Gol Kenan Yildiz Bawa Juventus Kalahkan Standard Liege 1-0 di Pramusim
- Juventus menang 1-0 atas Standard Liege berkat gol Kenan Yildiz di menit 67.
- Kemenangan ini menunjukkan efektivitas taktik tekanan tinggi Thiago Motta.
- Laga ini menjadi batu loncatan bagi Juventus menuju musim 2024/2025.
Juventus mengamankan kemenangan perdana di pramusim setelah menundukkan tuan rumah Standard Liege dengan skor 1-0 di Stadion Maurice Dufrasne, Belgia, Jumat (26/7) dini hari WIB. Gol tunggal dicetak oleh wonderkid asal Turki, Kenan Yildiz, pada menit ke-67 memanfaatkan umpan silang dari Filip Kostic. Hasil ini menjadi suntikan kepercayaan diri bagi skuad asuhan Thiago Motta menjelang musim baru.
Jalannya Pertandingan: Dominasi Juventus Sepanjang Laga
Sejak peluit dibunyikan, Juventus langsung mengambil inisiatif serangan. Mereka mendominasi penguasaan bola hingga 65% dan menciptakan sejumlah peluang emas. Standard Liege beberapa kali mencoba mengancam lewat serangan balik cepat, tetapi pertahanan Juventus yang dikomandoi Gleison Bremer tampil solid. Babak pertama berakhir tanpa gol, meskipun Dusan Vlahovic nyaris mencetak gol andai tembakannya tidak membentur tiang.
Memasuki babak kedua, Juventus semakin meningkatkan tekanan. Pelatih Thiago Motta melakukan beberapa pergantian untuk menyegarkan lini serang. Hasilnya, pada menit ke-67, umpan silang terukur dari Kostic disambut dengan sepakan satu waktu oleh Yildiz yang tak mampu dihalau kiper Standard Liege. Skor 1-0 bertahan hingga akhir pertandingan.
Analisis Taktik: Formasi 4-2-3-1 ala Thiago Motta
Thiago Motta menerapkan formasi 4-2-3-1 yang fleksibel. Dua gelandang bertahan, Manuel Locatelli dan Nicolo Fagioli, menjadi penyaring di depan lini belakang. Sementara itu, trio penyerang sayap—Federico Chiesa, Yildiz, dan Samuel Iling-Junior—berperan aktif dalam memberikan tekanan tinggi saat kehilangan bola. Strategi ini membuat Standard Liege kesulitan membangun serangan dari bawah.
“Kami ingin menerapkan tekanan tinggi sejak awal, dan para pemain menjalankannya dengan baik,” ujar Thiago Motta dalam konferensi pers usai laga. “Ini baru awal, tetapi kami melihat perkembangan positif.”
Pemain Kunci: Locatelli dan Bremer Kokoh di Lini Belakang
Manuel Locatelli tampil sebagai motor permainan Juventus. Gelandang asal Italia itu mencatat akurasi operan mencapai 92% dan memenangkan sebagian besar duel di lini tengah. Di sisi lain, Gleison Bremer menjadi tembok kokoh yang tak tertembus. Bek Brasil itu berhasil memenangkan semua duel udara dan melakukan beberapa tekel krusial. Kombinasi keduanya memastikan catatan tanpa kebobolan bagi Juventus.
Sorotan Pemain Muda: Kenan Yildiz Makin Bersinar
Penampilan Kenan Yildiz kembali mencuri perhatian. Pemain berusia 19 tahun itu menunjukkan kematangan di atas lapangan. Selain mencetak gol, ia juga aktif bergerak ke sisi sayap untuk membuka ruang. Thiago Motta memuji performanya: “Dia pemain spesial, memiliki naluri gol yang tajam. Kami sangat senang dengan perkembangannya.”
Yildiz sendiri mengaku senang bisa berkontribusi. “Ini adalah langkah awal yang baik. Saya akan terus bekerja keras untuk membantu tim,” katanya.
Ujian Selanjutnya: Jadwal Pramusim Juventus
Kemenangan ini menjadi modal penting jelang laga uji coba berikutnya. Juventus dijadwalkan akan menghadapi AC Milan dan AS Roma dalam tur pramusim di Amerika Serikat. Laga-laga tersebut akan menjadi ujian sesungguhnya bagi skuad asuhan Thiago Motta untuk mengukur kesiapan tim menghadapi Serie A musim 2024/2025.
Sejarah Pertemuan Juventus vs Standard Liege
Ini bukan pertama kalinya Juventus bertemu Standard Liege di pramusim. Kedua klub sering beruji coba untuk mempersiapkan musim. Dalam lima pertemuan terakhir, Juventus selalu keluar sebagai pemenang. Rekor ini menunjukkan dominasi Nyonya Tua atas klub Belgia tersebut.
FAQ
Siapa pencetak gol kemenangan Juventus atas Standard Liege?
Gol semata wayang dicetak oleh penyerang sayap Kenan Yildiz pada menit ke-67.
Bagaimana performa pemain anyar Juventus di laga ini?
Pemain anyar seperti Douglas Luiz belum diturunkan karena baru bergabung. Namun, pemain muda seperti Yildiz dan Iling-Junior tampil impresif.
Apakah Thiago Motta sudah menemukan formasi ideal?
Thiago Motta masih bereksperimen dengan formasi 4-2-3-1. Ia mengaku puas dengan hasil dan akan terus melakukan evaluasi.
🗣️ Menurutmu siapa pemain yang paling impresif dalam laga uji coba ini? Apakah Kenan Yildiz layak menjadi starter reguler musim depan? Tulis pendapatmu di kolom komentar!
Cek juga: Kalkulator Nilai Pasar Pemain racikan tim analis SBH Nation!
Berikan Reaksi Kamu, SBH Nation!
Gimana menurut kamu artikel ini? Klik buat kasih tau dunia.
Advertisement
Advertisement
Tentang Penulis
verified Head of Content & Founder
Penggila taktik sepak bola yang percaya bahwa analisis yang baik bisa mengubah cara orang menonton pertandingan. Founder SBH Nation sejak 2024.


