🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: PIALA-DUNIA-2026 VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG :: 🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: PIALA-DUNIA-2026 VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG :: 🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: PIALA-DUNIA-2026 VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG :: 🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: PIALA-DUNIA-2026 VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG :: 🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: PIALA-DUNIA-2026 VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG :: 🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: PIALA-DUNIA-2026 VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG :: 🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: PIALA-DUNIA-2026 VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG :: 🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: PIALA-DUNIA-2026 VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG :: 🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: PIALA-DUNIA-2026 VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG :: 🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: PIALA-DUNIA-2026 VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG ::
Harga Tiket Piala Dunia 2026: Skotlandia Lebih Laris dari Inggris dan Argentina? | SBH.co.id
internasional
calendar_today 18 Mei 2026 · edit_note J. Ang · verified Fakta Diperiksa · Update: 18 Mei 2026

Harga Tiket Piala Dunia 2026: Skotlandia Lebih Laris dari Inggris dan Argentina?

bolt SBH Quick Take
  • Tiket partai grup Skotlandia di Piala Dunia 2026 menjadi yang termahal kedua setelah final di pasar gelap, mengalahkan laga Inggris dan Argentina.
  • Fenomena ini dipicu oleh euforia suporter Skotlandia yang haus akan panggung internasional dan keterbatasan jumlah tiket resmi.
  • Pertandingan Skotlandia vs lawan tertentu seperti AS atau Meksiko diprediksi menjadi ajang 'perang harga' di kalangan kolektor tiket.
format_list_bulleted Isi Artikel
expand_more

Piala Dunia 2026 yang digelar di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada memang masih setahun lagi, tapi hiruk-pikuknya sudah terasa. Bukan hanya soal stadion megah atau jadwal pertandingan, melainkan juga soal harga tiket. Dan dari data yang dirilis oleh platform resale tiket terkemuka, ada satu kejutan besar yang bikin para pengamat sepak bola mengernyitkan dahi: tiket pertandingan fase grup Skotlandia menjadi yang termahal kedua setelah partai final.

Bayangkan, di atas kertas, tim-tim seperti Argentina (juara bertahan), Inggris (salah satu favorit), dan tuan rumah Amerika Serikat seharusnya menjadi magnet utama. Namun, data menunjukkan bahwa laga yang melibatkan The Tartan Army —julukan suporter Skotlandia— justru menyentuh angka yang membuat bulu kuduk merinding. Lantas, apa yang membuat tiket Skotlandia lebih “panas” dari Lionel Messi atau Jude Bellingham? Mari kita bedah secara mendalam.

Mengapa Skotlandia Bisa Lebih Mahal dari Inggris?

Fenomena ini bukanlah sekadar isapan jempol belaka. Menurut data dari situs penjualan tiket sekunder seperti TickPick dan StubHub yang dirangkum oleh The Guardian, harga rata-rata tiket masuk untuk laga grup Skotlandia melawan lawan tertentu (yang belum diundi secara pasti, tapi diperkirakan melawan tim kuat seperti AS atau Meksiko) mencapai angka yang lebih tinggi dari laga grup Inggris melawan Iran atau Wales.

Apa penyebabnya? Jawabannya sederhana: faktor kelangkaan dan euforia. Skotlandia adalah tim yang sangat jarang lolos ke Piala Dunia. Sejak 1998, mereka absen total dari turnamen terakbar ini. Ketiadaan mereka selama hampir tiga dekade membuat suporter Skotlandia, yang terkenal dengan fanatisme dan loyalitasnya, haus akan pengalaman ini. Mereka rela merogoh kocek lebih dalam, bahkan hingga ribuan dolar, hanya untuk duduk di stadion dan menyanyikan “Flower of Scotland”.

Sementara itu, Inggris dan Argentina sudah terlalu sering tampil di Piala Dunia. Suporter mereka punya banyak kesempatan untuk menonton langsung di turnamen sebelumnya (2018, 2022). Akibatnya, pasokan tiket untuk tim-tim besar ini lebih banyak di pasaran gelap karena banyak pemegang tiket yang mungkin tidak terlalu bernafsu untuk menjual dengan harga selangit. Sebaliknya, untuk Skotlandia, setiap tiket adalah barang langka yang diburu oleh puluhan ribu suporter yang sudah menabung selama bertahun-tahun.

Analisis Pasar: Antara Harapan dan Realita

Jika kita melihat lebih dalam ke data yang disajikan, harga tiket final di MetLife Stadium, New Jersey, memang menjadi yang termahal, dengan harga rata-rata di atas $5.000. Namun, laga grup Skotlandia—yang diperkirakan akan digelar di stadion berkapasitas lebih kecil seperti di Atlanta atau Seattle—bisa mencapai harga $2.500 hingga $3.000 per tiket. Ini jauh lebih mahal dari laga grup Inggris yang “hanya” berkisar $1.200-$1.500.

