Pulisic Jadi Model Andalan: AC Milan Rilis Jersey Baru demi Gebuk Liga Champions | SBH.co.id | SBH Nation
serie a
calendar_today 22 Mei 2026 · edit_note J. Ang · verified Fakta Diperiksa · Update: 22 Mei 2026

Pulisic Jadi Model Andalan: AC Milan Rilis Jersey Baru demi Gebuk Liga Champions

bolt SBH Quick Take
  • AC Milan resmi meluncurkan jersey kandang musim 2026-27 yang didesain ulang dengan sentuhan klasik dan modern.
  • Christian Pulisic menjadi pusat perhatian dalam kampanye peluncuran, menandakan peran krusialnya di skuad.
  • Jersey baru ini menjadi bagian dari strategi ambisius AC Milan untuk kembali bersaing di Liga Champions musim depan.
format_list_bulleted Isi Artikel
expand_more

AC Milan baru saja memberikan kejutan manis bagi para penggemar setianya di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Pada hari Kamis, Rossoneri secara resmi meluncurkan jersey kandang baru mereka untuk musim 2026-27. Yang menarik perhatian, bintang tim nasional Amerika Serikat, Christian Pulisic, didapuk sebagai model utama dalam kampanye peluncuran ini. Ini bukan sekadar ganti baju, melainkan sebuah pernyataan ambisi besar dari klub raksasa Italia itu.

Peluncuran jersey baru ini terjadi di tengah persiapan AC Milan untuk kembali ke pentas Liga Champions musim depan. Setelah musim lalu yang penuh dinamika, klub asal kota mode ini ingin mengirimkan sinyal bahwa mereka siap bersaing dengan yang terbaik di Eropa. Dan siapa lagi yang lebih pas untuk mewakili wajah baru Milan selain Pulisic, pemain yang musim lalu menjadi salah satu motor serangan mereka.

Christian Pulisic: Wajah Baru Ambisi AC Milan

Christian Pulisic bukanlah nama sembarangan. Sejak bergabung dengan AC Milan, ia perlahan tapi pasti menjelma menjadi pemain kunci. Kecepatan, dribel lincah, dan naluri mencetak golnya membuat ia menjadi momok bagi pertahanan lawan. Melihat Pulisic menjadi model utama jersey baru adalah sebuah pengakuan eksplisit dari manajemen klub terhadap kontribusinya.

“Menjadi model untuk jersey baru ini adalah sebuah kehormatan besar,” ujar Pulisic dalam siaran resmi klub. “Jersey ini bukan hanya soal gaya, tapi juga tentang semangat dan ambisi kami untuk musim depan. Saya sangat bersemangat untuk memakainya dan berjuang bersama rekan-rekan setim di San Siro, terutama di Liga Champions.”

Pemilihan Pulisic juga memiliki nilai strategis yang kuat. Dengan basis penggemar yang besar di Amerika Serikat, kehadirannya sebagai ikon kampanye ini bisa mendongkrak penjualan merchandise dan popularitas AC Milan di pasar global. Ini adalah langkah cerdas dari pihak klub yang ingin memperluas jangkauan merek mereka ke seluruh penjuru dunia.

Desain Jersey Baru: Klasik Bertemu Modern

Jersey kandang baru AC Milan ini tetap setia pada identitas ikonik mereka: garis-garis vertikal merah-hitam yang tegas. Namun, ada sentuhan baru yang membuatnya terasa segar. Desainer dari Puma, mitra apparel klub, mengaku terinspirasi oleh sejarah panjang klub namun dibalut dengan sentuhan futuristik.

Detail paling menonjol adalah kerah polo klasik yang elegan, mengingatkan pada era keemasan Milan di tahun 90-an. Selain itu, garis-garisnya dibuat lebih tegas dengan gradasi warna yang halus, memberikan efek tiga dimensi saat dikenakan di lapangan. Logo klub dan sponsor juga ditempatkan dengan rapi, tidak mengganggu harmoni desain secara keseluruhan.

“Kami ingin menciptakan jersey yang membuat pemain merasa percaya diri dan bangga,” kata perwakilan Puma dalam rilis pers. “Kami menggabungkan elemen-elemen warisan klub dengan teknologi kain terbaru yang ringan, cepat kering, dan nyaman dipakai dalam pertandingan intensitas tinggi.”

