🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: JUVENTUS VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG :: 🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: JUVENTUS VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG :: 🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: JUVENTUS VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG :: 🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: JUVENTUS VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG :: 🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: JUVENTUS VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG :: 🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: JUVENTUS VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG :: 🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: JUVENTUS VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG :: 🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: JUVENTUS VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG :: 🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: JUVENTUS VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG :: 🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: JUVENTUS VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG ::
Juventus Buru Trequartista Baru; Reijnders dan Brahim Diaz Jadi Target | SBH.co.id | SBH Nation
internasional
calendar_today 21 Mei 2026 · edit_note J. Ang · verified Fakta Diperiksa · Update: 21 Mei 2026

Juventus Buru Trequartista Baru; Reijnders dan Brahim Diaz Jadi Target

bolt SBH Quick Take
  • Juventus kesulitan mendatangkan Bernardo Silva sehingga mengalihkan target ke pemain kreatif lainnya.
  • Tijjani Reijnders (AC Milan) dan Brahim Diaz (Real Madrid) menjadi opsi utama untuk menambah kreativitas di lini tengah.
  • Kedua pemain memiliki profil berbeda; Reijnders lebih sebagai box-to-box, Diaz lebih sebagai playmaker murni.
format_list_bulleted Isi Artikel
expand_more

SBH.co.id – Kabar dari Italia menyebutkan bahwa Juventus sedang gencar mencari sosok kreator serangan baru untuk mengisi lini tengah mereka. Setelah upaya mendatangkan bintang Manchester City, Bernardo Silva, menemui jalan buntu akibat harga selangit dan negosiasi yang rumit, Si Nyonya Tua kini mengalihkan bidikan ke dua nama menarik: gelandang AC Milan, Tijjani Reijnders, dan playmaker Real Madrid yang tengah dipinjamkan, Brahim Diaz.

Keputusan ini diambil setelah manajemen Juventus menyadari bahwa tim sangat kekurangan kreativitas di sepertiga akhir lapangan. Musim lalu, ketergantungan pada aksi individu Federico Chiesa dan umpan-umpan terobosan Adrien Rabiot yang tidak konsisten membuat permainan Juve seringkali mudah ditebak. Kedatangan seorang trequartista sejati dianggap sebagai prioritas utama di bursa transfer musim panas ini.

Mengapa Bernardo Silva Batal ke Turin?

Nama Bernardo Silva sempat menjadi mimpi indah bagi para penggemar Juventus. Pemain asal Portugal itu dianggap sebagai solusi sempurna untuk masalah kreativitas lini tengah. Namun, kenyataan di lapangan jauh lebih pahit. Manchester City membanderolnya dengan harga yang sangat tinggi, mencapai angka lebih dari 80 juta euro. Selain itu, gaji Bernardo yang fantastis, sekitar 15 juta euro per musim, jelas akan mengacaukan struktur upah Juventus yang saat ini sedang dalam proses perampingan.

Belum lagi faktor keengganan Bernardo sendiri untuk meninggalkan Premier League. Sumber di Italia menyebutkan bahwa sang pemain lebih memilih bertahan di City atau pindah ke klub lain di Inggris ketimbang merantau ke Serie A. Hal ini membuat Direktur Olahraga Juventus, Cristiano Giuntoli, harus cepat mengambil langkah alternatif. Dua nama yang paling realistis secara finansial dan teknis adalah Tijjani Reijnders dan Brahim Diaz.

Tijjani Reijnders: Profil Box-to-Box yang Dinamis

Tijjani Reijnders menjadi salah satu pemain yang paling menonjol di AC Milan musim lalu. Meskipun baru bergabung dari AZ Alkmaar, gelandang asal Belanda ini langsung menjadi andalan Stefano Pioli. Kemampuannya dalam membawa bola dari lini pertahanan ke lini serang sangat impresif. Reijnders memiliki visi passing yang tajam dan tidak segan untuk melepaskan tembakan jarak jauh.

Jika dilihat dari statistik, Reijnders unggul dalam hal progressive carries dan key passes. Ia bisa menjadi penghubung antara lini tengah dan depan, sebuah peran yang sangat dibutuhkan Juventus. Namun, ada satu kendala besar: Reijnders bukanlah pemain yang bisa diandalkan untuk mencetak gol atau assist dalam jumlah besar. Ia lebih berperan sebagai pengatur ritme permainan. Meski begitu, dengan harga yang diperkirakan tidak lebih dari 40 juta euro, Reijnders adalah opsi yang jauh lebih murah dan matang secara taktik.