Fenomena ini juga dipicu oleh sistem penjualan tiket resmi FIFA. Untuk Piala Dunia 2026, FIFA menerapkan sistem undian dan prioritas yang rumit. Suporter dari negara-negara kecil seringkali kesulitan mendapatkan tiket melalui jalur resmi karena kuota yang terbatas. Akibatnya, mereka beralih ke pasar sekunder, yang mana harga ditentukan oleh permintaan dan penawaran.

Di sisi lain, suporter Amerika Serikat juga sangat antusias. Ketika Skotlandia bertemu dengan AS, maka terjadi benturan dua basis suporter yang sama-sama besar dan royal. Suporter AS ingin melihat tim tuan rumah, sementara suporter Skotlandia ingin menyaksikan momen bersejarah. Hasilnya adalah perang harga yang sengit.

Dampak pada Suporter dan Tim

Fenomena harga tiket ini memberikan dampak langsung pada atmosfer pertandingan. Stadion yang dipenuhi oleh suporter Skotlandia yang kaya raya dan sangat vokal bisa menjadi “benteng” yang menakutkan bagi lawan. Bayangkan, jika Skotlandia bertemu dengan Meksiko atau Argentina di fase grup, kita tidak akan melihat dominasi biru-putih Argentina, melainkan lautan biru gelap Skotlandia yang membara.

Namun, ada sisi gelap dari fenomena ini. Harga tiket yang melambung tinggi membuat banyak suporter kelas pekerja—yang menjadi tulang punggung budaya sepak bola Skotlandia—terpaksa absen. Mereka yang sudah setia mendukung tim sejak kecil mungkin tidak mampu membayar harga selangit. Ini adalah ironi: momen paling bersejarah bagi sepak bola Skotlandia justru dinikmati oleh kalangan tertentu yang memiliki daya beli tinggi.

Dari sisi tim, tekanan mental juga meningkat. Pemain Skotlandia tahu bahwa setiap langkah mereka disaksikan oleh suporter yang telah mengeluarkan uang puluhan juta rupiah hanya untuk menonton. Jika mereka gagal, kekecewaan yang dirasakan suporter akan berlipat ganda.

Implikasi ke Depan: Apakah Ini Akan Terus Terjadi?

Fenomena “Skotlandia lebih mahal dari Inggris” kemungkinan besar hanya terjadi di Piala Dunia 2026. Jika Skotlandia berhasil lolos lagi ke Piala Dunia 2030 (yang akan digelar di Maroko, Spanyol, dan Portugal), maka euforia mungkin akan sedikit mereda. Namun, untuk edisi kali ini, pasar tiket sudah menunjukkan siapa yang paling berkuasa: bukan tim terbaik, melainkan suporter paling haus.

Bagi para calo, ini adalah ladang emas. Mereka akan terus memonitor pergerakan suporter Skotlandia. Bagi FIFA, ini adalah dilema: apakah mereka akan mengubah sistem penjualan tiket untuk edisi selanjutnya agar lebih adil? Ataukah mereka akan membiarkan pasar bebas berjalan?

Yang jelas, satu hal yang pasti: ketika Skotlandia turun ke lapangan nanti, stadion akan bergemuruh. Dan di balik gemuruh itu, ada cerita tentang uang, harapan, dan pengorbanan.

Kesimpulan

Pasar tiket Piala Dunia 2026 telah memberikan pelajaran berharga: popularitas di media sosial tidak selalu sejalan dengan daya beli di pasar nyata. Skotlandia, tim yang dianggap “underdog” di atas kertas, justru menjadi raja di pasar tiket. Ini adalah bukti bahwa sepak bola bukan hanya soal trofi, tetapi juga soal perjalanan emosional suporter.

Pertanyaan untuk Sobat SBH: Apakah kamu rela merogoh kocek lebih dari Rp 30 juta hanya untuk menonton tim favoritmu di Piala Dunia? Atau lebih baik menonton di rumah dan menghemat uang untuk liburan? Tulis pendapatmu di kolom komentar!

Cek juga: Kalkulator Nilai Pasar Pemain racikan tim analis SBH Nation!

Berikan Reaksi Kamu, SBH Nation!

Gimana menurut kamu artikel ini? Klik buat kasih tau dunia.

SBH NATION BATTLEGROUND

SIAPA YANG BAKAL
HANCUR MINGGU INI?

VS

Klik tim pilihanmu untuk analisa mendalam

Advertisement

Advertisement

Tentang Penulis

J. Ang — Head of Content & Founder SBH Nation verified
J. Ang

Head of Content & Founder

open_in_new LinkedIn

Penggila taktik sepak bola yang percaya bahwa analisis yang baik bisa mengubah cara orang menonton pertandingan. Founder SBH Nation sejak 2024.

Taktik Liga 1 Premier League Timnas
Gabung Channel