Usyk Sikat Verhoeven, Siapa Lawan Selanjutnya? Kabayel, Gassiev, atau Itauma? | SBH.co.id | SBH Nation
internasional
calendar_today 23 Mei 2026 · edit_note J. Ang · verified Fakta Diperiksa · Update: 23 Mei 2026

Usyk Sikat Verhoeven, Siapa Lawan Selanjutnya? Kabayel, Gassiev, atau Itauma?

bolt SBH Quick Take
  • Oleksandr Usyk akan bertarung melawan petarung kickboxing Rico Verhoeven, yang diprediksi akan menjadi laga mudah bagi juara dunia kelas berat.
  • Jika menang, perhatian langsung beralih ke tiga calon penantang potensial: Agit Kabayel, Murat Gassiev, dan Moses Itauma, yang masing-masing memiliki gaya dan rekam jejak berbeda.
  • Pertarungan melawan Gassiev atau Kabayel bisa menjadi laga wajib, sementara Itauma mewakili ancaman generasi baru yang haus darah.
format_list_bulleted Isi Artikel
expand_more

Para petinju profesional diajarkan untuk tidak pernah meremehkan lawan. Namun, dalam dunia tinju kelas berat yang kejam, rumor dan spekulasi sudah menjadi santapan sehari-hari. Menjelang duel Oleksandr Usyk melawan petarung kickboxing asal Belanda, Rico Verhoeven, pada Sabtu ini (atau Minggu dini hari WIB), banyak pengamat sudah mulai melupakan nama Verhoeven dan langsung memproyeksikan langkah selanjutnya bagi sang juara dunia asal Ukraina tersebut.

Usyk, yang tak terkalahkan dan baru saja mengalahkan Tyson Fury dua kali, dijadwalkan menghadapi Verhoeven dalam sebuah laga yang lebih bersifat hiburan—sebuah “cross-code” fight yang mirip dengan duel antara Francis Ngannou dan Tyson Fury. Namun, pertanyaannya sederhana: setelah Verhoeven tumbang, siapa yang akan menjadi penantang berikutnya? Sky Sports melaporkan bahwa setidaknya ada tiga nama besar yang sudah mengantre: Agit Kabayel, Murat Gassiev, dan Moses Itauma.

Pertarungan Tanpa Tekanan Melawan Verhoeven

Rico Verhoeven bukanlah petinju kelas berat biasa. Ia adalah raja kickboxing kelas berat yang telah mendominasi GLORY selama bertahun-tahun. Namun, dalam aturan tinju profesional, transisi dari kickboxing ke tinju murni seringkali berakhir tragis. Usyk, dengan kecepatan kaki, footwork yang brilian, dan pengalaman melawan petinju elite, diprediksi akan menyelesaikan laga ini dengan mudah—mungkin dengan KO di ronde tengah.

Bagi Usyk, laga ini adalah sebuah “tune-up” yang eksotis. Namun, yang lebih penting, ini adalah ajang untuk tetap aktif dan menjaga ritme pertarungan. Setelah Verhoeven, tidak ada lagi ruang untuk bercanda. Lawan-lawan yang menunggu adalah petinju murni yang lapar akan gelar.

Agit Kabayel: Penantang Wajib yang Tidak Bisa Diabaikan

Agit Kabayel, petinju asal Jerman, bukanlah nama yang asing. Dengan rekor 25-0 (17 KO), ia adalah penantang wajib (mandatory challenger) untuk gelar WBC. Kabayel adalah petinju yang solid, memiliki pukulan tubuh yang mematikan, dan secara taktis cerdas. Ia baru saja menghentikan Frank Sanchez dan Agron Smakici, menunjukkan bahwa ia layak menjadi lawan bagi siapa pun.

Jika Usyk memegang sabuk WBC, maka Kabayel adalah lawan yang paling “sah” secara organisasi. Pertarungan ini tidak hanya akan menjadi ujian fisik, tetapi juga ujian mental bagi Usyk. Kabayel tidak mudah dijatuhkan dan memiliki stamina yang luar biasa. Namun, kelemahan Kabayel adalah kecepatan dan mobilitasnya yang terbatas. Akankah Usyk mampu memanfaatkan keunggulan footwork-nya untuk membuat Kabayel frustrasi?

