🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: FORBES VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG :: 🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: FORBES VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG :: 🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: FORBES VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG :: 🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: FORBES VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG :: 🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: FORBES VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG :: 🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: FORBES VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG :: 🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: FORBES VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG :: 🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: FORBES VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG :: 🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: FORBES VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG :: 🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: FORBES VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG ::
Ronaldo Kembali Jadi Atlet Terkaya, Messi Tersingkir ke Peringkat 3 Versi Forbes | SBH.co.id | SBH Nation
internasional
calendar_today 23 Mei 2026 · edit_note J. Ang · verified Fakta Diperiksa · Update: 23 Mei 2026

Ronaldo Kembali Jadi Atlet Terkaya, Messi Tersingkir ke Peringkat 3 Versi Forbes

bolt SBH Quick Take
  • Cristiano Ronaldo menjadi atlet bayaran tertinggi di dunia versi Forbes 2026 dengan pendapatan mencapai $260 juta.
  • Petinju Canelo Alvarez berada di posisi kedua, sementara Lionel Messi turun ke peringkat ketiga.
  • Daftar ini menunjukkan dominasi sepak bola dan tinju dalam industri olahraga global yang bernilai miliaran dolar.
format_list_bulleted Isi Artikel
expand_more

Cristiano Ronaldo kembali membuktikan bahwa dirinya bukan sekadar legenda sepak bola, tetapi juga mesin uang paling produktif di dunia olahraga. Majalah Forbes baru saja merilis daftar atlet dengan bayaran tertinggi untuk tahun 2026, dan nama CR7 kembali bertengger di posisi puncak. Pencapaian ini bukanlah kejutan, mengingat langkah berani Ronaldo hengkang ke Liga Arab Saudi bersama Al Nassr telah membuka keran pendapatan yang tak pernah kering.

Di posisi kedua, ada petinju Meksiko, Canelo Alvarez, yang berhasil menggeser Lionel Messi ke peringkat ketiga. Ini adalah pertama kalinya dalam beberapa tahun terakhir Messi tidak berada di posisi runner-up. Daftar ini memberikan gambaran jelas tentang bagaimana nilai merek (brand value) dan kontrak besar di liga-liga non-tradisional mulai mengubah peta persaingan pendapatan atlet global.

Dominasi Ronaldo: Dari Lapangan Hijau ke Puncak Forbes

Cristiano Ronaldo memang sudah tidak asing lagi dengan daftar ini. Namun, yang menarik adalah bagaimana ia mampu mempertahankan posisi nomor satu di usianya yang kini sudah menginjak 41 tahun. Pendapatan Ronaldo tidak hanya berasal dari gaji di Al Nassr yang mencapai angka fantastis, tetapi juga dari berbagai endorsement dan bisnis pribadinya.

Menurut data Forbes, total pendapatan Ronaldo sepanjang tahun 2026 diperkirakan mencapai $260 juta (sekitar Rp 4,1 triliun). Jumlah ini naik signifikan dari tahun sebelumnya. Keberaniannya pindah ke Arab Saudi telah mengubah paradigma bahwa pemain sepak bola hanya bisa menghasilkan uang besar di Eropa. Ronaldo membuktikan bahwa di Timur Tengah, nilai komersial seorang atlet bisa melambung lebih tinggi lagi.

Selain gaji dari klub, Ronaldo juga memiliki lini bisnis yang terus berkembang, seperti CR7 Fitness, parfum, dan hotel. Belum lagi kontrak seumur hidupnya dengan Nike yang masih mengalirkan royalti besar. Strategi diversifikasi pendapatan inilah yang membuatnya tetap relevan secara finansial, bahkan setelah pamornya di lapangan mulai sedikit meredup.

Canelo Alvarez: Petinju yang Tak Terkalahkan di Luar Ring

Di posisi kedua, nama Canelo Alvarez menjadi sorotan. Petinju asal Meksiko ini berhasil mengumpulkan pendapatan sekitar $200 juta (Rp 3,2 triliun). Canelo memang dikenal sebagai salah satu atlet paling cerdas dalam urusan kontrak. Ia selalu memastikan setiap pertarungannya menghasilkan bayaran yang luar biasa besar.

