Jadwal & Hasil
Panjat Tebing Targetkan Dua Emas di Asian Games 2026, Dukungan Penuh dari CdM To | SBH.co.id | SBH Nation
internasional
calendar_today 28 Juli 2026 · edit_note J. Ang · verified Fakta Diperiksa · Update: 28 Jul 2026

Panjat Tebing Targetkan Dua Emas di Asian Games 2026, Dukungan Penuh dari CdM Todotua

bolt SBH Quick Take
  • Panjat Tebing Indonesia targetkan dua emas di Asian Games 2026, dengan dukungan penuh Chef de Mission Todotua Pasaribu.
  • Cabang olahraga ini memiliki sejarah emas di Asian Games 2018 dan 2022, serta potensi atlet muda yang menjanjikan.
  • Persiapan matang meliputi pemusatan latihan jangka panjang dan evaluasi teknis dari pelatih asing.

Tim Panjat Tebing Indonesia Targetkan Dua Emas di Asian Games 2026

Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) secara resmi mengumumkan target ambisius untuk meraih dua medali emas pada ajang Asian Games 2026 yang akan digelar di Aichi-Nagoya, Jepang, pada 19 September hingga 4 Oktober 2026. Target ini disambut antusias oleh Chef de Mission (CdM) kontingen Indonesia, Todotua Pasaribu, yang memberikan dukungan penuh terhadap persiapan para atlet panjat tebing. Dengan pengalaman emas pada Asian Games 2018 di Jakarta-Palembang dan Asian Games 2022 di Hangzhou (yang digelar 2023), panjat tebing menjadi salah satu cabang andalan Indonesia untuk mempertahankan dominasi.

Latar Belakang: Sejarah Emas Panjat Tebing Indonesia

Panjat tebing Indonesia pertama kali meraih emas pada Asian Games 2018 saat menjadi tuan rumah. Kala itu, Aries Susanti Rahayu dan Puji Lestari tampil gemilang di nomor speed putri, sementara Aspar Jaelolo juga menyumbang emas di nomor speed putra. Kesuksesan berlanjut di Asian Games 2022 di Hangzhou, di mana Indonesia kembali meraih emas melalui nomor speed relay putra dan putri. Prestasi ini menjadikan panjat tebing sebagai cabang olahraga dengan tingkat konsistensi medali emas tertinggi bagi Indonesia di multi-event Asia.

Strategi FPTI dalam Mencapai Target Dua Emas

Ketua Umum FPTI, Yenny Wahid, menyatakan bahwa target dua emas bukanlah sekadar angan-angan. Federasi telah menyusun program pemusatan latihan jangka panjang (pelatnas) yang dimulai sejak awal 2025. Program ini mencakup latihan fisik, teknik, dan mental di Wall Climbing Center di Jakarta dan Bandung. Selain itu, FPTI juga mendatangkan pelatih asing dari Slovenia dan Korea Selatan untuk meningkatkan kualitas teknik atlet, terutama pada nomor speed dan lead.

Dukungan Penuh Chef de Mission Todotua Pasaribu

Todotua Pasaribu, yang ditunjuk sebagai Chef de Mission kontingen Indonesia untuk Asian Games 2026, menyatakan kebanggaannya terhadap prestasi panjat tebing. "Panjat tebing adalah salah satu cabang yang sangat potensial. Saya akan memastikan semua kebutuhan atlit terpenuhi, mulai dari fasilitas latihan hingga dukungan medis dan psikologis," ujar Todotua dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (10/3/2025). Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara FPTI, KONI, dan Kemenpora untuk mencapai target emas.

Analisis Taktis: Keunggulan Atlet Panjat Tebing Indonesia

Jika ditelisik dari segi taktis, kekuatan utama atlet panjat tebing Indonesia terletak pada kecepatan (speed climbing). Nomor speed, yang mengandalkan reaksi cepat dan kekuatan otot kaki, telah menjadi spesialisasi Indonesia sejak era Aries Susanti. Atlet muda seperti Desak Made Rita Kusuma Dewi dan Rahmad Adi Mulyono menunjukkan performa konsisten di level internasional. Namun, tantangan terbesar adalah nomor lead dan boulder, di mana Indonesia masih tertinggal dari Jepang dan China. Oleh karena itu, FPTI fokus pada peningkatan daya tahan dan teknik pemanjatan rute kompleks.

