Ronaldo Borong Trofi ke-8: Raja Liga dari 4 Negara Berbeda | SBH.co.id | SBH Nation
internasional
calendar_today 22 Mei 2026 · edit_note J. Ang · verified Fakta Diperiksa · Update: 22 Mei 2026

Ronaldo Borong Trofi ke-8: Raja Liga dari 4 Negara Berbeda

bolt SBH Quick Take
  • Cristiano Ronaldo membawa Al Nassr juara Saudi Pro League 2025/26.
  • Trofi ini menjadi yang ke-8 baginya dari 4 negara berbeda (Inggris, Spanyol, Italia, Arab Saudi).
  • Ronaldo menunjukkan bahwa usia bukan halangan untuk terus menorehkan sejarah.
format_list_bulleted Isi Artikel
expand_more

Cristiano Ronaldo kembali membuktikan bahwa dirinya adalah mesin pencetak trofi sejati. Di usianya yang sudah menginjak 41 tahun, megabintang asal Portugal itu baru saja mengangkat trofi juara Saudi Pro League musim 2025/26 bersama Al Nassr. Prestasi ini bukan sekadar gelar biasa. Dengan torehan ini, Ronaldo resmi mengoleksi delapan trofi liga dari empat negara berbeda: Inggris, Spanyol, Italia, dan kini Arab Saudi. Sebuah pencapaian yang sulit ditandingi oleh pemain lain di generasinya.

Perjalanan Panjang Menuju Gelar ke-8 di Al Nassr

Musim 2025/26 menjadi musim yang penuh drama bagi Al Nassr. Sejak awal kompetisi, tim asuhan Stefano Pioli ini tampil dominan dengan Ronaldo sebagai ujung tombak. Meski sempat diragukan karena faktor usia, Ronaldo justru tampil garang. Ia tidak hanya menjadi top skor tim, tetapi juga menjadi pemimpin di lapangan yang menginspirasi rekan-rekannya.

Puncak perayaan terjadi setelah Al Nassr mengalahkan Al Hilal di laga krusial pekan ke-32. Gol penalti Ronaldo di menit akhir memastikan kemenangan 2-1 dan mengunci gelar juara dengan dua pekan tersisa. Euforia meledak di King Saud University Stadium. Ronaldo, dengan air mata haru, mengangkat trofi yang sudah lama ia nantikan sejak pindah ke Arab Saudi pada Januari 2023.

“Ini adalah momen yang sangat spesial,” ujar Ronaldo dalam wawancara pasca pertandingan. “Banyak yang bilang saya sudah habis, tapi saya selalu percaya pada kerja keras. Saya datang ke sini untuk membawa perubahan, dan sekarang kami juara. Ini untuk para penggemar Al Nassr yang luar biasa.”

Delapan Trofi, Empat Negara: Sebuah Catatan Langka

Mari kita kilas balik koleksi gelar liga Ronaldo. Sebuah koleksi yang membuat iri para pemain top dunia.

  1. Inggris (Premier League): 3 trofi (2006/07, 2007/08, 2008/09) bersama Manchester United. Di era kejayaan Sir Alex Ferguson, Ronaldo muda menjadi momok bagi bek-bek Premier League.
  2. Spanyol (La Liga): 2 trofi (2011/12, 2016/17) bersama Real Madrid. Meski harus bersaing dengan Barcelona era Pep Guardiola, Ronaldo berhasil membawa Los Blancos juara dua kali.
  3. Italia (Serie A): 2 trofi (2018/19, 2019/20) bersama Juventus. Ia datang sebagai penyelamat dan langsung memutus dominasi Juventus di liga.
  4. Arab Saudi (Saudi Pro League): 1 trofi (2025/26) bersama Al Nassr.

Delapan trofi dari empat liga berbeda ini menempatkan Ronaldo dalam jajaran elit pemain yang pernah bermain dan menang di berbagai belahan dunia. Hanya sedikit pemain, seperti Zlatan Ibrahimovic, yang memiliki catatan serupa.

Analisis Taktis: Peran Krusial Ronaldo di Musim Ini

Secara taktis, peran Ronaldo di Al Nassr musim ini berbeda dari musim-musim sebelumnya. Ia tidak lagi menjadi pemain sayap yang lincah, melainkan menjadi target man murni di kotak penalti. Stefano Pioli merancang formasi 4-3-3 yang sangat bergantung pada umpan silang dari sayap.

Ronaldo, dengan naluri golnya yang tajam, menjadi eksekutor utama. Data menunjukkan bahwa ia mencetak 28 gol di liga musim ini, dengan 18 di antaranya berasal dari dalam kotak penalti. Kemampuannya dalam membaca pergerakan bola dan positioning yang cerdas membuatnya tetap menjadi ancaman konstan.

Selain itu, Ronaldo juga berperan sebagai mentor bagi pemain muda Al Nassr seperti Ayman Yahya dan Abdulrahman Ghareeb. Kehadirannya di ruang ganti memberikan standar profesionalisme yang tinggi. Ia kerap terlihat memberikan instruksi di pinggir lapangan, menunjukkan bahwa kepemimpinannya tidak hanya di atas kertas.

Dampak bagi Sepak Bola Arab Saudi

Keberhasilan Ronaldo membawa Al Nassr juara memberikan dampak besar bagi sepak bola Arab Saudi. Pertama, ini membuktikan bahwa proyek mendatangkan bintang dunia ke Saudi Pro League bukanlah sekadar gimmick. Ronaldo benar-benar memberikan dampak nyata di lapangan.

Kedua, prestasi ini semakin meningkatkan daya tarik liga Arab Saudi di mata dunia. Banyak pemain top Eropa kini mulai melirik peluang bermain di Timur Tengah. Investor dan sponsor juga semakin percaya diri untuk menanamkan modalnya.

Ketiga, bagi para penggemar sepak bola Indonesia, cerita Ronaldo ini menjadi inspirasi. Bahwa meskipun usia tidak lagi muda, jika kita memiliki tekad dan kerja keras, mimpi besar bisa tercapai. Ronaldo membuktikan bahwa kata “pensiun” belum ada dalam kamusnya.

Pertanyaan untuk Pembaca SBH Nation

Jadi, menurut kalian, apakah Cristiano Ronaldo masih bisa menambah koleksi trofi liganya lagi musim depan? Atau mungkinkah ia akan mencoba tantangan baru di liga lain? Atau justru menurut kalian, Ronaldo sudah saatnya pensiun dengan gemilang setelah torehan ini? Tulis pendapat kalian di kolom komentar!

Jangan lupa bagikan artikel ini ke teman-teman kalian yang juga penggemar sepak bola!

Cek juga: Kalkulator Nilai Pasar Pemain racikan tim analis SBH Nation!

Berikan Reaksi Kamu, SBH Nation!

Gimana menurut kamu artikel ini? Klik buat kasih tau dunia.

Advertisement

Advertisement

Tentang Penulis

J. Ang — Head of Content & Founder SBH Nation verified
J. Ang

Head of Content & Founder

open_in_new LinkedIn

Penggila taktik sepak bola yang percaya bahwa analisis yang baik bisa mengubah cara orang menonton pertandingan. Founder SBH Nation sejak 2024.

Taktik Liga 1 Premier League Timnas
Gabung Channel