Ronaldo Akhirnya Juara Saudi Pro League, Al Nassr Taklukan Damac 4-1
- Cristiano Ronaldo bawa Al Nassr juara Saudi Pro League 2025/2026 setelah menang 4-1 atas Damac.
- CR7 cetak dua gol di laga krusial, mengakhiri puasa gelar liga sejak meninggalkan Eropa.
- Kemenangan ini sekaligus memutus dominasi Al Hilal di puncak klasemen Saudi Pro League.
format_list_bulleted
Isi Artikel
expand_more
SBH.co.id – Penantian panjang Cristiano Ronaldo untuk meraih gelar juara liga bersama Al Nassr akhirnya berakhir. Pada laga pamungkas Saudi Pro League 2025/2026, Al Nassr sukses menghancurkan Damac dengan skor telak 4-1 di Stadion Al-Awwal Park, Riyadh, Jumat (22/5/2026) dini hari WIB. Dua gol dari CR7 menjadi penentu keberhasilan tim berjuluk Al-Alami itu mengangkat trofi paling bergengsi di Arab Saudi.
Kemenangan ini memastikan Al Nassr finis di puncak klasemen dengan koleksi 89 poin, unggul dua angka atas rival abadi mereka, Al Hilal, yang harus puas menjadi runner-up. Bagi Ronaldo, ini adalah gelar liga pertama yang ia rasakan sejak meninggalkan Manchester United pada 2022, dan menjadi bukti nyata bahwa sang megabintang masih memiliki pengaruh besar di atas lapangan.
CR7 Bicara Lewat Gol, Al Nassr Bungkam Damac
Sejak menit awal, Al Nassr langsung menunjukkan intensitas tinggi. Ronaldo, yang bermain sebagai ujung tombak, menjadi ancaman konstan bagi pertahanan Damac. Gol pertama lahir pada menit ke-18 melalui skema serangan balik cepat. Sadio Mane melepaskan umpan terobosan kepada Ronaldo yang dengan tenang menaklukkan kiper Damac.
Gol kedua Al Nassr datang dari titik putih setelah wasit menunjuk titik penalti akibat handsball pemain Damac. Ronaldo yang maju sebagai eksekutor tidak menyia-nyiakan kesempatan. Tendangan kerasnya ke sudut kiri gawang membuat skor berubah menjadi 2-0. Ini adalah gol ke-35 Ronaldo di liga musim ini, sebuah statistik yang membuatnya menjadi kandidat kuat peraih sepatu emas.
Damac sempat memperkecil ketertinggalan melalui gol bunuh diri pemain Al Nassr di awal babak kedua. Namun, Al Nassr tidak goyah. Mereka kembali mencetak dua gol tambahan melalui aksi Otavio dan Anderson Talisca, memastikan kemenangan gemilang 4-1. Sorak sorai puluhan ribu suporter yang memadati stadion menjadi saksi sejarah baru bagi klub.
Analisis Taktis: Kunci Sukses Al Nassr di Musim Ini
Keberhasilan Al Nassr musim ini tidak lepas dari racikan taktik pelatih anyar mereka. Dengan formasi 4-3-3 yang fleksibel, Al Nassr mampu memadukan pengalaman pemain bintang seperti Ronaldo dan Mane dengan energi pemain muda lokal. Faktor kunci lainnya adalah solidnya lini belakang. Al Nassr hanya kebobolan 28 gol sepanjang musim, catatan terbaik kedua di liga.
Tekanan tinggi (high press) yang diterapkan sejak menit awal membuat lawan kesulitan mengembangkan permainan. Kombinasi antara Brozovic di lini tengah dan Laporte di jantung pertahanan menciptakan keseimbangan sempurna antara bertahan dan menyerang. Ronaldo tidak hanya menjadi mesin gol, tetapi juga berperan sebagai kapten yang mampu memotivasi rekan setimnya saat situasi sulit.
“Kami adalah tim yang pantas juara. Saya sangat bangga dengan perjuangan semua pemain. Liga ini tidak mudah, banyak tim kuat, tapi kami menunjukkan mentalitas juara,” ujar Ronaldo dalam wawancara usai pertandingan. Pernyataan ini menunjukkan betapa besarnya peran CR7 dalam membangun budaya kemenangan di Al Nassr.
Dampak Gelar Ini bagi Peta Kekuatan Sepak Bola Arab Saudi
Gelar juara Al Nassr ini langsung mengubah peta persaingan Saudi Pro League. Selama beberapa musim terakhir, Al Hilal mendominasi dengan skuad bertabur bintang. Namun, keberhasilan Al Nassr memutus dominasi itu menandakan bahwa persaingan semakin ketat. Ini tentu kabar baik bagi perkembangan sepak bola Saudi secara keseluruhan.
Bagi Ronaldo secara pribadi, gelar ini juga menjadi jawaban atas kritik yang menyatakan bahwa ia sudah habis. Di usia 41 tahun, CR7 masih mampu menjadi mesin gol dan pemimpin yang membawa tim juara. Trofi ini juga mempertegas posisinya sebagai salah satu pemain terbaik sepanjang masa.
Bagi para penggemar sepak bola Indonesia, keberhasilan Ronaldo ini menjadi inspirasi. Banyak dari kita yang mengikuti perjalanan kariernya sejak di Manchester United, Real Madrid, Juventus, hingga kini di Al Nassr. Kegigihannya mengejar gelar di usia senja adalah pelajaran berharga tentang pantang menyerah.
Apa Selanjutnya untuk Al Nassr dan Ronaldo?
Setelah sukses di liga, target Al Nassr selanjutnya adalah tampil gemilang di Liga Champions Asia. Dengan materi pemain yang ada, bukan tidak mungkin mereka akan menjadi kandidat kuat juara. Ronaldo tentu mengincar trofi kontinental untuk melengkapi koleksi prestasinya.
Dari sisi bisnis, gelar ini juga akan meningkatkan nilai komersial Al Nassr. Sponsor dan hak siar akan semakin bernilai. Saudi Pro League sendiri akan semakin menarik perhatian dunia setelah musim yang penuh drama ini.
Pertanyaan untuk pembaca SBH Nation: Menurut kalian, apakah Cristiano Ronaldo masih bisa membawa Al Nassr juara Liga Champions Asia musim depan? Atau akankah Al Hilal bangkit kembali musim depan? Tulis pendapat kalian di kolom komentar!
Cek juga: Kalkulator Nilai Pasar Pemain racikan tim analis SBH Nation!
Berikan Reaksi Kamu, SBH Nation!
Gimana menurut kamu artikel ini? Klik buat kasih tau dunia.
Advertisement
Advertisement
Tentang Penulis
verified Head of Content & Founder
Penggila taktik sepak bola yang percaya bahwa analisis yang baik bisa mengubah cara orang menonton pertandingan. Founder SBH Nation sejak 2024.