Jadwal dan Venue Asian Games 2026

Asian Games 2026 akan berlangsung di dua kota utama: Aichi dan Nagoya. Cabang panjat tebing dijadwalkan berlangsung di Aichi Prefectural Gymnasium pada 22-27 September 2026. Venue ini memiliki dinding panjat setinggi 15 meter untuk speed dan 12 meter untuk lead, dengan kapasitas penonton sekitar 5.000 orang. Cuaca pada September di Nagoya diperkirakan sejuk dengan suhu 20-25 derajat Celsius, kondisi yang ideal untuk performa maksimal atlet.

Persaingan Regional: Lawan Terberat Indonesia

Di level Asia, lawan terberat Indonesia di cabang panjat tebing adalah Jepang sebagai tuan rumah, China, dan Korea Selatan. Jepang memiliki atlet seperti Tomoa Narasaki (juara dunia 2023) dan Miho Nonaka yang sangat dominan di nomor lead dan boulder. Sementara China unggul di nomor speed putra dengan atlet seperti Wu Peng yang mencatat rekor Asia 5,0 detik. Namun, Indonesia memiliki keunggulan di nomor speed relay putri, di mana tim putri Indonesia memegang rekor dunia 16,2 detik sejak 2024.

Program Pembinaan Atlet Muda

FPTI juga tidak melupakan pembinaan atlet muda sebagai investasi jangka panjang. Melalui program "Climbing for Gold", federasi merekrut atlet-atlet potensial dari daerah seperti Jawa Barat, Jawa Timur, dan Bali. Program ini melibatkan pelatihan di sekolah olahraga khusus dan kompetisi rutin seperti Kejurnas Panjat Tebing. Salah satu bibit muda yang patut diperhatikan adalah Kiromal Katibin yang pada usia 18 tahun berhasil menembus final Piala Dunia 2024 di nomor speed putra.

Dukungan Pemerintah dan Sponsor

Pemerintah melalui Kemenpora telah mengalokasikan anggaran khusus sebesar Rp 50 miliar untuk persiapan panjat tebing menuju Asian Games 2026. Selain itu, sponsor swasta seperti Pertamina dan Telkomsel juga turut mendukung melalui program corporate social responsibility (CSR). Dukungan ini mencakup pengadaan peralatan latihan terkini, seperti sepatu panjat merek La Sportiva dan chalk bag berkualitas tinggi.

FAQ

Apa target medali panjat tebing Indonesia di Asian Games 2026?

Target resmi dari FPTI adalah dua medali emas, dengan fokus utama pada nomor speed putra dan putri, serta speed relay.

Siapa saja atlet andalan Indonesia untuk Asian Games 2026?

Atlet andalan meliputi Desak Made Rita Kusuma Dewi, Rahmad Adi Mulyono, dan Kiromal Katibin untuk nomor speed, serta Aries Susanti Rahayu yang masih aktif sebagai pembimbing.

Bagaimana jadwal pertandingan panjat tebing di Asian Games 2026?

Cabang panjat tebing akan berlangsung pada 22-27 September 2026 di Aichi Prefectural Gymnasium, Nagoya, Jepang.

🗣️ SBH Nation, Menurut kalian, apakah target dua emas untuk panjat tebing di Asian Games 2026 terlalu realistis atau sebaliknya? Siapa atlet yang paling berpeluang menyumbang emas?

Berikan Reaksi Kamu, SBH Nation!

Gimana menurut kamu artikel ini? Klik buat kasih tau dunia.

Advertisement

Advertisement

Tentang Penulis

J. Ang — Head of Content & Founder SBH Nation verified
J. Ang

Head of Content & Founder

open_in_new LinkedIn

Penggila taktik sepak bola yang percaya bahwa analisis yang baik bisa mengubah cara orang menonton pertandingan. Founder SBH Nation sejak 2024.

Taktik Liga 1 Premier League Timnas
Gabung Channel

Menu Lainnya