Piala Dunia 1970: Trofi Jules Rimet Abadi Milik Brasil, Sejarah yang Tak Terulang
- Brasil juara Piala Dunia 1970 untuk ketiga kalinya, sekaligus menyimpan trofi Jules Rimet secara permanen.
- Tim Samba diperkuat legenda seperti Pelé, Jairzinho, dan Rivelino dengan permainan menyerang yang memukau.
- Kemenangan ini menjadi puncak kejayaan sepak bola Brasil dan mengukuhkan status mereka sebagai raja sepak bola dunia.
format_list_bulleted
Isi Artikel
expand_more
Piala Dunia 1970 di Meksiko bukan sekadar turnamen sepak bola biasa. Ini adalah panggung di mana sejarah abadi dituliskan oleh Tim Samba Brasil. Dengan menjuarai turnamen untuk ketiga kalinya, Brasil secara resmi dianugerahi trofi Jules Rimet untuk disimpan selamanya. Sebuah pencapaian yang hingga kini tak pernah terulang oleh negara manapun.
Trofi Jules Rimet, yang dinamai sesuai presiden FIFA pertama, adalah hadiah utama yang diperebutkan sejak Piala Dunia 1930. Aturan saat itu menyatakan bahwa negara yang berhasil menjuarai turnamen sebanyak tiga kali berhak menyimpan trofi aslinya secara permanen. Brasil, dengan skuad emasnya, berhasil mewujudkan mimpi itu di tanah Aztec.
Perjalanan Epik Brasil Menuju Puncak
Perjalanan Brasil di Piala Dunia 1970 bukanlah tanpa tantangan. Mereka tergabung di Grup 3 yang cukup berat bersama Inggris, Cekoslowakia, dan Rumania. Namun, sejak laga pertama, Brasil sudah menunjukkan taringnya.
Kemenangan dramatis 4-1 atas Cekoslowakia di laga pembuka menjadi pertanda. Gol-gol indah dari Rivelino dan Pelé membuat dunia terpukau. Pertandingan paling krusial adalah saat menghadapi juara bertahan, Inggris. Dalam laga yang dijuluki “Pertandingan Abad Ini”, Brasil menang tipis 1-0 berkat gol semata wayang Jairzinho. Penyelamatan gemilang kiper Gordon Banks atas sundulan Pelé menjadi salah satu momen paling ikonik dalam sejarah Piala Dunia.
Di perempat final, Brasil menghadapi Peru dan menang 4-2. Di semifinal, mereka berhadapan dengan Uruguay, rival abadi mereka. Pertandingan ini berlangsung sengit, namun Brasil akhirnya menang 3-1. Final menjadi panggung bagi keindahan sepak bola.
Final yang Tak Terlupakan: Brasil vs Italia
Final Piala Dunia 1970 mempertemukan dua kekuatan besar: Brasil dan Italia. Italia, yang terkenal dengan pertahanan Catenaccio-nya, harus berhadapan dengan serangan mematikan Brasil.
Pertandingan berlangsung di Stadion Azteca, Kota Meksiko, pada 21 Juni 1970. Brasil tampil luar biasa dengan penguasaan bola yang dominan. Pelé membuka keunggulan dengan sundulan yang indah. Italia sempat menyamakan kedudukan melalui gol Roberto Boninsegna. Namun, Brasil tidak gentar.
Gérson, dengan kaki kirinya yang terkenal, melepaskan tembakan keras yang tak mampu dihalau kiper Italia. Jairzinho kemudian mencetak gol ketiga, dan Pelé memberikan assist sempurna untuk Carlos Alberto yang mencetak gol keempat. Skor akhir 4-1 untuk Brasil. Gol Carlos Alberto, yang merupakan hasil dari kombinasi umpan satu-dua yang memukau, sering disebut sebagai gol terindah dalam sejarah Piala Dunia.
Trofi Jules Rimen: Simbol Keabadian
Dengan kemenangan ini, Brasil secara otomatis menjadi pemilik permanen trofi Jules Rimet. Trofi tersebut kemudian disimpan di markas Konfederasi Sepak Bola Brasil (CBF) di Rio de Janeiro. Namun, nasib tragis menimpa trofi legendaris ini.
Pada tahun 1983, trofi Jules Rimet dicuri dari markas CBF dan tidak pernah ditemukan kembali. Diduga trofi tersebut telah dilebur dan dijual. Meskipun demikian, status Brasil sebagai juara tiga kali dan pemilik abadi trofi tersebut tetap diakui FIFA. Trofi Piala Dunia saat ini, yang diperkenalkan pada tahun 1974, adalah desain yang sama sekali baru.
Warisan Abadi Tim Samba 1970
Timnas Brasil 1970 bukan hanya juara, tetapi juga simbol keindahan sepak bola. Skuad yang diasuh pelatih Mário Zagallo ini menampilkan permainan menyerang yang memukau, dengan kombinasi skill individu dan kerja sama tim yang sempurna.
Para pemain seperti Pelé, Jairzinho, Rivelino, Gérson, dan Carlos Alberto menjadi pahlawan nasional. Pelé, yang saat itu berusia 29 tahun, menjalani Piala Dunia keempat dan terakhirnya dengan gemilang. Ia mencetak empat gol dan memberikan assist yang tak terhitung jumlahnya.
Warisan mereka terus menginspirasi generasi pemain Brasil selanjutnya, seperti Ronaldo, Ronaldinho, dan Neymar. Namun, tak ada yang mampu menandingi kehebatan tim 1970. Mereka adalah tim terbaik sepanjang masa versi banyak pengamat sepak bola.
Pertanyaan untuk Pembaca: Menurut kalian, apakah ada tim sepak bola di era modern yang bisa menyamai keindahan permainan Tim Samba Brasil 1970? Ataukah kejayaan itu akan selamanya menjadi milik Pelé dkk? Tulis pendapat kalian di kolom komentar!
Cek juga: Kalkulator Nilai Pasar Pemain racikan tim analis SBH Nation!
Berikan Reaksi Kamu, SBH Nation!
Gimana menurut kamu artikel ini? Klik buat kasih tau dunia.
SIAPA YANG BAKAL
HANCUR MINGGU INI?
Klik tim pilihanmu untuk analisa mendalam
Advertisement
Advertisement
Tentang Penulis
verified Head of Content & Founder
Penggila taktik sepak bola yang percaya bahwa analisis yang baik bisa mengubah cara orang menonton pertandingan. Founder SBH Nation sejak 2024.


