Legenda Jerman Dukung Goretzka ke AC Milan: Transfer Tepat Buat Rossoneri? | SBH.co.id | SBH Nation
internasional
calendar_today 24 Mei 2026 · edit_note J. Ang · verified Fakta Diperiksa · Update: 24 Mei 2026

Legenda Jerman Dukung Goretzka ke AC Milan: Transfer Tepat Buat Rossoneri?

bolt SBH Quick Take
  • Lothar Matthaus mendukung Leon Goretzka bergabung ke AC Milan musim panas ini.
  • Gelandang Bayern Munich dianggap punya karakter ideal untuk Serie A dan Rossoneri.
  • Kedatangan Goretzka bisa menjadi solusi jangka panjang lini tengah Milan yang sedang dibangun ulang.
format_list_bulleted Isi Artikel
expand_more

Rumor transfer musim panas 2026 semakin panas dengan munculnya nama Leon Goretzka ke AC Milan. Kali ini, bukan agen atau media Italia yang angkat bicara, melainkan legenda hidup sepak bola Jerman, Lothar Matthaus. Dalam wawancara eksklusif dengan Football Italia, pria yang membawa Jerman juara Piala Dunia 1990 itu secara blak-blakan mendukung kepindahan gelandang Bayern Munich ke San Siro.

Matthaus yang juga pernah bermain di Serie A bersama Inter Milan pada era 1988-1992, menilai Goretzka memiliki semua atribut yang dibutuhkan untuk sukses di Italia. “Saya bisa membayangkan dia bermain untuk AC Milan. Dia pemain kuat, modern, dan punya mentalitas pemenang,” ujar Matthaus. Dukungan ini tentu menjadi angin segar bagi manajemen Milan yang sedang getol mencari gelandang box-to-box berkualitas.

Kenapa Goretzka Cocok dengan Gaya Sepak Bola Italia?

Lothar Matthaus tidak asal bicara. Sebagai mantan pemain yang sukses di Serie A, dia paham betul karakteristik sepak bola Italia yang mengutamakan taktik, fisik, dan disiplin. Goretzka, dengan tinggi 189 cm dan postur atletis, adalah gelandang modern yang bisa bermain sebagai deep-lying playmaker maupun gelandang serang.

Di Bayern Munich, Goretzka sering menjadi penghubung antara lini belakang dan depan. Kemampuannya dalam memenangkan duel udara, melakukan intersep, serta melepaskan tembakan jarak jauh membuatnya sangat cocok dengan skema 4-2-3-1 atau 4-3-3 yang kerap digunakan pelatih Milan. “Dia bukan hanya pemain fisik, dia juga punya visi bermain yang bagus. Di Italia, kualitas seperti itu sangat dihargai,” tambah Matthaus.

Selain itu, adaptasi Goretzka ke Serie A diprediksi tidak akan sulit. Banyak pemain Jerman sebelumnya sukses di Italia, seperti Matthaus sendiri, Jurgen Klinsmann, atau yang lebih modern seperti Toni Kroos (meski hanya sebentar di Bayern sebelum ke Madrid). Goretzka bisa menjadi penerus tradisi itu.

Situasi di Bayern Munich: Pintu Keluar Mulai Terbuka

Keputusan Goretzka untuk hengkang dari Allianz Arena bukan tanpa alasan. Di musim 2025/2026, persaingan di lini tengah Bayern Munich semakin ketat. Kehadiran bintang muda seperti Jamal Musiala yang lebih sering dimainkan sebagai gelandang serang, serta konsistensi Joshua Kimmich dan Konrad Laimer, membuat menit bermain Goretzka berkurang drastis.

Data menunjukkan bahwa Goretzka hanya tampil sebagai starter dalam 18 pertandingan Bundesliga musim lalu. Angka ini jauh menurun dibanding musim-musim sebelumnya. Di usianya yang kini menginjak 31 tahun, Goretzka tentu menginginkan waktu bermain reguler untuk menjaga performa menjelang Piala Dunia 2026.

