Keputusan Mourinho di Como Blokir Ambisi Inter Dapatkan Nico Paz | SBH.co.id | SBH Nation
internasional
calendar_today 23 Mei 2026 · edit_note J. Ang · verified Fakta Diperiksa · Update: 23 Mei 2026

Keputusan Mourinho di Como Blokir Ambisi Inter Dapatkan Nico Paz

bolt SBH Quick Take
  • Mourinho memastikan Nico Paz tetap di Como untuk musim depan, menolak semua tawaran termasuk dari Inter Milan.
  • Real Madrid memegang kendali dengan klausul buy-back dan opsi transfer khusus yang membuat Inter tidak berdaya.
  • Keputusan ini mengamankan proyek jangka panjang Como di Serie A di bawah arahan Mourinho.
format_list_bulleted Isi Artikel
expand_more

SBH Nation – Kabar mengejutkan datang dari bursa transfer Italia. Ambisi Inter Milan untuk mendatangkan bintang muda Argentina, Nico Paz, harus kandas total. Bukan karena faktor finansial atau negosiasi yang alot, melainkan karena satu keputusan tegas dari pelatih anyar Como, Jose Mourinho.

Menurut laporan eksklusif dari Corriere dello Sport yang dikutip Mourinho secara pribadi telah memblokir rencana kepindahan Nico Paz ke Giuseppe Meazza. Keputusan ini menjadi pukulan telak bagi Nerazzurri yang sudah lama memantau perkembangan pemain berusia 21 tahun tersebut.

Keputusan Mutlak Mourinho: Nico Paz adalah Pilar Proyek Como

Ketika Jose Mourinho menerima tantangan untuk menangani Como di Serie A, banyak yang meragukan kompatibilitas antara “The Special One” dengan klub promosi. Namun, Mourinho datang dengan satu syarat non-negotiable: ia ingin mempertahankan semua pemain kunci, terutama Nico Paz.

Mourinho melihat Nico Paz bukan sekadar pemain muda berbakat. Dalam sesi latihan perdana dan beberapa pertandingan pramusim, pelatih asal Portugal itu langsung terkesan dengan visi bermain, kemampuan passing terobosan, dan kecerdasan taktis Paz. “Dia adalah masa depan lini tengah kami. Saya tidak akan membiarkan siapa pun mengambilnya,” ujar Mourinho kepada staf kepelatihannya, seperti dikutip media Italia.

Keputusan ini bersifat mutlak. Mourinho menginstruksikan direktur olahraga Como untuk menolak semua pendekatan dari Inter, termasuk tawaran yang diperkirakan mencapai angka €25 juta. Bagi Mourinho, mempertahankan Nico Paz adalah langkah pertama untuk membangun Como yang kompetitif dan tidak sekadar jadi tim papan bawah.

Real Madrid dan Klausul Kunci yang Membuat Inter Gigit Jari

Satu faktor yang membuat Inter Milan benar-benar tidak berdaya adalah hubungan kontraktual antara Nico Paz dengan Real Madrid. Seperti diketahui, Paz adalah produk murni akademi La Fabrica. Real Madrid melepasnya ke Como dengan klausul buy-back yang sangat menguntungkan.

Menurut laporan, Real Madrid memiliki opsi untuk membeli kembali Nico Paz dengan harga di bawah €15 juta, jauh lebih murah dari harga pasar yang mungkin ditawarkan Inter. Selain itu, Madrid juga memiliki klausul 50% dari penjualan selanjutnya. Artinya, jika Como menjual Paz ke Inter seharga €25 juta, separuhnya akan masuk ke kas Madrid.

Namun, yang lebih krusial adalah bahwa Real Madrid tidak akan pernah menyetujui transfer Paz ke Inter. Sumber di Spanyol menyebutkan bahwa Los Blancos masih memantau perkembangan Paz dan berencana untuk mengaktifkan klausul buy-back mereka di masa depan. Jika Paz pindah ke Inter, maka rencana Madrid untuk membawanya kembali ke Santiago Bernabeu akan buyar. Inter, yang sadar akan situasi ini, hanya bisa gigit jari.

Analisis Taktis: Mengapa Nico Paz Begitu Spesial?

Apa yang membuat Nico Paz begitu diincar oleh Inter dan dipertahankan mati-matian oleh Mourinho? Dari segi taktis, Paz adalah gelandang serang modern yang langka. Ia memiliki kombinasi antara fisik yang kuat (tinggi 186 cm) dan teknik yang halus.

Paz bisa bermain sebagai trequartista di belakang striker, atau sebagai gelandang tengah yang maju. Kemampuan dribbling-nya dalam ruang sempit sangat mirip dengan gaya bermain pemain Argentina pada umumnya. Namun, yang paling menonjol adalah visi umpannya. Statistik menunjukkan bahwa Paz memiliki akurasi umpan terobosan di atas 80% di Serie A musim lalu, sebuah angka yang luar biasa untuk pemain seusianya.

Mourinho, yang dikenal sebagai pelatih pragmatis, melihat Paz sebagai jembatan antara lini tengah dan lini depan. Dalam formasi 4-2-3-1 favorit Mourinho, Paz bisa menjadi penghubung yang membuat transisi dari bertahan ke menyerang menjadi lebih mulus. Tanpa Paz, Como mungkin akan kesulitan menembus pertahanan rapat lawan.

Implikasi untuk Inter dan Como Musim Depan

Kegagalan Inter mendapatkan Nico Paz membuat mereka harus mencari alternatif lain di bursa transfer. Nama-nama seperti Giovanni Fabbian atau bahkan bintang muda Brasil, Matheus Nascimento, mulai dikaitkan dengan Nerazzurri. Namun, secara kualitas, sulit mencari pengganti yang setara dengan Paz.

Sementara itu, bagi Como, keputusan Mourinho ini adalah pernyataan ambisi yang jelas. Mereka tidak hanya ingin bertahan di Serie A, tetapi juga ingin bersaing di papan tengah. Dengan Nico Paz sebagai motor serangan, dan pengalaman Mourinho di belakang kursi pelatih, Como musim depan layak untuk dinantikan.

Keputusan ini juga menjadi sinyal bagi klub-klub lain: jangan coba-coba mendekati pemain yang sudah dilindungi oleh Mourinho. The Special One masih punya pengaruh besar, bahkan di klub sekelas Como.

Pertanyaan untuk Pembaca SBH Nation: Apakah menurut kalian keputusan Mourinho mempertahankan Nico Paz adalah langkah yang tepat untuk Como? Ataukah ia seharusnya melepas Paz demi mendapatkan dana segar untuk memperkuat tim di posisi lain? Tulis pendapat kalian di kolom komentar!

Cek juga: Kalkulator Nilai Pasar Pemain racikan tim analis SBH Nation!

Berikan Reaksi Kamu, SBH Nation!

Gimana menurut kamu artikel ini? Klik buat kasih tau dunia.

Advertisement

Advertisement

Tentang Penulis

J. Ang — Head of Content & Founder SBH Nation verified
J. Ang

Head of Content & Founder

open_in_new LinkedIn

Penggila taktik sepak bola yang percaya bahwa analisis yang baik bisa mengubah cara orang menonton pertandingan. Founder SBH Nation sejak 2024.

Taktik Liga 1 Premier League Timnas
Gabung Channel