Canelo saat ini memegang gelar juara dunia kelas berat ringan dan terus menjadi magnet bagi promotor tinju global. Pertarungannya melawan Jermell Charlo dan David Benavidez dalam dua tahun terakhir menjadi salah satu acara bayar-per-tayang (PPV) terlaris. Keberhasilan Canelo naik ke posisi dua juga menunjukkan bahwa tinju masih menjadi salah satu olahraga paling menguntungkan di dunia, terutama bagi petarung top yang memiliki basis penggemar fanatik di Amerika Serikat dan Meksiko.

Dengan gaya bertarung yang agresif namun cerdas, Canelo tidak hanya memenangkan pertarungan di atas ring, tetapi juga di ranah finansial. Ia adalah contoh sempurna bagaimana seorang atlet bisa memaksimalkan masa puncak kariernya untuk mengamankan masa depan.

Lionel Messi Turun ke Peringkat Tiga: Faktor Usia dan Liga

Lionel Messi, yang tahun lalu masih bersaing ketat dengan Ronaldo, kini harus puas di posisi ketiga dengan pendapatan sekitar $180 juta (Rp 2,8 triliun). Penurunan ini tidak lepas dari kepindahannya ke Inter Miami di MLS. Meskipun gaji Messi di Amerika Serikat tetap besar, namun secara nominal masih kalah dari kontrak Ronaldo di Arab Saudi.

Selain itu, faktor usia juga mulai memengaruhi jumlah endorsement Messi. Beberapa merek besar mulai beralih ke atlet yang lebih muda. Namun, Messi tetap menjadi ikon global. Kehadirannya di MLS telah meningkatkan popularitas liga tersebut secara drastis, dan ia masih memiliki kontrak dengan Adidas serta berbagai sponsor lainnya.

Meski turun ke peringkat tiga, pendapatan Messi masih jauh di atas rata-rata atlet lain. Ini membuktikan bahwa nama besarnya masih memiliki daya tarik komersial yang luar biasa. Bedanya, Ronaldo lebih agresif dalam menjajal pasar baru, sementara Messi lebih memilih stabilitas di Amerika Serikat.

Analisis SBH Nation: Dominasi Sepak Bola dan Tinju

Daftar Forbes kali ini menegaskan bahwa sepak bola dan tinju adalah dua olahraga paling menguntungkan bagi atlet individu. Meskipun ada nama-nama dari NBA, NFL, atau Formula 1, tiga besar justru diisi oleh pesepak bola dan petinju. Ini menunjukkan bahwa basis penggemar global yang masif dan daya beli yang tinggi di kawasan Timur Tengah dan Amerika Latin menjadi faktor penentu.

Bagi kita di Indonesia, kabar ini menjadi pengingat bahwa sepak bola bukan hanya soal gengsi dan trofi, tetapi juga bisnis besar. Para pemain top seperti Ronaldo dan Messi telah mengubah cara pandang klub dan sponsor terhadap nilai seorang atlet. Mereka adalah brand tersendiri yang bisa menghasilkan miliaran rupiah hanya dari satu unggahan Instagram.

Ke depannya, kita mungkin akan melihat lebih banyak pemain sepak bola yang memilih pindah ke Arab Saudi atau MLS bukan karena alasan kompetitif, tetapi karena alasan finansial. Ini adalah era baru dalam olahraga global, di mana uang berbicara lebih keras daripada trofi.

Pertanyaan untuk pembaca: Menurut kalian, apakah kepindahan Ronaldo ke Arab Saudi adalah langkah cerdas untuk bisnis, atau justru merusak warisan sepak bolanya? Atau, siapa yang akan menjadi atlet terkaya berikutnya setelah Ronaldo pensiun? Tulis pendapat kalian di kolom komentar!

Cek juga: Kalkulator Nilai Pasar Pemain racikan tim analis SBH Nation!

Berikan Reaksi Kamu, SBH Nation!

Gimana menurut kamu artikel ini? Klik buat kasih tau dunia.

SBH NATION BATTLEGROUND

SIAPA YANG BAKAL
HANCUR MINGGU INI?

VS

Klik tim pilihanmu untuk analisa mendalam

Advertisement

Advertisement

Tentang Penulis

J. Ang — Head of Content & Founder SBH Nation verified
J. Ang

Head of Content & Founder

open_in_new LinkedIn

Penggila taktik sepak bola yang percaya bahwa analisis yang baik bisa mengubah cara orang menonton pertandingan. Founder SBH Nation sejak 2024.

Taktik Liga 1 Premier League Timnas
Gabung Channel