🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: TIMNAS-INGGRIS VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG :: 🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: TIMNAS-INGGRIS VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG :: 🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: TIMNAS-INGGRIS VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG :: 🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: TIMNAS-INGGRIS VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG :: 🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: TIMNAS-INGGRIS VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG :: 🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: TIMNAS-INGGRIS VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG :: 🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: TIMNAS-INGGRIS VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG :: 🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: TIMNAS-INGGRIS VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG :: 🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: TIMNAS-INGGRIS VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG :: 🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: TIMNAS-INGGRIS VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG ::
Tuchel Kritik Keras Postingan Maguire: Itu Tidak Perlu! | SBH.co.id | SBH Nation
internasional
calendar_today 22 Mei 2026 · edit_note J. Ang · verified Fakta Diperiksa · Update: 22 Mei 2026

Tuchel Kritik Keras Postingan Maguire: Itu Tidak Perlu!

bolt SBH Quick Take
  • Thomas Tuchel menilai postingan Harry Maguire soal kekecewaannya tidak masuk skuad Piala Dunia sebagai tindakan yang 'tidak perlu'.
  • Tuchel menegaskan komunikasi langsung lebih dihargai daripada unggahan di media sosial.
  • Keputusan ini berpotensi mempengaruhi dinamika ruang ganti dan persaingan di timnas Inggris.
format_list_bulleted Isi Artikel
expand_more

SBH.co.id – Badai kontroversi menerpa skuad Timnas Inggris. Pelatih anyar, Thomas Tuchel, secara terbuka mengkritik keputusan bek tengah Manchester United, Harry Maguire, yang mengumbar kekecewaan di media sosial usai resmi dicoret dari skuad Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat.

Dalam sebuah pernyataan yang cukup mengejutkan, Tuchel dengan tegas mengatakan bahwa tindakan Maguire tersebut adalah “not necessary” atau dalam Bahasa Indonesia berarti “tidak perlu”. Pernyataan ini sontak menjadi perbincangan hangat di kalangan penggemar sepak bola, khususnya pendukung Manchester United dan The Three Lions.

Kronologi: Dari Coretan Skuad Hingga Curhat di Medsos

Semua bermula ketika Tuchel mengumumkan skuad final Inggris untuk Piala Dunia 2026. Nama Harry Maguire, yang sebelumnya menjadi langganan di era Gareth Southgate, harus absen. Keputusan ini diambil Tuchel dengan pertimbangan taktis dan performa terkini sang pemain.

Alih-alih menerima dengan lapang dada atau berdiskusi langsung dengan pelatih, Maguire memilih jalur berbeda. Ia mengunggah sebuah pernyataan panjang di akun Instagram pribadinya, mengungkapkan “shock and disappointment” atau “keterkejutan dan kekecewaan mendalam” karena tidak dipanggil membela negara di ajang sebesar Piala Dunia.

Postingan tersebut sontak memicu reaksi beragam. Sebagian penggemar bersimpati, mengingat jasa-jasa Maguire di turnamen-turnamen sebelumnya. Namun, sebagian lain menganggap tindakan ini tidak profesional dan justru menunjukkan ego yang berlebihan.

Reaksi Tuchel: Komunikasi Langsung Lebih Berharga

Thomas Tuchel, yang dikenal sebagai pelatih dengan pendekatan blak-blakan dan disiplin tinggi, tidak tinggal diam. Dalam konferensi pers yang digelar beberapa jam setelah unggahan Maguire viral, Tuchel memberikan respons yang sangat kritis.

“Saya menghormati Harry sebagai pemain dan pribadi. Keputusan untuk tidak memanggilnya adalah keputusan teknis yang sulit. Namun, cara dia mengomunikasikan kekecewaannya di media sosial adalah sesuatu yang tidak perlu,” ujar Tuchel dengan nada tegas.

Mantan pelatih Chelsea dan Bayern Munich ini menegaskan bahwa ia selalu membuka pintu untuk komunikasi dua arah. “Saya lebih menghargai jika seorang pemain datang langsung ke kantor saya, duduk, dan berdiskusi. Bukan malah ‘curhat’ di depan publik. Itu tidak membangun kultur tim yang solid,” tambahnya.

