Prediksi Skuad USMNT Piala Dunia 2026: Big Board 7.0 ala Mauricio Pochettino
- Mauricio Pochettino akan mengumumkan skuad final USMNT untuk Piala Dunia 2026 pada Selasa, 23 Mei 2026.
- Big Board 7.0 dari Jeff Carlisle memprediksi 26 pemain yang akan dibawa ke turnamen, dengan beberapa kejutan seperti kembalinya Gio Reyna dan debut pemain muda.
- Keputusan Pochettino akan sangat krusial mengingat USMNT menjadi tuan rumah dan target mencapai perempat final.
format_list_bulleted
Isi Artikel
expand_more
Mauricio Pochettino, pelatih asal Argentina yang kini menukangi Tim Nasional Amerika Serikat (USMNT), akan mengumumkan skuad final untuk Piala Dunia 2026 pada hari Selasa, 23 Mei 2026. Pengumuman ini menjadi salah satu momen paling dinanti dalam sejarah sepak bola Amerika Serikat, mengingat turnamen kali ini akan digelar di kandang sendiri bersama Meksiko dan Kanada. Dalam Big Board 7.0 yang dirilis oleh jurnalis ESPN, Jeff Carlisle, ada beberapa nama besar yang diprediksi akan masuk dan beberapa kejutan yang patut dicermati.
Artikel ini akan mengupas tuntas prediksi skuad USMNT untuk Piala Dunia 2026 berdasarkan analisis Carlisle, dengan tambahan perspektif dari sudut pandang sepak bola Indonesia. Siapa saja yang akan menjadi andalan Pochettino? Bagaimana nasib pemain-pemain yang sempat cedera? Simak ulasan lengkapnya di bawah ini.
## Siapa Saja yang Masuk dalam Big Board 7.0?
Big Board 7.0 adalah prediksi terbaru dari Jeff Carlisle yang menyusun 26 pemain yang kemungkinan besar akan dipanggil Pochettino. Berbeda dengan versi sebelumnya, kali ini Carlisle memasukkan beberapa nama baru yang tampil impresif di level klub, baik di Eropa maupun di MLS.
Berikut adalah daftar pemain yang diprediksi masuk dalam skuad final USMNT untuk Piala Dunia 2026:
Kiper (3):
- Matt Turner (Crystal Palace)
- Ethan Horvath (Cardiff City)
- Drake Callender (Inter Miami)
Bek (8):
- Antonee Robinson (Fulham)
- Sergiño Dest (PSV Eindhoven)
- Chris Richards (Crystal Palace)
- Tim Ream (Fulham)
- Miles Robinson (FC Cincinnati)
- Joe Scally (Borussia Mönchengladbach)
- Cameron Carter-Vickers (Celtic)
- John Tolkin (New York Red Bulls)
Gelandang (8):
- Tyler Adams (Bournemouth)
- Weston McKennie (Juventus)
- Yunus Musah (AC Milan)
- Giovanni Reyna (Borussia Dortmund)
- Luca de la Torre (Celta Vigo)
- Malik Tillman (PSV Eindhoven)
- Aidan Morris (Columbus Crew)
- Gianluca Busio (Venezia)
Penyerang (7):
- Christian Pulisic (AC Milan)
- Tim Weah (Juventus)
- Folarin Balogun (Monaco)
- Ricardo Pepi (PSV Eindhoven)
- Haji Wright (Coventry City)
- Cade Cowell (Guadalajara)
- Brandon Vazquez (Monterrey)
Dari daftar di atas, ada beberapa nama yang menjadi sorotan, seperti kembalinya Gio Reyna yang sempat mengalami cedera panjang, serta debut pemain muda seperti Aidan Morris dan Gianluca Busio yang tampil konsisten di Eropa.
## Analisis Taktis: Formasi dan Peran Kunci Pochettino
Pochettino dikenal sebagai pelatih yang mengutamakan high press dan transisi cepat. Dalam beberapa laga uji coba terakhir, ia cenderung menggunakan formasi 4-3-3 atau 4-2-3-1. Dengan skuad yang ada, berikut adalah perkiraan starting eleven utama USMNT:
Kiper: Matt Turner tetap menjadi pilihan utama berkat pengalamannya di Premier League. Namun, Drake Callender mulai menunjukkan performa impresif di MLS dan bisa menjadi ancaman.
Lini Belakang: Duet Chris Richards dan Tim Ream dianggap sebagai pasangan bek tengah paling solid. Antonee Robinson di kiri dan Sergiño Dest di kanan akan menjadi andalan untuk memberikan overlap dan crossing.
