🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: PIALA-DUNIA VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG :: 🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: PIALA-DUNIA VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG :: 🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: PIALA-DUNIA VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG :: 🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: PIALA-DUNIA VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG :: 🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: PIALA-DUNIA VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG :: 🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: PIALA-DUNIA VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG :: 🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: PIALA-DUNIA VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG :: 🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: PIALA-DUNIA VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG :: 🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: PIALA-DUNIA VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG :: 🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: PIALA-DUNIA VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG ::
Mesir Umumkan Skuad Piala Dunia 2026, Firaun Siap Mengguncang Panggung Global | SBH.co.id | SBH Nation
piala dunia
calendar_today 21 Mei 2026 · edit_note J. Ang · verified Fakta Diperiksa · Update: 21 Mei 2026

Mesir Umumkan Skuad Piala Dunia 2026, Firaun Siap Mengguncang Panggung Global

bolt SBH Quick Take
  • Mohamed Salah kembali memimpin skuad Mesir di Piala Dunia 2026, didukung oleh pemain-pemain muda berbakat dari Liga Inggris dan Mesir.
  • Pelatih Hossam Hassan melakukan beberapa perubahan signifikan di lini pertahanan dengan memasukkan nama-nama baru yang tampil impresif di kualifikasi.
  • Mesir masuk dalam Grup C yang berat bersama Argentina dan Prancis, namun dengan skuad ini mereka punya modal untuk menembus fase grup.
format_list_bulleted Isi Artikel
expand_more

Panggung Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko semakin panas. Federasi Sepak Bola Mesir (EFA) akhirnya resmi mengumumkan 26 pemain yang akan membela negara Piramida dalam turnamen akbar tersebut. Keputusan ini diumumkan melalui konferensi pers yang digelar di Kairo, dihadiri langsung oleh pelatih kepala Hossam Hassan dan sejumlah ofisial tim.

Tentu saja, nama yang paling dinantikan adalah Mohamed Salah. Kapten timnas dan megabintang Liverpool itu kembali menjadi andalan utama di lini depan. Namun, bukan hanya Salah yang menjadi sorotan. Ada beberapa nama baru yang mencuri perhatian dan diprediksi akan menjadi kejutan di turnamen nanti.

Mohamed Salah: Masih Menjadi Nyawa Timnas Mesir

Tidak perlu diragukan lagi, Mohamed Salah adalah pemain paling berpengaruh di skuad Mesir saat ini. Meski usianya sudah memasuki 34 tahun saat turnamen berlangsung, performanya di level klub bersama Liverpool musim ini tetap luar biasa. Ia mencetak lebih dari 20 gol di Premier League dan menjadi top skor sementara timnya di Liga Champions. Kemampuannya dalam mencetak gol, memberikan assist, dan menjadi leader di lapangan membuatnya tetap menjadi pilihan pertama Hossam Hassan.

“Kami sangat beruntung memiliki pemain seperti Mo. Ia bukan hanya pemain hebat, tapi juga seorang pemimpin sejati. Pengalamannya di panggung dunia akan sangat berharga bagi pemain-pemain muda di tim ini,” ujar Hossam Hassan dalam konferensi pers, dikutip dari sumber resmi.

Namun, tantangan terbesar bagi Salah adalah menjaga kebugarannya. Jadwal padat di akhir musim bersama Liverpool seringkali membuatnya kelelahan. Tim medis Mesir sudah menyiapkan program khusus untuk memastikan Salah dalam kondisi puncak saat turnamen dimulai. Jika ia bisa tampil konsisten, maka lini depan Mesir akan menjadi salah satu yang paling berbahaya di Grup C.

Kejutan di Lini Belakang: Wajah Baru Siap Mengguncang

Salah satu hal yang paling menarik dari pengumuman skuad kali ini adalah perubahan besar di lini pertahanan. Pelatih Hossam Hassan memutuskan untuk tidak menyertakan beberapa pemain senior yang sebelumnya menjadi andalan, seperti bek tengah veteran Ahmed Hegazy yang mengalami cedera panjang. Sebagai gantinya, ia memasukkan dua nama muda yang tampil gemilang di kualifikasi: Mahmoud “El Wensh” Hamdy dari Zamalek dan Mohamed Abdelmonem dari Al Ahly.

Kedua pemain ini dikenal dengan kecepatan dan kemampuannya dalam membaca permainan. Mereka juga memiliki postur ideal untuk menghadapi penyerang-penyerang Eropa yang kuat. Di posisi bek sayap, Mohamed Hany dan Omar Kamal tetap dipertahankan karena pengalaman mereka di level Afrika.

“Kami harus melakukan regenerasi. Pertahanan adalah fondasi tim, dan saya percaya pemain-pemain muda ini sudah siap. Mereka sudah membuktikan diri di Liga Champions Afrika dan kualifikasi Piala Dunia,” tegas Hossam Hassan.

Keputusan ini memang berani, namun juga logis. Di Grup C, Mesir akan menghadapi tim-tim dengan serangan mematikan seperti Argentina yang diperkuat Lionel Messi dan Prancis dengan Kylian Mbappe. Pertahanan yang kokoh dan cepat menjadi kunci utama untuk bisa bertahan hidup.

Lini Tengah: Kreativitas dari Eropa dan Afrika

Di lini tengah, Mesir masih mengandalkan duet maut antara Mohamed Elneny (Arsenal) dan Hamdi Fathi (Al Ahly). Elneny, meskipun jarang bermain reguler di Arsenal, tetap menjadi andalan karena pengalaman dan kemampuannya dalam mengatur ritme permainan. Sementara itu, Hamdi Fathi dikenal sebagai gelandang box-to-box yang rajin membantu pertahanan dan serangan.

