Penalti Kontroversial Menit 99 Selamatkan Celtic di Laga Penentuan
- Celtic menang 2-1 atas Motherwell berkat penalti kontroversial di menit ke-99 setelah VAR memeriksa insiden handball.
- Kemenangan ini membuat Celtic tetap bersaing memperebutkan gelar juara Liga Skotlandia hingga pekan terakhir.
- Laga penentuan melawan Hearts di pekan pamungkas akan menjadi final sesungguhnya bagi The Bhoys.
format_list_bulleted
Isi Artikel
expand_more
Drama sepak bola Skotlandia kembali menyajikan momen yang sulit dipercaya. Celtic berhasil memenangkan pertandingan krusial melawan Motherwell dengan skor 2-1, namun kemenangan tersebut tidak lepas dari kontroversi besar terkait hadiah penalti di menit ke-99. Keputusan wasit yang memakan waktu lama untuk diambil melalui bantuan Video Assistant Referee (VAR) ini langsung menjadi perbincangan hangat di kalangan penggemar sepak bola tanah air.
Bagi para pecinta Celtic, kemenangan ini adalah napas kehidupan di akhir musim. Namun bagi pendukung Motherwell dan tim rival, keputusan ini dianggap sebagai tamparan bagi fair play. Mari kita bedah secara mendalam bagaimana momen kontroversial ini terjadi dan apa implikasinya bagi perebutan gelar juara Liga Skotlandia musim ini.
Kronologi Mencekam di Celtic Park
Pertandingan yang digelar di Celtic Park, Glasgow, berjalan sangat alot. Motherwell, yang datang dengan misi mengamankan posisi di papan tengah, tampil disiplin dan bahkan sempat unggul lebih dulu melalui gol cepat di babak pertama. Celtic yang butuh kemenangan untuk menjaga asa juara terus menekan, namun pertahanan rapat Motherwell membuat frustrasi para pemain tuan rumah.
Babak kedua menjadi milik Celtic. Mereka akhirnya berhasil menyamakan kedudukan melalui sundulan Reo Hatate yang memanfaatkan umpan silang akurat. Skor 1-1 bertahan hingga waktu normal habis. Semua orang bersiap menerima hasil imbang, hingga momen kontroversial itu terjadi di menit ke-99.
Saat bola melambung di kotak penalti Motherwell, bek Motherwell, Liam Gordon, terlihat berusaha menghalau bola. Bola mengenai tangannya dalam posisi yang dianggap tidak wajar oleh wasit setelah berkonsultasi dengan VAR. Keputusan penalti pun diberikan, dan Matt O’Riley dengan tenang mengeksekusi bola ke pojok kiri gawang, membuat Celtic Park bergemuruh histeris.
Analisis Taktis: Mengapa Celtic Begitu Tertekan?
Jika kita lihat dari sisi taktis, permainan Celtic sebenarnya tidak buruk. Mereka mendominasi penguasaan bola dengan angka mencapai 72% dan melepaskan 21 tembakan. Namun, Motherwell bermain dengan formasi 5-4-1 yang sangat rapat, membuat Celtic kesulitan menembus pertahanan. High Press yang diterapkan Brendan Rodgers tidak berjalan efektif karena Motherwell justru memanfaatkan serangan balik cepat.
Kelemahan utama Celtic terlihat di lini belakang. Mereka sangat rentan terhadap serangan balik, terutama saat kehilangan bola di area tengah. Gol Motherwell tercipta dari skema serangan balik yang memanfaatkan kelengahan bek Celtic yang terlalu maju. Ini menjadi catatan penting bagi Brendan Rodgers menjelang laga pamungkas melawan Hearts.
Kontroversi VAR: Keadilan atau Bencana?
Momen penalti di menit ke-99 menjadi titik api perdebatan. Banyak pihak menilai bahwa insiden handball Liam Gordon tidak disengaja. Bola mengenai tangannya saat ia sedang berusaha menurunkan tangan untuk menjaga keseimbangan saat melompat. Namun, interpretasi wasit berbeda. Mereka menganggap posisi tangan Gordon tidak dalam posisi alami dan membentang lebar, sehingga menghalangi laju bola ke arah gawang.
“Kami kecewa dengan keputusan itu. Bola datang dari jarak dekat dan Liam tidak punya waktu untuk bereaksi. Ini bukan penalti,” ujar pelatih Motherwell, Stuart Kettlewell, dalam konferensi pers setelah pertandingan. “VAR seharusnya digunakan untuk memperbaiki kesalahan jelas, bukan untuk menciptakan kontroversi baru.”
Di sisi lain, Brendan Rodgers membela keputusan wasit. “Aturannya jelas. Jika tangan membentang dan menghalangi bola, itu penalti. Saya pikir wasit membuat keputusan yang tepat setelah meninjau tayangan ulang,” ujarnya.
Implikasi Besar Menuju Laga Final
Kemenangan kontroversial ini membuat Celtic tetap berada dalam persaingan perebutan gelar. Mereka kini hanya terpaut satu poin dari pemuncak klasemen, Rangers, dengan satu pertandingan tersisa. Laga pamungkas melawan Hearts di Tynecastle Park akan menjadi pertandingan hidup-mati bagi The Bhoys.
Jika Celtic menang dan Rangers kehilangan poin, maka gelar juara akan berpindah ke Glasgow Timur. Tekanan kini berada di pundak kedua tim. Bagi publik Indonesia yang menggemari sepak bola Eropa, musim ini menjadi salah satu yang paling dramatis di Liga Skotlandia dalam beberapa tahun terakhir.
Pertanyaan untuk Pembaca
Nah, Bro Sis pecinta sepak bola tanah air, bagaimana pendapat kalian soal keputusan kontroversial ini? Apakah penalti di menit ke-99 itu keputusan yang tepat atau justru merusak keadilan sepak bola? Bagaimana menurutmu peluang Celtic mencuri gelar di laga pamungkas melawan Hearts? Tulis komentarmu di bawah, ya!
Jelajahi SBH Nation
- 🔮 Prediksi Pertandingan Hari Ini
- 📺 Jadwal Siaran Bola Malam Ini
- 📊 Pusat Klasemen Liga
- 🧮 Kalkulator Nilai Pasar Pemain
📲 Gabung Channel Telegram SBH Nation untuk update bola terkini!
Berikan Reaksi Kamu, SBH Nation!
Gimana menurut kamu artikel ini? Klik buat kasih tau dunia.
SIAPA YANG BAKAL
HANCUR MINGGU INI?
Klik tim pilihanmu untuk analisa mendalam
Advertisement
Advertisement
Tentang Penulis
verified Head of Content & Founder
Penggila taktik sepak bola yang percaya bahwa analisis yang baik bisa mengubah cara orang menonton pertandingan. Founder SBH Nation sejak 2024.


