Jadwal & Hasil
🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: PIALA-DUNIA-2026 VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG :: 🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: PIALA-DUNIA-2026 VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG :: 🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: PIALA-DUNIA-2026 VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG :: 🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: PIALA-DUNIA-2026 VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG :: 🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: PIALA-DUNIA-2026 VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG :: 🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: PIALA-DUNIA-2026 VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG :: 🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: PIALA-DUNIA-2026 VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG :: 🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: PIALA-DUNIA-2026 VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG :: 🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: PIALA-DUNIA-2026 VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG :: 🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: PIALA-DUNIA-2026 VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG ::
Hasil Jordan vs Algeria Piala Dunia 2026: Skor Akhir 1-2 | SBH.co.id
piala dunia
calendar_today 21 Juni 2026 · edit_note J. Ang · verified Fakta Diperiksa · Update: 21 Jun 2026

Hasil Jordan vs Algeria Piala Dunia 2026: Skor Akhir 1-2

bolt SBH Quick Take
  • Laga Jordan vs Algeria di Piala Dunia 2026 berakhir dengan skor 1-2.
  • Pertandingan berlangsung seru dan sengit di stadion AT&T Stadium, kota Dallas.
  • Hasil ini sangat menentukan langkah kedua timnas di turnamen akbar tahun ini.
format_list_bulleted Isi Artikel
expand_more

Pertandingan sengit dan sarat gengsi kembali tersaji di panggung akbar Piala Dunia 2026 yang mempertemukan dua kekuatan sepak bola dari konfederasi yang berbeda. Wakil Asia, Timnas Jordan, harus mengakui keunggulan wakil Afrika, Timnas Algeria, dalam sebuah duel menegangkan yang berakhir dengan skor tipis 1-2. Pertarungan taktis yang berlangsung di hadapan puluhan ribu pasang mata yang memadati AT&T Stadium di kota Dallas ini membuktikan betapa ketatnya persaingan di level tertinggi sepak bola dunia. Kemenangan dramatis ini sekaligus menghidupkan asa skuad Serigala Gurun untuk melangkah lebih jauh di turnamen bergengsi ini, sementara Jordan harus rela tertahan di dasar klasemen sementara grup.

Suasana di dalam AT&T Stadium yang megah sudah terasa begitu elektrik sejak para pemain kedua kesebelasan memasuki lapangan untuk melakukan pemanasan. Sorak-sorai nyanyian dukungan dari suporter Timnas Jordan yang tak kenal lelah berbalas dengan tabuhan drum dan yel-yel penuh semangat dari para pendukung Timnas Algeria. Atmosfer luar biasa ini seakan menjadi bahan bakar tambahan bagi kedua tim untuk menampilkan performa terbaik mereka. Bagi Jordan, pertandingan ini merupakan kesempatan emas untuk membuktikan bahwa mereka bukan sekadar pelengkap penderita di turnamen ini, sedangkan bagi Algeria, raihan tiga poin mutlak diperlukan untuk menjaga peluang lolos ke fase gugur tetap terbuka lebar.

Susunan Pemain dan Strategi Awal Pertandingan

Menghadapi lawan yang memiliki keunggulan fisik dan kecepatan, pelatih kepala Timnas Jordan menerapkan formasi 5-4-1 yang cenderung bermain aman dan sangat mengandalkan soliditas pertahanan. Strategi deep defending ini dirancang khusus untuk meredam agresivitas serangan lawan sekaligus mencari celah untuk melakukan serangan balik kilat. Tumpuan utama serangan Jordan dibebankan pada pundak Musa Al-Taamari, penyerang sayap lincah yang saat ini merumput bersama klub Prancis, Montpellier. Al-Taamari diharapkan mampu mengeksploitasi ruang kosong di sisi sayap pertahanan lawan. Ia didukung oleh Yazan Al-Naimat, striker tunggal di lini depan yang memiliki insting mencetak gol tajam dan kemampuan menahan bola yang mumpuni. Di lini tengah, Ali Olwan bertugas sebagai jenderal lapangan yang mengatur aliran bola dan memutus rantai serangan musuh.

