Jakarta -Baru- baru ini Instagram mulai menguji coba fitur baru yang memungkinkan pengguna memamerkan koleksi NFT-nya di platform. Uji coba ini terbatas hanya untuk beberapa pengguna di Amerika Serikat.

Head of Instagram Adam Mosseri mengatakan pengguna tidak akan dipungut biaya untuk mengunggah atau membagikan tokennya di Instagram. NFT akan bisa ditampilkan di feed, stories, dan direct messages.

NFT yang dipajang akan memiliki tag khusus bernama ‘digital collectibles’ dan akan ditampilkan di konten seperti tag profil atau produk. Jika tag diklik, pengguna Instagram lainnya akan melihat informasi tambahan berupa nama pemilik dan pencipta NFT tersebut.

Mosseri mengatakan uji coba ini masih berskala kecil agar Instagram bisa belajar dari komunitas. Ia juga menyadari adanya ketegangan antara perusahaan besar seperti Instagram yang terjun ke dunia NFT dan prinsip desentralisasi yang dipegang Web3.

“Saya ingin mengakui di awal bahwa NFT dan teknologi blockchain dan Web3 secara lebih luas adalah tentang mendistribusikan kepercayaan, mendistribusikan kekuatan,” kata Mosseri dalam video yang diunggah di Twitter, seperti dikutip dari The Verge, Selasa (10/5/2022).

“Tapi Instagram pada dasarnya adalah platform terpusat, jadi ada ketegangan di sana. Jadi salah satu alasan mengapa kami mulai dari kecil adalah kami ingin memastikan bahwa kami dapat belajar dari komunitas,” sambungnya.

 

Di awal uji coba ini, blockchain yang didukung untuk memasang NFT di Instagram adalah Ethereum dan Polygon. Dukungan untuk Flow dan Solana akan menyusul kemudian.

Selain Instagram, NFT juga akan hadir di platform milik Meta lainnya seperti Facebook, WhatsApp, dan Messenger. Meta juga sedang mengembangkan cara untuk memamerkan NFT 3D di Instagram Stories menggunakan augmented reality.

 

Source: Detik.com