Apa Itu Underlap? Definisi & Contoh Taktik Sepak Bola | SBH Nation
taktik
calendar_today 20 April 2026 · edit_note J. Ang · verified Fakta Diperiksa · Update: 20 Apr 2026

Apa Itu Underlap? Definisi & Contoh Taktik Sepak Bola

bolt SBH Quick Take
  • Underlap adalah gerakan menyerang ke dalam, ke ruang sempit antara bek dan gelandang lawan.
  • Berbeda dengan overlap yang melebar, underlap bertujuan memotong garis pertahanan dari dalam.
  • Digunakan untuk mengacaukan marking lawan dan menciptakan peluang tembakan jarak dekat.
format_list_bulleted Isi Artikel
expand_more

Definisi Underlap

Underlap adalah gerakan taktis di mana pemain, biasanya gelandang atau bek sayap, berlari ke dalam lapangan, menuju ruang antara bek lawan dan lini gelandang mereka. Cara kerjanya: pemain dengan bola menarik perhatian bek lawan ke luar, lalu mengoper ke rekan yang melakukan underlap run ke ruang yang baru terbuka di dalam. Contoh paling terkenal: Kevin De Bruyne di Manchester City Pep Guardiola, yang sering melakukan underlap dari posisi sayap kanan untuk menembak atau mengumpan silang ke kotak penalti.

Underlap bukan sekadar lari ke dalam. Ia adalah respons cerdas terhadap pertahanan modern yang terlalu fokus menutup ruang di luar. Ketika bek lawan terpaku pada pemain bola di sisi lapangan, mereka sering meninggalkan koridor berbahaya di antara mereka dan partner tengahnya. Gerakan underlap mengeksploitasi celah itu dengan presisi. Di Liga 1, gerakan ini sering terlihat gagal dieksekusi karena timing yang salah atau kurangnya pemahaman spasial antar pemain.

Sejarah & Evolusi

Istilah “underlap” mulai populer dalam dekade 2010-an, seiring dengan analisis taktis yang semakin mendalam. Namun, konsepnya sudah ada sejak era Rinus Michels dan Total Football. Saat itu, pemain seperti Johan Cruyff sering bergerak bebas ke zona dalam untuk menciptakan keunggulan numerik. Revolusi terjadi di tangan Pep Guardiola di Bayern Munich dan Manchester City. Guardiola secara sistematis menggunakan false-nine dan gelandang sayap seperti Thomas Müller atau Bernardo Silva untuk melakukan underlap, mengubah formasi statis menjadi pola gerak yang cair dan tak terduga.

Evolusi underlap berjalan paralel dengan matinya peran target-man tradisional. Penyerang modern sekarang diharapkan bisa menarik bek ke luar, yang secara otomatis membuka ruang untuk underlap dari gelandang kedua. Di Indonesia, evolusi ini terlihat lambat. Banyak tim masih mengandalkan umpan silang dari overlap konvensional, sementara ruang di depan kotak penalti sering kosong karena tidak ada yang berani melakukan penetrasi underlap.

Implementasi Taktis di Lapangan

Underlap membutuhkan tiga elemen kunci: pemain pemicu (ball-holder) yang mampu mengikat dua bek lawan, pelari underlap dengan visi dan timing sempurna, serta opsi passing ketiga sebagai distraksi. Biasanya terjadi di sepertiga akhir lapangan, terutama di koridor antara bek tengah dan bek sayap lawan. Pelaksanaannya sering menjadi penanda kedewasaan taktis sebuah tim — ia adalah gerakan yang berisiko tetapi bernilai tinggi.

Gerakan ini efektif melawan tim yang bermain zonal-marking ketat atau low-block, karena memaksa bek untuk memilih antara menjaga zonanya atau mengejar pelari. Jika bek tengah keluar, ia membuka ruang untuk penyerang. Jika tidak, pelari underlap bebas menerima bola di area berbahaya. Di level elite, underlap adalah senjata utama untuk memecah defensive-block yang rapat.

AspekDetail
Aturan DasarPemain tanpa bola bergerak dari posisi lebar ke dalam, memotong garis pertahanan lawan secara diagonal.
Siapa yang TerlibatInisiator: Bek sayap atau gelandang sayap yang memegang bola. Pelaku: Gelandang serang, gelandang box-to-box, atau bahkan bek sayap yang berlawanan. Penerima Manfaat: Penyerang atau gelandang lain yang masuk ke ruang yang ditinggalkan.
Zona LapanganPrimer: “Half-space” atau koridor antara bek sayap dan bek tengah lawan, di sepertiga akhir. Sekunder: Area di depan kotak penalti (“zone 14”) setelah menerima bola.

