Proyeksi yang dirilis oleh platform pengetahuan sumber terbuka Global AI Ecosystem yang baru diluncurkan menunjukkan bahwa sektor AI di Inggris akan meroket dari £1,36 triliun ($1,7 triliun) menjadi £2,4 triliun ($3 triliun) pada tahun 2027. Temuan ini menunjukkan bahwa Inggris juga sudah siap . untuk tetap menjadi pemimpin AI di Eropa dan mengamankan posisi ketiga dalam perlombaan AI global di belakang AS dan Tiongkok.

Platform Global AI Ecosystem dikembangkan dengan dukungan dari AI Industry Analytics (AiiA) dan Deep Knowledge Group . Dirancang sebagai ruang yang dapat diakses secara universal untuk interaksi komunitas, kolaborasi, berbagi konten, dan pertukaran pengetahuan, tempat ini telah menjadi pusat penting bagi para penggemar dan profesional AI.

AiiA, dalam laporan Penilaian Ukuran Ekonomi AI Global, melakukan penelitian inovatif yang menunjukkan pesatnya ekspansi industri AI di Inggris.

Dengan lebih dari 8.900 perusahaan yang beroperasi di sektor ini, valuasi ekonomi AI di Inggris sebesar £1,36 triliun menggarisbawahi kontribusinya yang besar terhadap PDB nasional. Sekitar 4.100 dana investasi didedikasikan untuk AI, dan 600 di antaranya berbasis di Inggris.

Tenaga kerja yang berjumlah 500.000 spesialis AI yang berbasis di Inggris mendorong inovasi, memperkuat posisi negara ini dalam lanskap AI global. Tenaga kerja terampil ini tidak hanya mendukung pertumbuhan PDB tetapi juga bertindak sebagai jaring pengaman terhadap pengangguran.

Prioritas aktif pemerintah Inggris terhadap agenda AI nasional merupakan faktor penting dalam pertumbuhan yang luar biasa ini. Bulan lalu, Wakil PM Inggris Oliver Dowden menyebut AI sebagai revolusi industri paling ‘luas’ yang pernah ada.

Dengan 280 proyek yang sedang berlangsung yang memanfaatkan teknologi AI, komitmen Inggris terhadap AI sudah jelas. AI adalah pilar utama strategi industri nasional di Inggris, sehingga menjadikan Inggris salah satu negara paling proaktif dalam membentuk masa depan AI.