Di sisi sebaliknya, pelatih kepala Timnas Algeria menginstruksikan anak asuhnya untuk bermain menyerang sejak menit pertama dengan menggunakan formasi 4-3-3 yang agresif. Mereka berniat untuk mendominasi penguasaan bola dan menekan pertahanan lawan secara konstan. Lini serang Algeria dipimpin oleh sang kapten karismatik, Riyad Mahrez, yang kini membela panji Al-Ahli di Liga Arab Saudi. Pengalaman dan kualitas individu Mahrez dalam membongkar pertahanan lawan sangat diandalkan untuk menciptakan peluang berbahaya. Di sektor gelandang, Ismael Bennacer dari AC Milan bertugas sebagai deep-lying playmaker yang mendistribusikan bola ke segala arah, berduet dengan Houssem Aouar dari AS Roma yang memberikan dimensi kreativitas tambahan dalam menyusun serangan.

Analisis Taktik Babak Pertama: Pertahanan Rapat Berbuah Kebuntuan

Sesuai dengan prediksi awal, Timnas Algeria langsung mengambil alih kendali permainan begitu peluit babak pertama dibunyikan. Mereka mengurung pertahanan Timnas Jordan dengan kombinasi umpan-umpan pendek cepat dan pergerakan tanpa bola yang dinamis. Riyad Mahrez dan Houssem Aouar berkali-kali mencoba membongkar rapatnya pertahanan Jordan melalui sisi sayap kanan dan kiri, namun upaya mereka kerap kali membentur tembok kokoh yang dibangun oleh lima bek sejajar Jordan. Kedisiplinan transisi bertahan yang diperagakan oleh skuad The Chivalrous (julukan Jordan) membuat para penyerang Algeria terlihat frustrasi karena minimnya ruang tembak yang tersedia.

Meskipun terus-menerus dibombardir oleh serangan lawan, Timnas Jordan sesekali mampu memberikan ancaman serius melalui skema serangan balik cepat. Pada menit ke-24, berawal dari kesalahan umpan pemain tengah Algeria, bola berhasil dikuasai oleh Ali Olwan yang langsung mengirimkan umpan terobosan jauh ke depan. Musa Al-Taamari yang memiliki kecepatan lari di atas rata-rata berhasil melepaskan diri dari kawalan pemain bertahan lawan dan tinggal berhadapan satu lawan satu dengan kiper Algeria. Namun sayang, penyelesaian akhir yang terburu-buru dari Al-Taamari membuat bola masih melenceng tipis di sisi kanan gawang, membuang percuma peluang emas untuk unggul lebih dulu.

Sepanjang sisa waktu babak pertama, intensitas serangan Algeria semakin meningkat, memaksa kiper Jordan untuk jatuh bangun melakukan beberapa penyelamatan krusial. Ismael Bennacer mencoba peruntungannya melalui tembakan jarak jauh keras dari luar kotak penalti pada menit ke-38, namun bola masih bisa ditepis dengan gemilang. Hingga wasit meniup peluit panjang tanda turun minum, papan skor masih belum berubah dari angka kacamata 0-0. Kedua kesebelasan memasuki ruang ganti dengan pekerjaan rumah yang menumpuk bagi pelatih masing-masing untuk meramu strategi baru di babak kedua.

