🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: CELTIC VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG :: 🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: CELTIC VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG :: 🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: CELTIC VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG :: 🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: CELTIC VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG :: 🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: CELTIC VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG :: 🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: CELTIC VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG :: 🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: CELTIC VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG :: 🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: CELTIC VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG :: 🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: CELTIC VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG :: 🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: CELTIC VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG ::
Kontroversi Penalti Celtic vs Motherwell: Panel SFA Nyatakan Keputusan Wasit Kel | SBH.co.id | SBH Nation
internasional
calendar_today 22 Mei 2026 · edit_note J. Ang · verified Fakta Diperiksa · Update: 22 Mei 2026

Kontroversi Penalti Celtic vs Motherwell: Panel SFA Nyatakan Keputusan Wasit Keliru

bolt SBH Quick Take
  • Panel KMI SFA memutuskan wasit Kevin Clancy keliru memberikan penalti kepada Celtic saat melawan Motherwell.
  • Keputusan ini dianggap merugikan Motherwell dan secara tidak langsung membantu Celtic dalam perburuan gelar juara melawan Hearts.
  • Insiden ini kembali mempertanyakan konsistensi penggunaan VAR di Liga Skotlandia.
format_list_bulleted Isi Artikel
expand_more

SBH.co.id – Sebuah keputusan kontroversial di Liga Skotlandia kembali menjadi sorotan tajam. Panel Key Match Incident (KMI) Asosiasi Sepak Bola Skotlandia (SFA) secara resmi menyatakan bahwa Celtic tidak seharusnya mendapatkan hadiah penalti yang menjadi penentu kemenangan mereka saat bertandang ke markas Motherwell pekan lalu.

Keputusan ini bukan hanya menjadi buah bibir di kalangan penggemar sepak bola Skotlandia, tetapi juga memiliki implikasi besar terhadap persaingan gelar juara. Kemenangan kontroversial Celtic tersebut secara langsung memangkas jarak poin dengan pemuncak klasemen, Hearts, dan membuat persaingan semakin memanas.

Kronologi Kontroversi Penalti Celtic

Insiden ini terjadi pada pertandingan pekan ke-35 Liga Skotlandia di Stadion Fir Park. Saat kedudukan masih imbang 1-1 memasuki menit-menit akhir, wasit Kevin Clancy mengambil keputusan yang mengubah jalannya pertandingan. Ia menunjuk titik putih setelah menganggap bek Motherwell, Liam Gordon, melakukan pelanggaran terhadap penyerang Celtic, Kyogo Furuhashi, di dalam kotak penalti.

Keputusan awal wasit Clancy sempat diragukan, namun setelah melakukan pengecekan melalui VAR (Video Assistant Referee), ia tetap pada keputusannya. Alhasil, kapten Celtic, Callum McGregor, sukses menjalankan tugasnya sebagai eksekutor dan membawa timnya pulang dengan kemenangan tipis 2-1.

Namun, tayangan ulang dari beberapa sudut kamera memicu perdebatan sengit. Banyak pihak, termasuk analis dan mantan wasit, berpendapat bahwa kontak antara Gordon dan Furuhashi sangat minim dan tidak cukup kuat untuk menjatuhkan pemain asal Jepang tersebut. Bahkan, beberapa pengamat menilai Furuhashi sudah mulai jatuh sebelum terjadi kontak berarti.

Putusan Panel KMI: Wasit Keliru

Panel KMI SFA, yang terdiri dari mantan wasit dan pakar sepak bola, bertugas meninjau setiap keputusan kontroversial di setiap pekan pertandingan. Dalam laporan terbaru mereka, panel dengan suara bulat menyatakan bahwa keputusan wasit Kevin Clancy adalah keliru.

Panel menilai bahwa tidak ada pelanggaran yang jelas dan tegas (clear and obvious error) yang dilakukan oleh Liam Gordon. Kontak yang terjadi dinilai sebagai bagian dari duel wajar dalam perebutan posisi di kotak penalti. Mereka berargumen bahwa Furuhashi, sebagai penyerang yang cerdik, justru memanfaatkan situasi untuk mencari kontak dan menjatuhkan diri.

“Setelah meninjau bukti video dari berbagai sudut, panel sepakat bahwa tidak ada cukup bukti untuk membatalkan keputusan di lapangan. Namun, panel juga menegaskan bahwa seharusnya penalti tidak diberikan karena kontak yang terjadi tidak cukup signifikan untuk dianggap sebagai pelanggaran,” demikian bunyi pernyataan resmi panel KMI yang dikutip oleh beberapa media Skotlandia.