Yang menarik, jersey ini juga memiliki detail tersembunyi di bagian dalam kerah, yaitu tulisan “Sempre Milan” yang berarti “Selalu Milan”. Ini adalah pesan pengingat bagi setiap pemain yang memakainya bahwa mereka adalah bagian dari keluarga besar yang memiliki sejarah dan tradisi luar biasa.

Strategi di Balik Peluncuran: Lebih dari Sekadar Baju

Peluncuran jersey baru di bulan Mei bukanlah waktu yang kebetulan. Ini adalah bagian dari strategi pemasaran yang matang. Biasanya, klub besar seperti AC Milan meluncurkan jersey baru di awal musim panas untuk memanfaatkan momen bursa transfer dan tur pramusim. Dengan meluncurkan lebih awal, mereka memberi waktu bagi penggemar untuk membeli jersey tersebut sebelum musim baru dimulai.

Selain itu, momen ini juga digunakan untuk membangun momentum positif menjelang musim depan. Dengan menampilkan Pulisic sebagai model utama, klub ingin menunjukkan bahwa mereka memiliki pemain bintang yang siap membawa tim ke level selanjutnya. Ini adalah pesan yang kuat tidak hanya untuk penggemar, tetapi juga untuk calon pemain baru yang mungkin tertarik bergabung.

Bagi kita di Indonesia, jersey AC Milan selalu memiliki tempat spesial. Dari era Paolo Maldini hingga masa kejayaan Kaká dan Andrea Pirlo, klub ini punya banyak penggemar setia di Tanah Air. Kini, dengan hadirnya jersey baru dan ambisi baru, para Milanisti Indonesia pasti sudah tidak sabar untuk melihat aksi Pulisic dkk di lapangan hijau.

Liga Champions: Target Utama Rossoneri

Tidak bisa dipungkiri, tujuan utama AC Milan musim depan adalah kembali berjaya di Liga Champions. Setelah beberapa musim absen atau hanya menjadi pelengkap, mereka ingin kembali menjadi penantang serius gelar. Pelatih Stefano Pioli (atau siapa pun yang akan melatih musim depan) pasti sudah menyusun rencana matang.

Pulisic sendiri sudah memiliki pengalaman berharga di Liga Champions saat masih membela Chelsea. Ia pernah merasakan atmosfer knockout stage dan tahu betul apa yang dibutuhkan untuk bersaing di level tertinggi. Pengalaman ini akan menjadi aset berharga bagi skuad AC Milan yang relatif muda.

“Dengan jersey baru ini, kami merasa seperti memiliki senjata baru,” canda Pulisic dalam wawancara. “Tapi yang terpenting bukanlah jerseynya, melainkan bagaimana kami bermain. Kami harus bekerja keras, kompak, dan saling percaya. Saya yakin kami bisa melakukan hal-hal besar musim depan.”

Perjalanan masih panjang, tetapi langkah awal sudah diambil. AC Milan telah menunjukkan keseriusan mereka dengan mendesain ulang identitas visual dan mempercayakan tanggung jawab kepada pemain kunci seperti Christian Pulisic. Kini, tinggal bagaimana mereka membuktikan semuanya di atas lapangan.

Pertanyaan untuk Pembaca: Menurut kalian, apakah dengan jersey baru dan ambisi besar ini, AC Milan bisa kembali ke jajaran elit Eropa dan bersaing memperebutkan trofi Liga Champions musim depan? Atau akankah mereka kembali gagal di fase grup? Tulis pendapat kalian di kolom komentar!

Cek juga: Kalkulator Nilai Pasar Pemain racikan tim analis SBH Nation!

Berikan Reaksi Kamu, SBH Nation!

Gimana menurut kamu artikel ini? Klik buat kasih tau dunia.

Advertisement

Advertisement

Tentang Penulis

J. Ang — Head of Content & Founder SBH Nation verified
J. Ang

Head of Content & Founder

open_in_new LinkedIn

Penggila taktik sepak bola yang percaya bahwa analisis yang baik bisa mengubah cara orang menonton pertandingan. Founder SBH Nation sejak 2024.

Taktik Liga 1 Premier League Timnas
Gabung Channel