Contoh Nyata di Dunia Sepak Bola

Manchester City di bawah Guardiola adalah laboratorium underlap. Lihat gol Ilkay Gündogan melawan Aston Villa di final hari terakhir musim 2021/22. Phil Foden menarik perhatian di sayap kiri, Kevin De Bruyne melakukan underlap dari kanan, menerima umpan terobosan, dan meng-assist Gündogan yang masuk ke kotak penalti. Pola itu diulang puluhan kali. Joshua Kimmich di Bayern Munich juga ahli dalam hal ini. Dari posisi bek kanan, ia sering melakukan underlap ke tengah untuk melepaskan tembakan jarak jauh yang mematikan.

Contoh lain adalah Trent Alexander-Arnold di Liverpool. Ketika Mohamed Salah diikat dua bek, Alexander-Arnold tidak selalu overlap. Ia justru underlap ke dalam, menerima bola dari Salah, dan langsung mengirim umpan silang mendatar atau melalui bola ke kotak penalti. Gerakan ini mengubahnya dari bek sayap biasa menjadi deep-lying-playmaker yang sangat berbahaya. Di Liga Italia, pelatih seperti Simone Inzaghi di Inter menggunakan underlap dari bek sayap seperti Federico Dimarco untuk memberi umpan mendatar ke penyerang.

Relevansi bagi Sepak Bola Indonesia

Underlap adalah konsep yang masih asing di banyak skuad Liga 1. Kita lebih sering melihat overlap buta tanpa tujuan akhir yang jelas. Padahal, untuk menghadapi tim-tim yang gemar parkir-bus, underlap bisa menjadi solusi. Bayangkan seorang gelandang seperti Marc Klok atau Rachmat Irianto, alih-alih selalu berada di tengah, sesekali memulai gerakan dari sisi lapangan lalu melakukan underlap ke dalam untuk melepaskan tembakan. Itu akan memaksa bek lawan keluar dari formasi rapat mereka.

Di Timnas Indonesia, potensi penerapan underlap ada. Dengan adanya bek sayap ofensif seperti Pratama Arhan yang bisa memegang bola di sisi kiri, pemain seperti Marselino Ferdinan bisa diinstruksikan melakukan underlap dari posisi sayap kanan ke dalam. Gerakan ini akan memanfaatkan kecepatan dan teknik Marselino di ruang sempit, sekaligus membebaskan sayap untuk pemain lain. Tantangannya adalah disiplin taktis dan pemahaman kolektif — underlap hanya bekerja jika sepuluh pemain lainnya membaca permainan yang sama.

FAQ: Pertanyaan Paling Sering tentang Underlap

Apa perbedaan Underlap dengan taktik lainnya? Underlap adalah kebalikan dari overlap. Overlap adalah lari melebar mengelilingi rekan, sementara underlap adalah lari memotong ke dalam. Ia juga berbeda dengan counter-attack yang fokus pada transisi cepat; underlap sering digunakan dalam build-up-play terstruktur untuk membongkar pertahanan statis lawan.

Kapan Underlap paling efektif digunakan? Underlap paling mematikan saat menghadapi tim yang bertahan dengan low-block atau zonal-marking ketat, terutama ketika bek sayap lawan sudah terpancing keluar. Ia juga efektif pada menit-menit akhir pertandingan saat lawan lelah dan konsentrasi menjaga zonanya menurun.

Siapa pelatih atau tim yang paling dikenal dengan Underlap? Pep Guardiola adalah arsitek utama yang mempopulerkan underlap dalam sepak bola modern melalui skema taktiknya di Manchester City dan Bayern Munich. Tim-tim seperti Manchester City, Bayern Munich, dan Liverpool era Jürgen Klopp sering menggunakan gerakan ini sebagai senjata standar untuk menciptakan peluang dari sisi lapangan.

Cek juga: Kalkulator Nilai Pasar Pemain Liga 1 racikan tim SBH Nation sekarang!

Berikan Reaksi Kamu, SBH Nation!

Gimana menurut kamu artikel ini? Klik buat kasih tau dunia.

Advertisement

Advertisement

Tentang Penulis

J. Ang — Head of Content & Founder SBH Nation verified
J. Ang

Head of Content & Founder

open_in_new LinkedIn

Penggila taktik sepak bola yang percaya bahwa analisis yang baik bisa mengubah cara orang menonton pertandingan. Founder SBH Nation sejak 2024.

Taktik Liga 1 Premier League Timnas
Gabung Channel