🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: CELTIC VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG :: 🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: CELTIC VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG :: 🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: CELTIC VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG :: 🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: CELTIC VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG :: 🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: CELTIC VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG :: 🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: CELTIC VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG :: 🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: CELTIC VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG :: 🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: CELTIC VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG :: 🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: CELTIC VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG :: 🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: CELTIC VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG ::
Iheanacho Bawa Celtic Pesta Ganda, Masa Depan O'Neill Jadi Tanda Tanya | SBH.co.id | SBH Nation
internasional
calendar_today 23 Mei 2026 · edit_note J. Ang · verified Fakta Diperiksa · Update: 23 Mei 2026

Iheanacho Bawa Celtic Pesta Ganda, Masa Depan O'Neill Jadi Tanda Tanya

bolt SBH Quick Take
  • Celtic menaklukkan Dunfermline 3-0 di final Piala Skotlandia berkat gol Iheanacho, Kyogo, dan Carter-Vickers.
  • Keberhasilan ini melengkapi Double domestik, tetapi spekulasi soal kontrak baru Martin O'Neill masih menggantung.
  • O'Neill menunjukkan kapasitasnya di usia 74 tahun, namun keputusan manajemen Celtic akan menentukan arah klub.
format_list_bulleted Isi Artikel
expand_more

Pesta ganda usai sudah untuk Celtic. Sebuah musim yang dimulai dengan keraguan berakhir dengan manis di Hampden Park, saat Celtic sukses mengamankan Piala Skotlandia 2026 dengan kemenangan telak 3-0 atas Dunfermline Athletic. Setelah seminggu sebelumnya memastikan gelar Liga Premier Skotlandia, kini The Hoops resmi memborong dua trofi domestik paling bergengsi.

Tapi, tunggu dulu. Di balik euforia yang meluap-luap, ada satu pertanyaan besar yang menggelitik: apakah pencapaian ini cukup untuk membuat Martin O’Neill bertahan di kursi manajer? Atau justru sebaliknya, ini menjadi pamit yang sempurna? Mari kita bedah tuntas pertandingan yang sebenarnya sudah bisa ditebak hasilnya sejak awal.

Iheanacho Jadi Pembeda di Babak Pertama

Sejak peluit pertama dibunyikan, tidak ada keraguan soal siapa penguasa lapangan. Celtic langsung menekan tinggi (high press) dan membuat lini belakang Dunfermline kalang kabut. Peluang demi peluang tercipta, namun penyelesaian akhir sempat menjadi momok.

Namun, ketenangan seorang Kelechi Iheanacho akhirnya memecah kebuntuan. Memanfaatkan umpang silang dari sayap kiri, Iheanacho yang bebas di kotak penalti dengan tenang menanduk bola ke sudut gawang yang tidak bisa dijangkau kiper Dunfermline. Gol ini menjadi pelepas dahaga bagi ribuan pendukung Celtic yang sudah memadati tribun.

Keunggulan 1-0 membuat permainan Celtic semakin cair. Mereka tidak hanya mengandalkan serangan balik, tetapi juga mampu membangun serangan dari bawah (build-up play) dengan sabar. Kombinasi antara Matt O’Riley di lini tengah dan pergerakan tanpa bola dari Kyogo Furuhashi membuat pertahanan Dunfermline seperti berada di roller coaster.

Kyogo dan Carter-Vickers Tutup Pesta di Babak Kedua

Memasuki babak kedua, Dunfermline mencoba keluar dari tekanan. Mereka sesekali memberikan ancaman lewat bola-bola panjang, tetapi duet bek tengah Celtic, Cameron Carter-Vickers, tampil tanpa cela. Clean sheet yang diraih menjadi bukti solidnya pertahanan The Hoops.

Gol kedua yang dinanti akhirnya datang dari Kyogo Furuhashi. Sebuah skema serangan balik cepat yang dimulai dari kaki Callum McGregor diakhiri dengan sepakan first-time Kyogo yang melesat deras ke tiang dekat. Gol ini seolah menjadi paku terakhir di peti mati harapan Dunfermline untuk bangkit.

Puncak pesta terjadi ketika Carter-Vickers, yang biasanya lebih dikenal sebagai palang pintu, ikut menyumbang gol lewat sepak pojok. Sundulannya yang keras memanfaatkan assist dari David Turnbull memastikan kemenangan meyakinkan 3-0. Stadion Hampden Park bergemuruh, dan pesta Double pun resmi dimulai.

Dilema Manajemen: Antara Loyalitas dan Regenerasi

Inilah bagian paling menarik dari cerita ini. Martin O’Neill, yang kini berusia 74 tahun, telah membawa Celtic meraih dua trofi dalam waktu satu minggu. Secara kapasitas, pria asal Irlandia Utara ini jelas tidak perlu diragukan lagi. Dukungan dari pemain, staf, dan sebagian besar fans sangat kuat.

“Saya masih merasa muda. Energi saya masih ada. Tapi yang terpenting adalah apa yang klub inginkan,” ujar O’Neill dalam konferensi pers usai pertandingan, seperti diterjemahkan oleh SBH.co.id.

Namun, manajemen Celtic berada di persimpangan jalan. Di satu sisi, mempertahankan O’Neill berarti menjaga stabilitas dan pengalaman. Di sisi lain, usia yang tidak lagi muda dan kebutuhan akan regenerasi taktik di level Eropa bisa menjadi pertimbangan. Apakah mereka akan memberikan kontrak baru, atau justru mencari nafas segar? Keputusan ini akan sangat menentukan arah klub di musim depan.

Apa Artinya Bagi Sepak Bola Skotlandia?

Dominasi Celtic di domestik memang bukan hal baru. Namun, keberhasilan mereka meraih Double musim ini justru menjadi tamparan bagi klub-klub lain di Skotlandia. Rangers dan tim-tim lainnya harus bekerja ekstra keras jika ingin mematahkan hegemoni ini.

Dunfermline sendiri patut diacungi jempon. Meski kalah telak, mereka berhasil mencapai final dan memberikan perlawanan yang cukup sportif. Bagi mereka, ini adalah pengalaman berharga yang bisa menjadi fondasi untuk musim depan. Tapi untuk saat ini, sorotan tetap tertuju pada Celtic dan teka-teki masa depan Martin O’Neill.

Pertanyaan untuk Pembaca SBH Nation:

Menurut kalian, apakah Martin O’Neill pantas mendapatkan perpanjangan kontrak di usianya yang ke-74? Atau lebih baik Celtic mencari manajer muda yang bisa membawa angin segar untuk kompetisi Eropa? Tulis pendapat kalian di kolom komentar!

Cek juga: Kalkulator Nilai Pasar Pemain racikan tim analis SBH Nation!

Berikan Reaksi Kamu, SBH Nation!

Gimana menurut kamu artikel ini? Klik buat kasih tau dunia.

SBH NATION BATTLEGROUND

SIAPA YANG BAKAL
HANCUR MINGGU INI?

VS

Klik tim pilihanmu untuk analisa mendalam

Advertisement

Advertisement

Tentang Penulis

J. Ang — Head of Content & Founder SBH Nation verified
J. Ang

Head of Content & Founder

open_in_new LinkedIn

Penggila taktik sepak bola yang percaya bahwa analisis yang baik bisa mengubah cara orang menonton pertandingan. Founder SBH Nation sejak 2024.

Taktik Liga 1 Premier League Timnas
Gabung Channel