Jadwal & Hasil
🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: SEPAK-BOLA VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG :: 🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: SEPAK-BOLA VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG :: 🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: SEPAK-BOLA VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG :: 🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: SEPAK-BOLA VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG :: 🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: SEPAK-BOLA VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG :: 🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: SEPAK-BOLA VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG :: 🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: SEPAK-BOLA VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG :: 🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: SEPAK-BOLA VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG :: 🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: SEPAK-BOLA VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG :: 🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: SEPAK-BOLA VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG ::
Olivier Giroud Pensiun dari Timnas Prancis, Mengakhiri Karier Internasional Spek | SBH.co.id
liga inggris
calendar_today 21 Juli 2026 · edit_note J. Ang · verified Fakta Diperiksa · Update: 21 Jul 2026

Olivier Giroud Pensiun dari Timnas Prancis, Mengakhiri Karier Internasional Spektakuler

bolt SBH Quick Take
  • Ringkasan berita ini.

Olivier Giroud Pensiun dari Timnas Prancis, Mengakhiri Karier Internasional Spektakuler

Satu lagi legenda besar memutuskan untuk meletakkan seragam tim nasionalnya. Pada Juli 2026 ini, Olivier Giroud, penyerang karismatik dan pencetak gol terbanyak sepanjang masa bagi tim nasional Prancis, secara resmi menyatakan pensiun dari sepak bola internasional. Keputusan ini diumumkan tepat setelah turnamen musim panas yang melelahkan, menandai akhir dari era seorang penyerang target man klasik yang peran dan kontribusinya sering kali melampaui statistik yang terlihat di atas kertas. Berita pensiunnya ini disambut dengan gelombang apresiasi yang luas dari seluruh penjuru Prancis, dari penggemar hingga para kritikus yang selama ini menyoroti perjalanannya.

Selama bertahun-tahun, perjalanan Olivier Giroud bersama skuad Les Bleus adalah kisah tentang ketekunan, dedikasi, dan pembuktian diri. Sering kali diremehkan dan dibayangi oleh bintang-bintang muda dengan kecepatan atau kemampuan menggiring bola yang lebih mencolok, Giroud membuktikan bahwa kecerdasan posisional, kekuatan fisik, dan sentuhan mematikan di udara adalah aset yang sama berharganya. Keputusannya untuk gantung sepatu menutup babak luar biasa yang dihiasi dengan gelar juara dunia dan berbagai pencapaian membanggakan.

Kehilangan sosok seperti Giroud merupakan pukulan telak bagi tim asuhan Didier Deschamps. Bukan hanya karena rekor golnya, tetapi karena kehadiran fisiknya di lini depan yang sering kali menjadi pusat dari seluruh skema penyerangan Prancis. Sang pelatih kini harus mencari formula baru atau penyerang dengan karakteristik serupa untuk mengisi celah besar yang ditinggalkan sang veteran.

Memecahkan Rekor Legendaris Thierry Henry

Salah satu pencapaian terbesar dalam karier internasional Olivier Giroud adalah keberhasilannya melampaui rekor gol sepanjang masa timnas Prancis yang sebelumnya dipegang oleh legenda besar Thierry Henry. Momen bersejarah tersebut terjadi di Piala Dunia yang lalu, di mana Giroud dengan insting pembunuhnya mencetak gol krusial yang menempatkannya sebagai pencetak gol nomor satu Les Bleus. Hingga akhir kariernya di tahun 2026, Giroud berhasil memantapkan rekor tersebut dengan mencatatkan total 57 gol dalam lebih dari 130 penampilan.

Memecahkan rekor Thierry Henry bukanlah pencapaian yang mudah. Henry dikenal sebagai salah satu penyerang paling berbakat dan mematikan di generasinya. Namun, cara Giroud mencapai angka tersebut sangat berbeda. Ia mungkin tidak memiliki kecepatan sprint seperti Henry, tetapi Giroud unggul dalam duel udara, permainan memantulkan bola (link-up play), serta penempatan posisi di kotak penalti. Gol-gol yang dicetaknya sangat beragam, mulai dari sundulan tajam bertenaga, tendangan voli akrobatik, hingga penyelesaian jarak dekat yang klinis.

Kylian Mbappe, bintang utama sepak bola Prancis saat ini dan kandidat kuat pemecah rekor tersebut di masa depan, pernah memberikan pujian setinggi langit untuk Giroud. Menurut Mbappe, bermain di samping Giroud memberikannya kebebasan bergerak yang luar biasa karena sang striker selalu berhasil menarik perhatian dua hingga tiga pemain belakang lawan sekaligus. Sinergi antara kecepatan Mbappe dan kekuatan Giroud adalah salah satu kunci sukses lini depan Prancis dalam beberapa tahun terakhir.

Evolusi Peran dari Arsenal, Chelsea, hingga AC Milan

Karier klub Olivier Giroud selalu berjalan beriringan dengan perannya di tim nasional, menunjukkan evolusi pemain yang semakin matang seiring bertambahnya usia. Ia mengawali masa keemasannya di Inggris bersama Arsenal di mana ia mengasah kemampuannya sebagai penyerang sentral di Liga Inggris yang mengandalkan fisik. Kepindahannya ke Chelsea kemudian membawanya meraih trofi Liga Champions, di mana ia menunjukkan betapa efektifnya ia di kompetisi antarklub tertinggi Eropa.