Bayern sendiri dikabarkan tidak akan menghalangi kepergiannya jika ada tawaran yang masuk. Manajemen klub sedang fokus pada peremajaan skuat. Harga yang diminta pun tidak terlalu tinggi, sekitar 25-30 juta euro, angka yang sangat terjangkau bagi klub sekelas AC Milan.

Apa Kata Fans dan Media Italia?

Respons dari kubu AC Milan sendiri cukup positif. Media Italia seperti La Gazzetta dello Sport dan Corriere dello Sport sudah mulai membahas kemungkinan transfer ini. Banyak analis yang melihat Goretzka sebagai solusi jangka pendek sekaligus jangka panjang untuk lini tengah Milan yang sedang dalam masa transisi.

Saat ini, Milan memiliki gelandang seperti Tijjani Reijnders, Ruben Loftus-Cheek, dan Ismael Bennacer. Namun, Bennacer sering cedera, sementara Loftus-Cheek belum konsisten. Kehadiran Goretzka akan memberikan opsi taktis yang lebih variatif. “Dia bisa menjadi jembatan antara pemain muda dan senior di ruang ganti. Pengalamannya di level tertinggi sangat berharga,” tulis La Gazzetta dalam edisi terbarunya.

Fans Milan di media sosial juga mulai ramai mendukung transfer ini. Banyak yang mengingat bagaimana pemain Jerman terakhir yang bermain di Milan, seperti Jens Jeremies (meski hanya sebentar) atau bahkan Oliver Bierhoff yang legendaris, memberikan kontribusi besar. Goretzka dianggap bisa mengulang sukses tersebut.

Analisis Taktis: Bagaimana Goretzka Bisa Mengubah Wajah Lini Tengah Milan?

Jika transfer ini terwujud, pelatih Milan akan mendapatkan gelandang dengan profil unik. Goretzka bukan hanya pemain bertahan atau menyerang, melainkan gelandang box-to-box murni yang bisa melakukan segalanya.

Dalam fase menyerang, Goretzka memiliki kebiasaan masuk ke kotak penalti tanpa bola. Kemampuan ini akan sangat berguna untuk memecah kebuntuan saat lawan bertahan rapat. Musim lalu, ia mencatatkan 7 gol dan 4 assist di semua kompetisi, angka yang cukup baik untuk seorang gelandang.

Dalam fase bertahan, tinggi badannya menjadi senjata utama untuk memenangkan duel udara di area tengah. Ia juga rajin melakukan pressing dan tidak segan melakukan tekel keras. Gaya bermain seperti ini sangat cocok dengan karakter Serie A yang keras dan penuh kontak fisik.

“Yang dibutuhkan Milan sekarang adalah pemain yang bisa menjadi nyali di lini tengah. Goretzka punya pengalaman juara Liga Champions bersama Bayern. Dia tahu bagaimana memenangkan pertandingan besar,” pungkas Matthaus.

Pertanyaan Interaktif untuk Pembaca

Nah, Sobat bagaimana pendapat kalian? Apakah Leon Goretzka adalah jawaban untuk masalah lini tengah AC Milan? Atau kalian lebih suka Milan merekrut gelandang muda lain yang lebih potensial? Tulis jawaban kalian di kolom komentar ya! Jangan lupa share artikel ini ke grup sepak bola kalian biar diskusinya makin seru!

Cek juga: Kalkulator Nilai Pasar Pemain racikan tim analis SBH Nation!

Berikan Reaksi Kamu, SBH Nation!

Gimana menurut kamu artikel ini? Klik buat kasih tau dunia.

Advertisement

Advertisement

Tentang Penulis

J. Ang — Head of Content & Founder SBH Nation verified
J. Ang

Head of Content & Founder

open_in_new LinkedIn

Penggila taktik sepak bola yang percaya bahwa analisis yang baik bisa mengubah cara orang menonton pertandingan. Founder SBH Nation sejak 2024.

Taktik Liga 1 Premier League Timnas
Gabung Channel