Titik Balik Babak Kedua: Tiga Gol Tercipta dalam Laga Sengit

Memasuki babak kedua, pertandingan berubah menjadi jauh lebih terbuka dan saling menyerang. Kebuntuan yang menyelimuti AT&T Stadium akhirnya pecah secara mengejutkan pada menit ke-55 melalui sebuah gol brilian yang dicetak oleh Timnas Jordan. Lewat sebuah skema serangan balik kilat yang dibangun dari lini belakang, Yazan Al-Naimat berhasil memanfaatkan celah di jantung pertahanan Algeria. Menerima umpan terobosan manis dari rekannya, Al-Naimat dengan tenang melepaskan tembakan mendatar yang tak mampu dijangkau oleh penjaga gawang lawan. Gol ini sontak membuat para pendukung Jordan bersorak kegirangan, merayakan keunggulan 1-0 untuk tim kebanggaan mereka.

Tersengat oleh gol balasan tersebut, Timnas Algeria merespons dengan meningkatkan intensitas serangan secara frontal. Mereka mengepung pertahanan Jordan dari segala arah dan terus membombardir gawang lawan dengan berbagai variasi serangan. Usaha keras mereka akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-68. Melalui pergerakan magis dari Riyad Mahrez di sisi kanan lapangan, ia melepaskan umpan silang melengkung yang sangat akurat ke dalam kotak penalti. Bola udara tersebut disambut dengan sundulan keras mematikan oleh striker andalan Algeria, mengoyak jala gawang Jordan dan menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Gol ini kembali membangkitkan asa dan semangat juang para punggawa Serigala Gurun.

Memasuki sepuluh menit terakhir pertandingan, drama kembali tersaji di atas lapangan. Terus-menerus digempur oleh gelombang serangan Algeria, konsentrasi pertahanan Jordan akhirnya runtuh. Pada menit ke-83, kelengahan barisan belakang dalam mengantisipasi pergerakan Houssem Aouar di area penalti harus dibayar mahal. Gelandang kreatif tersebut berhasil memanfaatkan bola rebound hasil tepisan kiper yang kurang sempurna dan dengan mudah menceploskannya ke gawang yang sudah kosong. Gol ini membalikkan keadaan menjadi 1-2 untuk keunggulan Algeria, memicu perayaan liar di bangku cadangan mereka. Jordan berusaha keras untuk mencari gol penyeimbang di sisa waktu injury time, namun soliditas pertahanan yang kini diperagakan oleh Algeria sukses mempertahankan keunggulan hingga peluit panjang dibunyikan.

Statistik Pertandingan dan Dominasi Lapangan

Melihat statistik akhir pertandingan, Timnas Algeria memang tampil dominan dan layak untuk membawa pulang kemenangan ini. Mereka mencatatkan penguasaan bola yang sangat impresif, menyentuh angka 65%, meninggalkan Timnas Jordan yang hanya mampu mencatatkan 35% penguasaan bola. Dominasi penguasaan bola ini berbanding lurus dengan jumlah peluang yang diciptakan, di mana skuad Serigala Gurun berhasil melepaskan total 18 tembakan percobaan (9 di antaranya tepat sasaran), berbanding jauh dengan Jordan yang hanya mampu melepaskan 6 tembakan (2 tepat sasaran).

Peran krusial Ismael Bennacer di lini tengah Algeria menjadi kunci utama dominasi mereka dalam mengatur tempo dan aliran bola. Akurasi umpan yang mencapai persentase tinggi membuktikan betapa efektifnya sirkulasi bola yang diperagakan oleh anak asuh pelatih Algeria. Di sisi lain, meskipun kalah dalam hal statistik ofensif, kedisiplinan barisan pertahanan Jordan yang sempat membuat frustrasi lawan selama hampir satu jam pertandingan layak mendapatkan apresiasi tersendiri. Penampilan gemilang sang penjaga gawang yang mencatatkan 7 penyelamatan penting mencegah gawang mereka kebobolan lebih banyak gol lagi.