Namun, fase kebangkitannya di usia senja terjadi ketika ia berseragam AC Milan di Serie A Italia, sebelum akhirnya menyeberang ke Amerika Serikat. Di Italia, Giroud membuktikan bahwa ia belum habis. Ia tidak hanya memenangkan gelar liga, tetapi juga mengamankan tempatnya kembali di timnas Prancis. Konsistensinya di level klub memaksa Didier Deschamps untuk terus memanggilnya ke skuad nasional, meskipun di usianya yang sudah tidak lagi muda dan persaingan ketat dari striker-striker hebat lainnya.

Di setiap klub yang dibelanya, Giroud selalu menunjukkan dedikasi yang sama kuatnya dengan saat ia membela negaranya. Karakteristik permainannya tidak egois. Ia lebih sering berperan sebagai penyangga serangan yang memungkinkan rekan-rekan setimnya untuk bersinar. Umpan-umpan pantulannya dengan satu sentuhan (one-touch lay-offs) sering kali membuka pertahanan lawan. Itulah alasan mengapa Antoine Griezmann juga sangat menikmati bermain di belakang Giroud; pemahaman antar keduanya dalam membuka ruang adalah seni tersendiri di atas lapangan hijau.

Pilar Utama dalam Kejayaan Piala Dunia 2018

Tidak mungkin membicarakan karier internasional Olivier Giroud tanpa menyoroti turnamen Piala Dunia 2018 di Rusia. Dalam turnamen yang membawa Prancis meraih bintang kedua mereka, Giroud tidak mencetak satu gol pun, namun kontribusinya dianggap tidak tergantikan oleh banyak pengamat sepak bola. Fenomena ini memicu berbagai diskusi tentang peran seorang striker dalam sepak bola modern, di mana mencetak gol bukanlah satu-satunya parameter kesuksesan.

Sepanjang turnamen 2018, Didier Deschamps mengandalkan Giroud sebagai jangkar di lini depan. Ia bertugas memenangkan duel udara dari tendangan gawang, menahan bola untuk menunggu rekan setimnya naik, serta menekan pertahanan lawan secara konstan sejak dari garis terdepan (high pressing). Kerja keras kasat matanya ini menjadi fondasi bagi pemain sayap yang cepat dan gelandang serang untuk menembus kotak penalti lawan dengan leluasa. Ia mungkin tidak mencetak gol, tetapi ia adalah bagian integral dari sistem yang memenangkan gelar juara dunia.

Ketidakegoisannya ini menunjukkan mentalitas tim yang sangat kuat. Giroud menerima perannya tanpa mengeluh dan fokus pada apa yang bisa ia berikan agar tim bisa menang. Di ruang ganti, ia juga dikenal sebagai sosok yang religius dan selalu memberikan dukungan moral kepada pemain muda yang gugup menghadapi pertandingan-pertandingan besar.

Menatap Masa Depan Sepak Bola Tanpa Sang Target Man Klasik

Dengan pengunduran diri Olivier Giroud, timnas Prancis kini menghadapi tantangan baru: bagaimana berevolusi tanpa penyerang bertipe target man murni yang selama ini sangat mereka andalkan. Sepak bola modern semakin bergeser ke arah penyerang yang sangat dinamis, cair, dan bisa bermain di berbagai posisi penyerangan. Kylian Mbappe dan para penyerang sayap lainnya sekarang akan dituntut untuk menyesuaikan kembali pola serangan mereka dengan karakteristik ujung tombak yang baru.

Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) dan pelatih Didier Deschamps telah menyampaikan ucapan terima kasih mereka kepada Giroud, memuji profesionalisme dan karakter luar biasa yang ia tunjukkan selama bertahun-tahun mengenakan seragam kebanggaan nasional. Giroud dihormati bukan hanya sebagai pemain top, tetapi juga sebagai panutan (role model) yang menunjukkan bahwa dengan kerja keras, disiplin, dan keyakinan, tidak ada hal yang tidak mungkin.

Saat Olivier Giroud fokus menghabiskan sisa karier bermain profesionalnya di level klub, mungkin bersama Los Angeles FC di MLS, ia meninggalkan warisan yang akan lama dikenang dalam sejarah sepak bola Prancis. Angka-angka golnya akan terukir dalam buku rekor, tetapi lebih dari itu, ia akan dikenang sebagai penyerang yang selalu mendahulukan kepentingan tim di atas kejayaan pribadinya. Sepak bola Prancis harus mengucapkan Au Revoir kepada sang raksasa, penyerang terbaik yang pernah mereka miliki di generasi ini.

Berikan Reaksi Kamu, SBH Nation!

Gimana menurut kamu artikel ini? Klik buat kasih tau dunia.

SBH

SBH Nation Data Center

SEPAK-BOLA # 2 POSISI

KLASEMEN SEMENTARA LIGA 1

21

POINTS ACCUMULATED

Advertisement

Advertisement

Tentang Penulis

J. Ang — Head of Content & Founder SBH Nation verified
J. Ang

Head of Content & Founder

open_in_new LinkedIn

Penggila taktik sepak bola yang percaya bahwa analisis yang baik bisa mengubah cara orang menonton pertandingan. Founder SBH Nation sejak 2024.

Taktik Liga 1 Premier League Timnas
Gabung Channel

Menu Lainnya