Murat Gassiev: Kekuatan Rusia yang Kembali Bangkit

Murat Gassiev, petinju berkebangsaan Rusia, adalah mantan juara dunia kelas penjelajah (cruiserweight) yang pernah dikalahkan Usyk di final World Boxing Super Series pada 2018. Namun, itu dulu. Kini, Gassiev telah naik ke kelas berat dan terlihat lebih kuat, lebih bertenaga, dan lebih percaya diri. Dengan rekor 32-1 (25 KO), Gassiev baru saja mengalahkan Mike Balogun dan menunjukkan bahwa pukulannya masih menjadi ancaman nyata.

Pertarungan ulang antara Usyk dan Gassiev akan menjadi cerita yang menarik. Bisakah Gassiev membalas dendam? Atau justru Usyk akan menunjukkan bahwa ia masih berada di level yang berbeda? Gassiev bukanlah petinju yang cepat, tetapi ia memiliki kekuatan pukulan yang bisa mengubah jalannya pertandingan dalam sekejap. Ini adalah laga yang penuh risiko bagi Usyk, karena jika Gassiev berhasil mendaratkan pukulan bersih, bisa jadi Usyk akan mengalami kekalahan pertama dalam kariernya.

Moses Itauma: Sang Monster Muda yang Haus Darah

Nama Moses Itauma mungkin masih asing bagi telinga penggemar tinju Indonesia, tetapi petinju muda asal Inggris ini sedang menjadi sorotan. Dengan usia baru 21 tahun dan rekor 11-0 (7 KO), Itauma adalah prospek paling menakutkan di divisi kelas berat. Ia memiliki kecepatan tangan yang luar biasa, kekuatan pukulan yang brutal, dan mentalitas pembunuh di atas ring.

Beberapa pengamat bahkan menyebut Itauma sebagai “generasi baru” yang akan menggantikan para petinju tua seperti Fury, Joshua, dan Usyk. Jika Usyk memutuskan untuk menghadapi Itauma, ini akan menjadi laga yang sangat berbahaya. Itauma tidak kenal lelah dan tidak takut pada siapa pun. Namun, pengalaman tetaplah guru terbaik. Apakah Usyk mampu mengajari anak muda ini pelajaran berharga, atau justru Itauma yang akan membuat Usyk pensiun dalam kehinaan?

Analisis SBH Nation: Siapa Lawan Terbaik untuk Usyk?

Dari sudut pandang kita sebagai penggemar tinju Indonesia, pertarungan yang paling menarik secara teknis adalah melawan Kabayel. Ini akan menjadi ujian klasik antara petinju teknis (Usyk) melawan petinju agresif (Kabayel). Namun, dari segi gengsi dan cerita, duel ulang melawan Gassiev adalah yang paling emosional.

Adapun Itauma, meskipun berbahaya, mungkin terlalu dini untuk menghadapi juara dunia sehebat Usyk. Namun, jika Usyk ingin meninggalkan warisan yang sempurna, ia harus mengalahkan semua petinju yang ada di depannya, termasuk anak muda yang haus darah ini.

Pertanyaannya sekarang: Akankah Usyk memilih jalur aman dengan melawan Kabayel? Atau ia akan mengambil risiko besar dengan melawan Gassiev atau Itauma?

Kesimpulan: Usyk di Persimpangan Jalan

Setelah menyelesaikan tugasnya melawan Rico Verhoeven, Oleksandr Usyk akan berada di persimpangan jalan. Di satu sisi, ia bisa mempertahankan gelar dengan melawan penantang wajib. Di sisi lain, ia bisa mencari laga besar yang lebih bergengsi. Yang jelas, dunia tinju kelas berat tidak akan pernah sepi dari drama.

Satu hal yang pasti: SBH Nation akan terus memantau perkembangan ini. Siapa pun lawannya, Usyk harus tetap waspada. Karena di kelas berat, satu pukulan saja bisa mengubah segalanya.

Pertanyaan untuk pembaca: Menurut kalian, siapa yang paling layak menjadi lawan Usyk setelah Verhoeven? Apakah Kabayel yang solid, Gassiev yang haus balas dendam, atau Itauma yang masih hijau tapi mematikan? Tulis komentar kalian di bawah!

Cek juga: Kalkulator Nilai Pasar Pemain racikan tim analis SBH Nation!

Berikan Reaksi Kamu, SBH Nation!

Gimana menurut kamu artikel ini? Klik buat kasih tau dunia.

Advertisement

Advertisement

Tentang Penulis

J. Ang — Head of Content & Founder SBH Nation verified
J. Ang

Head of Content & Founder

open_in_new LinkedIn

Penggila taktik sepak bola yang percaya bahwa analisis yang baik bisa mengubah cara orang menonton pertandingan. Founder SBH Nation sejak 2024.

Taktik Liga 1 Premier League Timnas
Gabung Channel