Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengaku kagum dengan kreativitas dan inovasi dari Sultan Gustaf Al Ghozali atau yang lebih dikenal dengan Ghozali Everyday. Kekaguman tersebut diungkapkan Ganjar Pranowo dalam acara talkshow Jagongan Bareng Ajaib yang berlangsung di Semarang, Kamis (11/08) lalu.

Seperti diketahui Ghozali Everyday berhasil meraih pendapatan miliaran rupiah dengan memanfaatkan Non Fungible Token (NFT). Adapun Ghozali berhasil menjadi salah satu pionir NFT asal Semarang.

Dalam talkshow bersama Ghozali Everyday, Ganjar banyak bertanya mengenai NFT, termasuk bagaimana inovasi tersebut dapat menghasilkan uang.

“NFT itu karya seni dalam bentuk digital. Saya juga bingung kenapa orang membeli foto saya. Awalnya saya jual sekitar Rp50 ribu dan menjadi mahal ketika orang tersebut menjual kembali dengan harga yang lebih tinggi dan saya mendapatkan 10% dari penjualan tersebut,” jawab Ghozali dikutip dari keterangan tertulis, Senin (15/8/2022).

Ghozali juga menjelaskan, bahwa dirinya memanfaatkan NFT untuk berkarya dan membuka potensi sebagai digital economy creator dan pada akhirnya mendatangkan ekonomi nyata bagi pembuatnya. Dari kreativitas dan konsistensinya, Ghozali berhasil mendapatkan keuntungan hingga di atas Rp 1 miliar.

Mendengar penghasilan fantastis Ghozali, Ganjar mengingatkan Ghozali untuk tetap membayar pajak agar memberikan kontribusi kepada negara. Ghozali pun mengaku bahwa seluruh penghasilan sebagai kreator digital telah dipotong untuk membayar pajak.

“Setelah membayar pajak, sisa sebagian saya tabung dan saya gunakan untuk investasi, mulai dari beli aset tanah, emas, kendaraan, dan saham di platform Ajaib,” kata Ghozali.

Sementara itu, Ganjar mengapresiasi Ghozali yang telah menjadi sosok inspirasi anak muda Indonesia karena memanfaatkan teknologi dan NFT untuk hal positif. Dalam dialog yang dihadiri lebih dari 200 peserta gen z dan milenial Jateng tersebut, Ganjar memberikan tips agar anak muda tidak menjadi penonton, melainkan juga dapat memberikan kontribusi yang positif bagi Indonesia, seperti Ghozali yang berkreasi menggunakan NFT.