Hasil Belgia vs Mesir Piala Dunia 2026: Skor Akhir 2-1
- Belgia mengalahkan Mesir 2-1 dalam laga pembuka mereka di Grup E Piala Dunia 2026.
- Kevin De Bruyne menjadi pengatur permainan utama Belgia dengan visi umpan terobosannya.
- Mesir sempat membalas melalui serangan balik, namun gagal menyamakan kedudukan.
format_list_bulleted
Isi Artikel
expand_more
Belgia berhasil meraih tiga poin perdana di Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Mesir dengan skor 2-1 dalam laga Grup E yang berlangsung di Levi’s Stadium, Santa Clara, California. Kemenangan ini tidak datang dengan mudah — Mesir, yang sangat bergantung pada kreativitas Mohamed Salah, berhasil memberi perlawanan sengit di babak kedua.
Sekitar 68.000 penonton memadati Levi’s Stadium yang terletak di kawasan Silicon Valley tersebut. Suasana elektrik tercipta bahkan sebelum peluit kick-off berbunyi, dengan kedua kelompok suporter saling bersahut-sahutan dari tribun yang berlawanan.
Babak Pertama: Belgia Atur Tempo Lewat De Bruyne
Belgia tampil sesuai ekspektasi: dominasi ball-possession yang diatur oleh Kevin De Bruyne dari posisi false 10. Visi permainan dan umpan-umpan terobosan presisi De Bruyne membuat lini pertahanan Mesir terus dalam tekanan sejak menit-menit awal. Formasi 4-3-3 Belgia yang fleksibel membuat para pemain mereka saling bertukar posisi dengan fluid, menyulitkan man-marking dari para bek Mesir.
Gol pertama datang pada menit ke-31 melalui akumulasi tekanan panjang di area half-space kiri. De Bruyne melepaskan umpan terobosan sempurna yang diterima penyerang Belgia sebelum menyarangkan bola ke pojok bawah gawang. Skor berubah menjadi 1-0 untuk Belgia.
Mesir berusaha merespons sebelum babak pertama berakhir. Namun skema serangan balik mereka belum cukup tajam akibat De Bruyne dan kawan-kawan sangat disiplin mempertahankan bentuk tim saat kehilangan bola. Skor 1-0 bertahan hingga jeda.
Babak Kedua: Mesir Bangkit Melalui Salah, Belgia Tegaskan Keunggulan
Babak kedua berubah dramatis. Pelatih Mesir memasukkan satu gelandang kreatif tambahan untuk memberi lebih banyak ruang bagi Mohamed Salah beroperasi di sisi kanan. Strategi ini langsung berhasil. Pada menit ke-55, Salah menerima bola di ruang sempit, melewati dua bek dengan gerak tipuan khas, dan melepaskan tembakan mendatar yang gagal diantisipasi kiper Belgia. Skor menjadi 1-1.
Gol balasan Mesir justru membuat Belgia bangkit. Mereka kembali ke DNA aslinya: penguasaan bola total dan penyerangan terstruktur. Gol kedua Belgia datang pada menit ke-68 melalui situasi bola mati yang terlatih rapi — tendangan sudut yang berujung sundulan bek sayap Belgia yang muncul tanpa penjagaan di tiang jauh.
Sepuluh menit terakhir menjadi ujian mental bagi Belgia. Mesir terus menekan mencari gol penyama, namun defensive discipline Belgia di momen-momen kritis terbukti cukup kokoh. Skor 2-1 bertahan sebagai hasil akhir.
Analisis: Kenapa Belgia Layak Menang
Secara statistik, Belgia unggul di hampir semua aspek: penguasaan bola (61%), tembakan tepat sasaran (7 vs 3), dan akurasi umpan (88%). Yang paling krusial adalah kemampuan Belgia dalam menutup ruang transisi — setiap kali kehilangan bola, minimal dua pemain Belgia langsung melakukan press dalam waktu kurang dari 3 detik.
Kelemahan Mesir terlihat jelas: terlalu bergantung pada Salah. Ketika Salah dimatikan dengan penjagaan dua bek, Mesir kesulitan membangun serangan dari sumber lain. Ini adalah isu struktural yang harus segera diselesaikan pelatih Mesir sebelum laga berikutnya.
Dampak terhadap Klasemen Grup E
Belgia memimpin Grup E sementara dengan 3 poin. Mesir berada di posisi bawah dengan 0 poin, namun selisih gol yang masih bisa dikejar membuat peluang lolos ke 32 besar tetap terbuka, terutama mengingat sistem lucky loser di format baru Piala Dunia 2026.
Cek juga: Jadwal Piala Dunia 2026 Hari Ini | Prediksi Pertandingan Selanjutnya
Berikan Reaksi Kamu, SBH Nation!
Gimana menurut kamu artikel ini? Klik buat kasih tau dunia.
SIAPA YANG BAKAL
HANCUR MINGGU INI?
Klik tim pilihanmu untuk analisa mendalam
Advertisement
Advertisement
Tentang Penulis
verified Head of Content & Founder
Penggila taktik sepak bola yang percaya bahwa analisis yang baik bisa mengubah cara orang menonton pertandingan. Founder SBH Nation sejak 2024.