Dampak pada Perburuan Gelar Juara

Keputusan ini menjadi sangat krusial karena dampaknya terhadap klasemen. Kemenangan kontroversial tersebut membuat Celtic terus menempel ketat Hearts yang memuncaki klasemen. Jika Motherwell berhasil menahan imbang Celtic, jarak poin antara Hearts dan Celtic akan tetap aman. Namun, dengan tiga poin tambahan ini, tekanan kini kembali berada di pundak Hearts.

Bagi para pendukung Hearts, keputusan ini terasa seperti tamparan keras. Mereka merasa bahwa perjuangan tim kesayangan mereka untuk meraih gelar juara pertama dalam puluhan tahun telah dicurangi oleh keputusan wasit yang dinilai tidak adil. Media sosial langsung dipenuhi oleh kemarahan suporter Hearts yang menuntut transparansi dan konsistensi dari SFA.

Manajer Hearts, Steven Naismith, dalam konferensi pers usai pertandingan timnya, enggan berkomentar terlalu jauh, namun raut wajahnya menunjukkan kekecewaan mendalam. “Saya tidak ingin terkena sanksi. Yang jelas, semua orang melihat apa yang terjadi. Ini bukan soal kami, ini soal integritas kompetisi,” ujarnya singkat.

Reaksi dari Berbagai Pihak

Manajer Motherwell, Stuart Kettlewell, jelas merupakan pihak yang paling dirugikan. Ia meluapkan kemarahannya setelah pertandingan, mengecam keputusan wasit yang menurutnya sangat merugikan timnya.

“Saya sangat kecewa. Kami bermain luar biasa melawan tim sekelas Celtic. Untuk kalah karena keputusan seperti ini sungguh memilukan. Saya sudah melihat tayangan ulangnya berkali-kali, dan itu jelas bukan penalti. VAR seharusnya ada untuk memperbaiki kesalahan, bukan malah mengonfirmasi kesalahan,” ujar Kettlewell dengan nada tinggi.

Sementara itu, manajer Celtic memilih untuk tidak terpancing kontroversi. Ia hanya mengatakan bahwa keputusan wasit adalah final dan timnya pantas menang karena dominasi permainan yang mereka tunjukkan sepanjang laga.

Implikasi ke Depan: Konsistensi VAR Dipertanyakan

Insiden ini kembali membuka luka lama tentang konsistensi penggunaan VAR di Liga Skotlandia. Banyak pengamat menilai bahwa standar keputusan VAR di Skotlandia masih belum seragam. Ada kalanya wasit diminta meninjau ulang insiden yang jelas-jelas pelanggaran, namun di lain waktu, insiden yang lebih kontroversial justru diabaikan atau dikonfirmasi tanpa peninjauan yang mendalam.

Pakar sepak bola Skotlandia, Michael Stewart, dalam analisisnya di BBC Sport, menegaskan bahwa sistem VAR seharusnya bekerja untuk menghilangkan keraguan, bukan justru menciptakan kontroversi baru.

“Masalahnya bukan pada teknologi, tetapi pada interpretasi manusia. Wasit dan operator VAR perlu memiliki pemahaman yang sama tentang apa itu ‘clear and obvious error’. Jika tidak, kita akan terus menghadapi situasi seperti ini di masa depan,” ujar Stewart.

SFA sendiri hingga saat ini belum memberikan pernyataan resmi lebih lanjut mengenai keputusan panel KMI tersebut. Namun, tekanan publik untuk melakukan evaluasi terhadap kinerja wasit dan prosedur VAR semakin besar.

Pertanyaan untuk Pembaca:

Menurut kalian, apakah keputusan panel SFA ini sudah tepat? Apakah VAR di Skotlandia sudah dijalankan dengan konsisten, atau masih perlu banyak perbaikan? Tulis pendapat kalian di kolom komentar!

Cek juga: Kalkulator Nilai Pasar Pemain racikan tim analis SBH Nation!

Berikan Reaksi Kamu, SBH Nation!

Gimana menurut kamu artikel ini? Klik buat kasih tau dunia.

SBH NATION BATTLEGROUND

SIAPA YANG BAKAL
HANCUR MINGGU INI?

VS

Klik tim pilihanmu untuk analisa mendalam

Advertisement

Advertisement

Tentang Penulis

J. Ang — Head of Content & Founder SBH Nation verified
J. Ang

Head of Content & Founder

open_in_new LinkedIn

Penggila taktik sepak bola yang percaya bahwa analisis yang baik bisa mengubah cara orang menonton pertandingan. Founder SBH Nation sejak 2024.

Taktik Liga 1 Premier League Timnas
Gabung Channel