Dampak Terhadap Klasemen dan Nasib di Fase Grup

Hasil pertandingan ini membawa konsekuensi yang sangat berbeda bagi kedua kesebelasan di klasemen grup Piala Dunia 2026. Kemenangan 2-1 ini menyuntikkan tambahan tiga poin krusial bagi Timnas Algeria, sekaligus menjaga asa mereka untuk lolos ke babak selanjutnya tetap terbuka. Pelatih kepala dan seluruh skuad Serigala Gurun patut merasa lega dan bangga atas comeback dramatis yang mereka tunjukkan. Kemenangan ini juga diharapkan dapat menjadi momentum positif bagi mereka untuk menghadapi laga penentuan di partai terakhir fase grup nanti.

Sebaliknya, kekalahan menyakitkan ini membuat nasib Timnas Jordan di turnamen ini berada di ujung tanduk. Dengan poin yang tertahan, peluang mereka untuk melaju ke fase gugur semakin menipis. Timnas Jordan kini bergantung pada hasil pertandingan lain dan dituntut untuk meraih kemenangan mutlak di laga terakhir sambil berharap keajaiban datang dari tim lainnya. Evaluasi menyeluruh terutama dalam menjaga konsentrasi di menit-menit akhir pertandingan menjadi pekerjaan rumah terbesar yang harus segera dibenahi oleh jajaran pelatih.

Penutup: Drama Sepak Bola yang Penuh Kejutan

Pertandingan sengit antara Timnas Jordan dan Timnas Algeria sekali lagi membuktikan bahwa sepak bola adalah olahraga yang penuh kejutan dan sulit diprediksi. Selama 90 menit penuh, para penonton di AT&T Stadium disuguhi tontonan kelas dunia yang memacu adrenalin, dari alotnya pertarungan taktis di babak pertama hingga drama tiga gol yang menegangkan di babak kedua. Momen-momen magis yang ditunjukkan oleh Riyad Mahrez dan perlawanan gigih dari Musa Al-Taamari akan terus dikenang sebagai salah satu bagian sejarah perjalanan panjang turnamen bergengsi ini.

Kemenangan emosional ini dirayakan dengan penuh sukacita oleh seluruh pendukung Algeria yang larut dalam euforia di dalam maupun luar stadion. Sementara itu, para pendukung Jordan tetap menunjukkan kebesaran hati dengan memberikan tepuk tangan penghormatan (standing ovation) kepada perjuangan tak kenal lelah para pemain kebanggaan mereka.

🗣️ SBH Nation, Bagaimana Pendapat Anda Tentang Laga Dramatis Ini? Apakah comeback brilian dari Algeria sudah bisa Anda prediksi sebelumnya, atau apakah Anda justru terkejut dengan gol cepat yang dicetak oleh Jordan di awal babak kedua? Bagaimana penilaian Anda terhadap kontribusi krusial dari pemain bintang seperti Houssem Aouar dan taktik bertahan solid yang diperagakan Jordan? Tuliskan analisis taktis, pandangan, dan opini Anda di kolom komentar di bawah ini!

Cek juga: Jadwal Lengkap Piala Dunia 2026 untuk melihat jadwal siaran langsung, jam tayang, dan informasi lengkap pertandingan seru lainnya dari ajang sepak bola terbesar di dunia ini.

Berikan Reaksi Kamu, SBH Nation!

Gimana menurut kamu artikel ini? Klik buat kasih tau dunia.

SBH NATION BATTLEGROUND

SIAPA YANG BAKAL
HANCUR MINGGU INI?

VS

Klik tim pilihanmu untuk analisa mendalam

SBH

SBH Nation Data Center

PIALA-DUNIA-2026 # 2 POSISI

KLASEMEN SEMENTARA LIGA 1

21

POINTS ACCUMULATED

Advertisement

Advertisement

Tentang Penulis

J. Ang — Head of Content & Founder SBH Nation verified
J. Ang

Head of Content & Founder

open_in_new LinkedIn

Penggila taktik sepak bola yang percaya bahwa analisis yang baik bisa mengubah cara orang menonton pertandingan. Founder SBH Nation sejak 2024.

Taktik Liga 1 Premier League Timnas
Gabung Channel

Menu Lainnya