Persebaya vs Persik: Tutup Musim dengan Kemenangan, Bernardo Tavares Minta Bonek Jaga Etika
- Persebaya Surabaya akan menjamu Persik Kediri di laga pamungkas Liga 1, Sabtu (23/5/2026) di Stadion Gelora Bung Tomo.
- Pelatih Bernardo Tavares meminta Bonek untuk tidak menyalakan flare demi keselamatan dan kelancaran pertandingan.
- Kemenangan menjadi harga mati bagi Bajul Ijo untuk mengakhiri musim dengan manis dan menjaga momentum ke musim depan.
format_list_bulleted
Isi Artikel
expand_more
Surabaya, SBH.co.id – Persebaya Surabaya mengusung misi mulia di laga pamungkas Liga 1 musim ini. Menjamu Persik Kediri di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Sabtu (23/5/2026) sore WIB, tim berjuluk Bajul Ijo itu bertekad menutup musim dengan kemenangan. Lebih dari sekadar tiga poin, laga ini menjadi panggung terakhir bagi mereka untuk memberikan kebahagiaan kepada puluhan ribu Bonek yang setia mendukung sepanjang musim.
Namun, di balik euforia penutupan musim, ada pesan penting yang disampaikan oleh pelatih kepala Persebaya, Bernardo Tavares. Juru taktik asal Portugal itu secara khusus meminta kepada seluruh suporter untuk tidak menyalakan flare atau kembang api di dalam stadion. Permintaan ini bukan tanpa alasan; Tavares ingin memastikan pertandingan berjalan aman, lancar, dan tidak tercoreng oleh insiden yang bisa merugikan klub.
## Tekad Bulat: Tutup Musim dengan Senyuman
Pertandingan melawan Persik Kediri bukan sekadar laga biasa. Bagi Persebaya, ini adalah final kecil yang harus dimenangkan. Setelah menjalani musim yang penuh dinamika, dengan pasang surut performa dan berbagai drama di luar lapangan, kemenangan di kandang sendiri menjadi harga mati. Para pemain ingin memberikan kado perpisahan yang manis untuk musim ini, sekaligus membangun fondasi mental yang kuat untuk menghadapi kompetisi musim depan.
“Kami ingin menutup musim dengan kemenangan. Ini adalah pertandingan terakhir di kandang, dan kami harus memberikan yang terbaik untuk Bonek. Kami berutang kemenangan kepada mereka,” ujar Bernardo Tavares dalam sesi konferensi pers jelang pertandingan.
Tekad ini juga didorong oleh keinginan untuk memperbaiki posisi akhir di klasemen. Meskipun mungkin tidak lagi bersaing di papan atas, setiap poin tetap berharga. Kemenangan akan membuat Persebaya finis di posisi yang lebih terhormat, meninggalkan kesan positif di benak publik dan para pengamat.
## Ancaman Flare: Bernardo Tavares Minta Bonek Jaga Etika
Satu hal yang menjadi perhatian serius Bernardo Tavares adalah potensi penggunaan flare oleh suporter. Dalam beberapa pertandingan sebelumnya, aksi menyalakan flare oleh oknum suporter kerap terjadi dan berujung pada sanksi bagi klub, baik berupa denda finansial maupun pengurangan kapasitas penonton di pertandingan berikutnya.
Pelatih berusia 45 tahun itu dengan tegas meminta Bonek untuk tidak melakukan hal tersebut. “Saya sangat menghormati Bonek. Mereka adalah kekuatan terbesar kami. Tapi saya mohon, jangan nyalakan flare. Itu berbahaya dan bisa merusak pertandingan. Kami tidak ingin ada sanksi yang harus ditanggung klub,” kata Tavares dengan nada serius.
Permintaan ini bukan tanpa dasar. Pengalaman klub-klub lain di Indonesia menunjukkan bahwa penggunaan flare bisa berakibat fatal, mulai dari cedera pada penonton, kerusakan fasilitas stadion, hingga citra buruk bagi sepak bola Indonesia di mata dunia. Tavares ingin Persebaya menjadi contoh klub yang besar tidak hanya di atas lapangan, tetapi juga dalam hal kedisiplinan dan etika suporter.
## Strategi Taktis: Membongkar Pertahanan Persik
Dari sisi taktik, Persebaya diprediksi akan tampil menekan sejak menit awal. Bernardo Tavares kemungkinan akan memainkan formasi andalannya, 4-3-3, dengan fokus pada penguasaan bola dan serangan cepat dari sisi sayap. Kecepatan pemain sayap seperti Sho Yamamoto dan Bruno Moreira akan menjadi senjata utama untuk membongkar pertahanan Persik Kediri.
Persik Kediri sendiri bukanlah lawan yang bisa dianggap remeh. Tim berjuluk Macan Putih itu memiliki lini tengah yang solid dan beberapa pemain individu yang bisa merepotkan. Namun, dengan dukungan penuh puluhan ribu Bonek di GBT, Persebaya diyakini memiliki kepercayaan diri lebih untuk mendominasi permainan.
Tavares juga menekankan pentingnya transisi dari bertahan ke menyerang yang cepat. “Kami harus disiplin saat kehilangan bola, dan begitu merebutnya, kami harus langsung melancarkan serangan. Jangan memberi waktu bagi Persik untuk mengatur posisi,” tambahnya.
## Dampak dan Implikasi ke Depan
Kemenangan di laga pamungkas tidak hanya akan mengakhiri musim dengan manis, tetapi juga memberikan dampak psikologis yang besar bagi skuad Persebaya. Momentum positif ini bisa menjadi bekal berharga saat mereka memulai persiapan untuk musim depan.
Selain itu, kepatuhan Bonek terhadap larangan flare akan menjadi indikator kedewasaan suporter. Jika berhasil menciptakan atmosfer meriah tanpa insiden, hal ini akan memperkuat reputasi Persebaya sebagai klub dengan suporter paling berbudaya di Indonesia. Sebaliknya, jika ada pelanggaran, sanksi berat sudah menanti.
Bagi Bernardo Tavares sendiri, laga ini menjadi ajang pembuktian terakhir di musim ini. Ia ingin menunjukkan bahwa filosofi sepak bolanya mampu membawa Persebaya keluar dari zona nyaman dan menjadi tim yang lebih kompetitif. Dukungan penuh Bonek tanpa kerusuhan akan menjadi nilai tambah yang signifikan.
## Kesimpulan dan Pertanyaan untuk Pembaca
Pertandingan Persebaya vs Persik Kediri bukanlah sekadar laga penutup musim. Ini adalah pertaruhan harga diri, etika, dan masa depan. Persebaya ingin menang, Bonek ingin berpesta, dan semua pihak berharap pesta itu berlangsung aman dan meriah.
Pertanyaan untuk SBH Nation:
Menurut kalian, apakah Bonek mampu menahan diri untuk tidak menyalakan flare di laga pamungkas ini? Atau justru euforia kemenangan akan membuat beberapa oknum tetap nekat? Tulis pendapat kalian di kolom komentar!
Cek juga: Klasemen Liga 1 Terkini dan jadwal pertandingan selanjutnya hanya di SBH Nation.
Berikan Reaksi Kamu, SBH Nation!
Gimana menurut kamu artikel ini? Klik buat kasih tau dunia.
SIAPA YANG BAKAL
HANCUR MINGGU INI?
Klik tim pilihanmu untuk analisa mendalam
Advertisement
Advertisement
Tentang Penulis
verified Head of Content & Founder
Penggila taktik sepak bola yang percaya bahwa analisis yang baik bisa mengubah cara orang menonton pertandingan. Founder SBH Nation sejak 2024.