Brahim Diaz: Maestro Kecil dengan Sentuhan Magis

Berbeda dengan Reijnders, Brahim Diaz adalah tipikal pemain nomor 10 klasik. Pemain pinjaman Real Madrid yang kini membela AC Milan ini memiliki kemampuan dribbling yang luar biasa dan insting mencetak gol yang tajam. Musim lalu, Brahim Diaz sering menjadi pembeda saat Milan bermain buntu. Gerakan-gerakan kecilnya di antara barisan pertahanan lawan sangat merepotkan.

Kelemahan utama Brahim Diaz adalah fisiknya yang kecil dan kurangnya kontribusi dalam bertahan. Namun, jika Juventus benar-benar menginginkan seorang kreator murni yang bisa mencetak gol, Brahim Diaz adalah jawabannya. Masalahnya, Real Madrid memiliki klausul buy-back yang memungkinkan mereka untuk membawanya kembali kapan saja. Selain itu, permintaan gaji Diaz yang cukup tinggi juga bisa menjadi batu sandungan. Meski demikian, ketajamannya di depan gawang membuatnya menjadi opsi yang sangat menarik.

Analisis SBH Nation: Mana yang Lebih Cocok untuk Juventus?

Dari kacamata taktik, Juventus butuh keduanya, namun dengan profil yang berbeda. Jika pelatih baru Juventus, Thiago Motta, menginginkan permainan yang cepat dan transisi, maka Tijjani Reijnders adalah pilihan yang tepat. Ia bisa menjadi mesin penggerak dari lini tengah.

Namun, jika Motta menginginkan seorang pemain yang bisa membuka pertahanan rapat lawan dengan kreativitas individu, Brahim Diaz adalah pilihan yang lebih baik. Mengingat gaya permainan Juventus yang sering menghadapi tim bertahan rapat, kehadiran seorang dribbler ulung seperti Diaz akan sangat berharga.

Kami di SBH Nation menilai, jika dana terbatas, Juventus sebaiknya memprioritaskan Brahim Diaz. Alasannya, kebutuhan akan kreativitas instan lebih mendesak ketimbang membeli pemain yang hanya menjadi pengatur ritme. Namun, jika Giuntoli bisa mendapatkan keduanya, itu akan menjadi jendela transfer yang sempurna.

Kesimpulan: Pertaruhan di Bursa Transfer

Jelas bahwa Juventus sedang dalam fase transisi. Mereka tidak lagi bergantung pada nama-nama besar yang sudah uzur, melainkan mencari pemain-pemain yang sesuai dengan filosofi baru klub. Tijjani Reijnders dan Brahim Diaz adalah representasi dari strategi baru tersebut: pemain muda, berbakat, dan memiliki nilai jual kembali yang tinggi.

Apapun keputusan akhirnya, satu hal yang pasti: Juventus harus segera bertindak. Pesaing seperti Inter Milan dan AC Milan sudah bergerak cepat di bursa transfer. Jika mereka telat, target-target ini bisa saja direbut oleh klub lain.

Pertanyaan untuk Sobat SBH Nation: Menurut kalian, siapa yang lebih cocok untuk mengisi lini tengah Juventus musim depan? Tijjani Reijnders yang dinamis atau Brahim Diaz yang kreatif? Tulis pendapat kalian di kolom komentar!

Cek juga: Kalkulator Nilai Pasar Pemain racikan tim analis SBH Nation!

Berikan Reaksi Kamu, SBH Nation!

Gimana menurut kamu artikel ini? Klik buat kasih tau dunia.

SBH NATION BATTLEGROUND

SIAPA YANG BAKAL
HANCUR MINGGU INI?

VS

Klik tim pilihanmu untuk analisa mendalam

Advertisement

Advertisement

Tentang Penulis

J. Ang — Head of Content & Founder SBH Nation verified
J. Ang

Head of Content & Founder

open_in_new LinkedIn

Penggila taktik sepak bola yang percaya bahwa analisis yang baik bisa mengubah cara orang menonton pertandingan. Founder SBH Nation sejak 2024.

Taktik Liga 1 Premier League Timnas
Gabung Channel