Greenwood Jadi Target Utama Roma, Banderol 55 Juta Euro Jadi Batu Sandungan
- AS Roma menjadikan Mason Greenwood sebagai target utama untuk memperkuat lini serang mereka setelah lolos ke Liga Champions.
- Manchester United membanderol Greenwood dengan harga 55 juta euro, angka yang dianggap terlalu tinggi oleh Roma.
- Greenwood menunjukkan performa impresif bersama Getafe musim ini, mencetak 10 gol dan 6 assist di La Liga.
format_list_bulleted
Isi Artikel
expand_more
SBH.co.id – Kabar mengejutkan datang dari Benua Biru. AS Roma, yang baru saja memastikan tiket ke Liga Champions musim depan, dikabarkan telah menjadikan Mason Greenwood sebagai pilihan utama untuk memperkuat lini serang mereka. Namun, ambisi besar klub asal ibu kota Italia itu langsung dihadapkan pada kenyataan pahit: mahar transfer sebesar 55 juta euro yang dipatok oleh Manchester United.
Kisah Greenwood musim ini bagaikan drama yang penuh liku. Setelah masa pinjamannya yang kontroversial di Getafe, pemain berusia 22 tahun itu justru menunjukkan performa terbaiknya. Di La Liga, ia menjelma menjadi mimpi buruk bagi para bek lawan. Catatan 10 gol dan 6 assist dari 33 penampilan menjadi bukti nyata bahwa bakat mentahnya belum padam. Kini, dengan statusnya yang kembali ke Old Trafford, Greenwood menjadi komoditas panas di bursa transfer.
Performa Gemilang di La Liga Jadi Magnet Utama
Tidak bisa dipungkiri, Greenwood adalah salah satu talenta muda paling berbakat yang dimiliki Inggris dalam satu dekade terakhir. Ia mampu bermain di kedua sisi sayap, memiliki penyelesaian akhir yang mematikan dengan kedua kaki, dan mampu menciptakan peluang dari situasi sulit. Di Getafe, ia bermain dengan lebih dewasa. Ia tidak hanya menjadi mesin gol, tetapi juga menjadi kreator serangan.
Statistiknya musim ini sangat mentereng. Rata-rata ia menciptakan 2,3 peluang per pertandingan, dengan akurasi umpan mencapai 82%. Yang paling menonjol adalah kemampuannya dalam duel satu lawan satu. Ia sukses melakukan dribel sukses sebanyak 2,1 kali per laga. Angka-angka ini jelas membuat Direktur Olahraga Roma, Tiago Pinto, kepincut.
“Greenwood adalah tipe pemain yang bisa mengubah jalannya pertandingan sendirian. Kecepatan, kekuatan, dan insting mencetak golnya adalah aset langka,” ujar seorang analis sepak bola Italia kepada SBH.co.id. “Roma sangat membutuhkan sosok seperti dia untuk bersaing di level tertinggi.”
55 Juta Euro: Antara Ambisi dan Realita Anggaran
Masalahnya, angka 55 juta euro bukanlah nominal yang bisa dianggap remeh oleh Roma. Meskipun klub berjuluk I Giallorossi itu baru saja mendapatkan limpahan dana dari lolos ke Liga Champions, mereka tetap harus berhati-hati dengan aturan Financial Fair Play (FFP). Apalagi, mereka juga harus memperkuat beberapa sektor lain, seperti bek kiri dan gelandang bertahan.
Manchester United sendiri berada dalam posisi yang cukup kuat. Mereka tidak dalam tekanan untuk menjual Greenwood dengan harga murah. Kontrak sang pemain masih tersisa hingga 2027, dan klub asal Manchester itu yakin bahwa nilai Greenwood akan terus naik. Jika tidak ada klub yang mau membayar sesuai harga, mereka tidak akan segan untuk mempertahankannya atau meminjamkannya lagi.
“Ini adalah tebak-tebakan klasik antara penjual dan pembeli,” kata seorang agen pemain yang enggan disebutkan namanya. “United ingin memaksimalkan keuntungan dari aset yang sempat terpuruk. Sementara Roma, mereka harus pintar-pintar mencari celah, bisa dengan skema pinjaman dengan kewajiban membeli atau pembayaran bertahap.”
Alternatif Lain: Siapa yang Siap Jika Greenwood Gagal?
Roma tentu tidak boleh hanya menaruh semua telur dalam satu keranjang. Beberapa nama lain mulai dikaitkan dengan klub ibu kota Italia tersebut. Ada Jonathan David dari Lille yang kontraknya akan habis, atau Santiago Gimenez dari Feyenoord yang sedang naik daun. Keduanya memiliki profil yang sedikit berbeda, tetapi sama-sama haus gol.
Namun, dari segi potensi dan usia, Greenwood tetap menjadi yang paling menjanjikan. Ia masih 22 tahun dan memiliki pengalaman di level tertinggi, termasuk Liga Champions bersama United. Ia juga sudah membuktikan bahwa ia bisa beradaptasi dengan cepat di liga yang kompetitif seperti La Liga. Jika Roma benar-benar serius ingin menjadi kekuatan di Italia dan Eropa, mereka harus berani mengambil risiko.
Dampak pada Lini Serang Roma Musim Depan
Jika transfer Greenwood berhasil, Roma akan memiliki trisula yang sangat menakutkan. Paulo Dybala akan menjadi kreator utama di belakangnya, dengan Greenwood dan Tammy Abraham atau Andrea Belotti yang berlari di sisi sayap. Kombinasi ini bisa menjadi mimpi buruk bagi pertahanan lawan.
Greenwood juga bisa menjadi solusi atas masalah konsistensi Roma. Seringkali, I Giallorossi kehilangan poin karena kebuntuan di lini depan. Kehadiran pemain yang bisa menciptakan sesuatu dari ketiadaan akan sangat berharga. Apalagi di Liga Champions, di mana setiap pertandingan penuh dengan tekanan.
Kita tunggu saja bagaimana negosiasi antara Roma dan Manchester United berjalan. Satu hal yang pasti, saga transfer Mason Greenwood akan menjadi salah satu cerita paling menarik di bursa transfer musim panas ini.
Pertanyaan untuk Sobat SBH Nation:
Menurut kalian, apakah Roma sebaiknya nekat membayar 55 juta euro untuk Mason Greenwood, atau lebih baik mencari alternatif yang lebih murah? Tulis pendapat kalian di kolom komentar!
Cek juga: Kalkulator Nilai Pasar Pemain racikan tim analis SBH Nation!
Berikan Reaksi Kamu, SBH Nation!
Gimana menurut kamu artikel ini? Klik buat kasih tau dunia.
SIAPA YANG BAKAL
HANCUR MINGGU INI?
Klik tim pilihanmu untuk analisa mendalam
Advertisement
Advertisement
Tentang Penulis
verified Head of Content & Founder
Penggila taktik sepak bola yang percaya bahwa analisis yang baik bisa mengubah cara orang menonton pertandingan. Founder SBH Nation sejak 2024.


