadi andalan. Tuchel juga memanggil John Stones yang sudah pulih dari cedera, namun absennya Maguire tetap menjadi risiko besar mengingat minimnya pengalaman di lini belakang. Bagi ini adalah pertaruhan besar Tuchel yang bisa berbuah manis atau petaka di turnamen nanti.
Ivan Toney: Kembalinya “Si Penalti” yang Kontroversial
Kejutan terbesar justru datang dari panggilan untuk Ivan Toney. Striker Brentford itu kembali ke skuad Inggris setelah absen lebih dari setahun akibat skandal judi yang sempat membuatnya dijatuhi sanksi. Meski sempat diragukan, performa apiknya di akhir musim Premier League, termasuk 12 gol dalam 15 laga terakhir, membuat Tuchel tak ragu.
“Ivan adalah tipe striker yang saya butuhkan. Dia kuat dalam duel udara, bisa menjadi target man, dan sangat tenang saat mengeksekusi penalti,” ujar Tuchel dalam konferensi pers. “Saya tidak peduli dengan masa lalunya. Yang penting adalah kontribusinya di lapangan sekarang.”
Keputusan ini tentu menuai pro dan kontra. Di satu sisi, Toney adalah opsi yang berbeda dari Harry Kane. Namun, di sisi lain, banyak yang mempertanyakan moralitas pemanggilan pemain yang pernah terlibat skandal. Bagi ini adalah langkah pragmatis Tuchel yang siap mengorbankan citra demi hasil maksimal.
Daftar Lengkap Skuad dan Analisis Lini Demi Lini
Berikut adalah beberapa nama kunci dalam skuad Inggris untuk Piala Dunia 2026 versi Tuchel:
- Penjaga Gawang: Jordan Pickford, Aaron Ramsdale, Dean Henderson.
- Bek: Kyle Walker, Kieran Trippier, John Stones, Marc Guehi, Levi Colwill, Luke Shaw, Ben Chilwell.
- Gelandang: Declan Rice, Jude Bellingham, Conor Gallagher, Kobbie Mainoo (kejutan!), James Maddison.
- Penyerang: Harry Kane (kapten), Ivan Toney, Bukayo Saka, Marcus Rashford, Jack Grealish, Jarrod Bowen.
Absennya Eberechi Eze dan Morgan Gibbs-White juga mengejutkan, namun kehadiran Kobbie Mainoo dari Manchester United menunjukkan Tuchel berani memberikan kesempatan pada pemain muda berbakat. Lini tengah Inggris kini didominasi oleh pemain-pemain pekerja keras seperti Rice dan Gallagher, sementara Bellingham akan menjadi kreator utama.
Apa Artinya untuk Piala Dunia?
Keputusan Tuchel ini jelas menunjukkan bahwa ia tidak takut mengambil risiko. Ia lebih memilih pemain yang cocok dengan sistemnya daripada pemain dengan nama besar. Ini bisa menjadi strategi jitu jika berhasil, atau malah menjadi bumerang jika hasilnya buruk.
Bagi kita di Indonesia, kita bisa belajar bahwa dalam sepak bola, tidak ada tempat yang aman. Bahkan pemain sekelas Foden dan Palmer pun bisa tersingkir jika tidak sesuai dengan visi pelatih. Ini juga menjadi pelajaran bahwa pelatih top seperti Tuchel lebih mengutamakan taktik dan disiplin daripada sekadar popularitas.
Pertanyaan untuk SBH Nation: Setuju nggak sih dengan keputusan Tuchel mencoret Foden dan Palmer, lalu memanggil Ivan Toney? Menurut kalian, apakah Inggris bisa lolos dari grup dengan skuad seperti ini? Tulis pendapat kalian di kolom komentar!
Cek juga: Kalkulator Nilai Pasar Pemain racikan tim analis SBH Nation!
Berikan Reaksi Kamu, SBH Nation!
Gimana menurut kamu artikel ini? Klik buat kasih tau dunia.
SIAPA YANG BAKAL
HANCUR MINGGU INI?
Klik tim pilihanmu untuk analisa mendalam
Advertisement
Advertisement
Tentang Penulis
verified Head of Content & Founder
Penggila taktik sepak bola yang percaya bahwa analisis yang baik bisa mengubah cara orang menonton pertandingan. Founder SBH Nation sejak 2024.