Namun, kejutan datang dari nama-nama seperti Ali Ghazal (Vancouver Whitecaps) dan Mostafa Fathi (Pyramids FC). Keduanya dipanggil karena performa impresif mereka di kompetisi domestik dan MLS. Mereka diharapkan bisa memberikan variasi permainan dan kreativitas dari lini kedua.

“Kami memiliki banyak pemain yang bisa bermain di beberapa posisi. Ini penting karena kami akan menghadapi jadwal yang padat. Saya ingin tim ini fleksibel dan bisa beradaptasi dengan lawan mana pun,” tambah Hossam Hassan.

Kreativitas dari lini tengah akan menjadi kunci untuk membuka pertahanan lawan yang rapat. Jika Elneny dan Fathi bisa memberikan umpan-umpan terobosan kepada Salah dan penyerang lainnya, maka Mesir punya peluang besar untuk mencetak gol.

Analisis Taktis: Formasi 4-3-3 yang Fleksibel

Dari komposisi pemain yang diumumkan, besar kemungkinan Hossam Hassan akan menggunakan formasi 4-3-3 yang fleksibel. Formasi ini memungkinkan Mesir untuk bertahan dengan rapat dan kemudian melakukan serangan balik cepat dengan memanfaatkan kecepatan Salah di sayap kanan.

Di lini depan, selain Salah, nama-nama seperti Mahmoud “Trezeguet” Hassan (Trabzonspor) dan Mostafa Mohamed (Nantes) akan menjadi opsi utama. Trezeguet dikenal sebagai pemain sayap yang pekerja keras dan tidak segan membantu pertahanan, sementara Mostafa Mohamed adalah target man yang kuat di udara.

Namun, ada satu nama yang patut diwaspadai: Omar Marmoush. Pemain muda yang bermain di Eintracht Frankfurt ini tampil gemilang di Bundesliga musim ini dengan mencetak 12 gol dan 8 assist. Ia bisa menjadi pemain kejutan yang merebut posisi starter dari Trezeguet. Kecepatan dan kemampuannya dalam menggiring bola membuatnya sangat cocok dengan gaya serangan balik Mesir.

“Saya tidak ingin terpaku pada satu formasi. Kami akan menyesuaikan dengan lawan. Yang terpenting adalah setiap pemain mengerti tugasnya dan bisa bekerja sama sebagai tim,” jelas Hossam Hassan.

Grup C: Misi Berat Melawan Raksasa Dunia

Mesir tergabung dalam Grup C bersama Argentina, Prancis, dan Islandia. Ini adalah grup yang sangat berat. Argentina adalah juara bertahan, sementara Prancis adalah runner-up edisi sebelumnya. Islandia, meskipun bukan unggulan, terkenal dengan pertahanan yang disiplin dan semangat juang yang tinggi.

Namun, bukan berarti Mesir tidak punya peluang. Dengan Mohamed Salah yang berada dalam performa terbaiknya dan pertahanan yang baru diregenerasi, mereka bisa menjadi tim yang merepotkan. Kunci sukses Mesir adalah pertandingan pertama melawan Islandia. Jika mereka bisa meraih kemenangan di laga tersebut, maka kepercayaan diri tim akan meningkat drastis.

“Kami tidak takut dengan siapapun. Kami sudah membuktikan di Piala Afrika bahwa kami bisa mengalahkan tim-tim besar. Sekarang saatnya kami menunjukkan kemampuan di panggung dunia,” ujar Mohamed Salah dalam sesi wawancara terpisah.

Pertandingan melawan Argentina dan Prancis tentu akan menjadi ujian berat. Namun, bagi para pemain muda Mesir, ini adalah pengalaman berharga yang akan membentuk masa depan sepak bola negara tersebut.

Kesimpulan: Firaun Siap Mengaum

Pengumuman skuad ini menandai dimulainya perjalanan panjang Mesir di Piala Dunia 2026. Dengan Mohamed Salah sebagai ujung tombak dan regenerasi pemain yang berani, tim ini memiliki potensi untuk mengejutkan banyak pihak. Tentu saja, tantangan di Grup C sangat berat, namun sepak bola adalah tentang kejutan.

Yang jelas, para penggemar sepak bola Indonesia pasti akan menantikan aksi Mohamed Salah dan kawan-kawan. Apakah mereka bisa melaju ke babak gugur? Ataukah mereka akan pulang lebih awal?

Pertanyaan untuk Kalian, Sobat SBH Nation: Menurut kalian, apakah Mesir bisa lolos dari Grup C yang dihuni Argentina, Prancis, dan Islandia? Atau akankah Mohamed Salah gagal membawa timnya ke babak selanjutnya? Tulis pendapat kalian di kolom komentar!

Cek juga: Kalkulator Nilai Pasar Pemain racikan tim analis SBH Nation!

Berikan Reaksi Kamu, SBH Nation!

Gimana menurut kamu artikel ini? Klik buat kasih tau dunia.

SBH NATION BATTLEGROUND

SIAPA YANG BAKAL
HANCUR MINGGU INI?

VS

Klik tim pilihanmu untuk analisa mendalam

Advertisement

Advertisement

Tentang Penulis

J. Ang — Head of Content & Founder SBH Nation verified
J. Ang

Head of Content & Founder

open_in_new LinkedIn

Penggila taktik sepak bola yang percaya bahwa analisis yang baik bisa mengubah cara orang menonton pertandingan. Founder SBH Nation sejak 2024.

Taktik Liga 1 Premier League Timnas
Gabung Channel