Pernyataan Tuchel ini menunjukkan bahwa ia sangat menjunjung tinggi hierarki dan profesionalisme di dalam tim. Media sosial dianggapnya sebagai ranah publik yang tidak tepat untuk menyelesaikan masalah internal tim.

Analisis Dampak: Apa Artinya Bagi Skuad Inggris?

Insiden ini bukan sekadar drama sepele. Ada beberapa dampak serius yang perlu dicermati, terutama bagi dinamika ruang ganti timnas Inggris.

Pertama, ini adalah ujian pertama bagi kepemimpinan Tuchel. Dengan tegas mengkritik pemain sekelas Maguire, Tuchel mengirimkan sinyal jelas bahwa tidak ada pemain yang kebal hukum. Disiplin dan kepatuhan pada keputusan pelatih adalah harga mati.

Kedua, hubungan Tuchel dengan para pemain senior Manchester United bisa menjadi renggang. Maguire bukan satu-satunya pemain Setan Merah di skuad Inggris. Ada juga Marcus Rashford dan Luke Shaw. Cara Tuchel menangani Maguire akan menjadi preseden bagi pemain lain yang mungkin merasa tidak puas di masa depan.

Ketiga, publik mulai mempertanyakan kematangan emosional Maguire. Di usia yang sudah tidak muda lagi dan dengan segudang pengalaman, tindakan curhat di media sosial dianggap kurang pantas. Seharusnya ia bisa menunjukkan sikap yang lebih profesional dan fokus membuktikan diri di level klub.

Persaingan di Lini Belakang: Peluang untuk Bek Lain

Dengan absennya Maguire, persaingan di lini belakang Inggris menjadi semakin terbuka. Tuchel kemungkinan besar akan mengandalkan duet bek tengah yang lebih lincah dan mampu membangun serangan dari belakang. Nama-nama seperti John Stones, Marc Guehi, dan Levi Colwill menjadi kandidat kuat untuk mengisi posisi tersebut.

Tuchel juga dikenal gemar menggunakan sistem tiga bek. Ini bisa menjadi keuntungan bagi bek sayap seperti Reece James atau Ben Chilwell yang memiliki kemampuan eksplosif di sisi lapangan. Ketiadaan Maguire, yang biasanya menjadi jangkar di lini pertahanan, memaksa Tuchel untuk mencari formula baru yang lebih solid.

Keputusan Tuchel ini juga menjadi tamparan keras bagi Maguire yang ingin membuktikan bahwa ia masih layak bersaing. Alih-alih menunjukkan kualitas di lapangan, ia justru membuat kegaduhan di luar lapangan.

Penutup: Antara Emosi dan Profesionalisme

Insiden antara Thomas Tuchel dan Harry Maguire menjadi pelajaran berharga tentang batasan antara emosi pribadi dan profesionalisme. Di era di mana media sosial menjadi corong utama, seorang pemain harus bijak dalam memilih kata dan waktu untuk bersuara.

Tuchel, dengan segala pengalamannya, telah menunjukkan bahwa ia tidak akan mentolerir tindakan yang bisa mengganggu konsentrasi tim. Kini, bola ada di tangan Maguire. Apakah ia akan belajar dari kesalahan ini dan kembali bangkit, atau justru semakin terpuruk? Kita tunggu saja perkembangannya.

Pertanyaan untuk pembaca SBH Nation: Menurut kalian, apakah tindakan Harry Maguire yang mengumbar kekecewaan di media sosial itu wajar sebagai bentuk frustrasi, atau justru tidak profesional dan merugikan tim? Tulis pendapat kalian di kolom komentar!

Cek juga: Kalkulator Nilai Pasar Pemain racikan tim analis SBH Nation!

Berikan Reaksi Kamu, SBH Nation!

Gimana menurut kamu artikel ini? Klik buat kasih tau dunia.

SBH NATION BATTLEGROUND

SIAPA YANG BAKAL
HANCUR MINGGU INI?

VS

Klik tim pilihanmu untuk analisa mendalam

Advertisement

Advertisement

Tentang Penulis

J. Ang — Head of Content & Founder SBH Nation verified
J. Ang

Head of Content & Founder

open_in_new LinkedIn

Penggila taktik sepak bola yang percaya bahwa analisis yang baik bisa mengubah cara orang menonton pertandingan. Founder SBH Nation sejak 2024.

Taktik Liga 1 Premier League Timnas
Gabung Channel