Lini Tengah: Tyler Adams akan menjadi jangkar pertahanan, sementara Weston McKennie dan Yunus Musah akan bertanggung jawab untuk mengatur tempo permainan. Gio Reyna bisa menjadi opsi kreatif jika ia dalam kondisi fit.
Lini Depan: Christian Pulisic akan menjadi ujung tombak serangan dari sisi kiri, dengan Tim Weah di kanan. Folarin Balogun dipercaya sebagai striker utama, meski Ricardo Pepi juga layak dipertimbangkan setelah performa apiknya di PSV.
Pochettino juga dikenal suka melakukan rotasi, terutama di fase grup. Hal ini membuat pemain seperti Malik Tillman dan Haji Wright bisa mendapatkan menit bermain yang cukup.
## Kejutan dan Pemain yang Terlewat
Salah satu kejutan terbesar dalam Big Board 7.0 adalah tidak masuknya nama-nama seperti Brenden Aaronson (Leeds United) dan Jordan Pefok (Union Berlin). Aaronson sempat menjadi andalan di era Gregg Berhalter, namun penampilannya yang inkonsisten di klub membuatnya terpinggirkan. Sementara itu, Pefok yang sempat menjadi top skor di Bundesliga musim lalu, kini kehilangan tempat karena persaingan ketat di lini depan.
Sebaliknya, nama seperti Cade Cowell dan Brandon Vazquez justru mencuri perhatian. Cowell, yang kini bermain di Liga MX bersama Guadalajara, menunjukkan perkembangan pesat dalam hal kecepatan dan penyelesaian akhir. Vazquez, yang juga bermain di Meksiko bersama Monterrey, menjadi opsi target man yang jarang dimiliki USMNT.
Pemain muda lain yang patut diwaspadai adalah Aidan Morris. Gelandang Columbus Crew ini tampil dewasa di usia muda dan bisa menjadi pengganti ideal untuk Tyler Adams jika ia mengalami cedera.
## Dampak Bagi Sepak Bola Indonesia: Pelajaran dari USMNT
Keberhasilan USMNT dalam membangun skuad yang kompetitif di Piala Dunia 2026 bisa menjadi inspirasi bagi sepak bola Indonesia. Beberapa pelajaran yang bisa diambil antara lain:
-
Pembinaan Pemain Muda: USMNT memiliki banyak pemain yang merumput di Eropa sejak usia muda. Hal ini berkat sistem akademi yang baik dan kerja sama dengan klub-klub Eropa. Indonesia bisa belajar dari model ini, misalnya dengan memperkuat kerja sama antara klub lokal dan akademi di luar negeri.
-
Pemanfaatan Pemain Diaspora: Seperti halnya Indonesia yang memiliki banyak pemain keturunan di Eropa, USMNT juga memanfaatkan pemain diaspora seperti Malik Tillman dan Ricardo Pepi. PSSI bisa mengoptimalkan potensi pemain keturunan untuk memperkuat timnas.
-
Konsistensi Pelatih: Meski Pochettino baru bergabung, ia tetap mempertahankan inti skuad yang sudah ada. Indonesia perlu menjaga konsistensi pelatih agar filosofi permainan bisa diterapkan dengan baik.
Dengan menjadi tuan rumah, USMNT memiliki target tinggi untuk mencapai perempat final atau bahkan lebih. Jika berhasil, ini akan menjadi pencapaian terbaik dalam sejarah sepak bola Amerika Serikat. Pertanyaannya, mampukah Pochettino membawa timnya melampaui ekspektasi?
## Pertanyaan untuk Pembaca
Setelah membaca prediksi skuad USMNT versi Big Board 7.0, siapa pemain yang menurutmu paling layak masuk skuad final? Apakah kamu setuju dengan tidak dipanggilnya Brenden Aaronson? Atau adakah pemain lain yang seharusnya masuk? Tulis pendapatmu di kolom komentar! Jangan lupa share artikel ini ke teman-teman pecinta sepak bola lainnya.
Cek juga: Kalkulator Nilai Pasar Pemain racikan tim analis SBH Nation!
Berikan Reaksi Kamu, SBH Nation!
Gimana menurut kamu artikel ini? Klik buat kasih tau dunia.
SIAPA YANG BAKAL
HANCUR MINGGU INI?
Klik tim pilihanmu untuk analisa mendalam
Advertisement
Advertisement
Tentang Penulis
verified Head of Content & Founder
Penggila taktik sepak bola yang percaya bahwa analisis yang baik bisa mengubah cara orang menonton pertandingan. Founder SBH Nation sejak 2024.


