Piala Dunia 1978: Kejayaan Argentina di Tengah Kontroversi | SBH Nation
- Tuan Rumah: Argentina
- Juara: Argentina
- Bintang: Mario Kempes
format_list_bulleted
Isi Artikel
expand_more
Kilas Balik Piala Dunia 1978
Piala Dunia FIFA 1978 adalah edisi ke-11 turnamen sepak bola paling bergengsi di dunia, yang diselenggarakan di Argentina. Turnamen ini menjadi panggung pembuktian bagi tuan rumah untuk meraih gelar juara dunia untuk pertama kalinya, setelah sebelumnya hanya menjadi runner-up pada 1930.
Kompetisi diikuti oleh 16 tim yang dibagi ke dalam empat grup. Argentina, yang dilatih oleh César Luis Menotti, menampilkan permainan menyerang yang atraktif. Bintang utama tim, Mario Kempes, tampil luar biasa dengan mencetak 6 gol sepanjang turnamen, menjadikannya Top Skor sekaligus penerima penghargaan Golden Ball sebagai pemain terbaik.
Namun, turnamen ini juga tidak lepas dari kontroversi, terutama pada babak kedua grup final. Salah satu yang paling terkenal adalah kemenangan Argentina 6-0 atas Peru, yang mengirim mereka ke final dan membuat Brasil tersingkir. Kemenangan telak ini menimbulkan spekulasi soal adanya pengaturan skor atau tekanan politik, meskipun hingga kini belum ada bukti resmi yang terkonfirmasi.
Di final yang digelar di Estadio Monumental, Buenos Aires, Argentina menghadapi Belanda—tim yang juga menjadi runner-up pada 1974. Pertandingan berlangsung dramatis dan berakhir dengan kemenangan Argentina 3-1 setelah perpanjangan waktu. Mario Kempes mencetak dua gol, sementara satu gol lainnya dicetak oleh Daniel Bertoni. Kiper Argentina, Ubaldo Fillol, juga tampil gemilang dan dianugerahi Golden Glove sebagai kiper terbaik turnamen.
Statistik dan Penghargaan
| Kategori | Penerima | Detail |
|---|---|---|
| Juara | Argentina | Gelar pertama |
| Runner-up | Belanda | Runner-up kedua berturut-turut |
| Top Skor | Mario Kempes (Argentina) | 6 gol |
| Golden Ball | Mario Kempes (Argentina) | Pemain terbaik turnamen |
| Golden Glove | Ubaldo Fillol (Argentina) | Kiper terbaik turnamen |
Momen Ikonik
-
Final Dramatis Argentina vs Belanda: Pertandingan final berlangsung sengit dengan skor imbang 1-1 hingga waktu normal berakhir. Di babak perpanjangan waktu, Mario Kempes menjadi pahlawan dengan mencetak gol keduanya, sebelum Daniel Bertoni memastikan kemenangan 3-1.
-
Kemenangan Kontroversial 6-0 atas Peru: Di babak kedua grup final, Argentina membutuhkan kemenangan dengan selisih empat gol atas Peru untuk lolos ke final. Mereka berhasil menang 6-0, yang hingga kini masih menjadi subjek perdebatan dan spekulasi.
-
Penampilan Gemilang Mario Kempes: Pemain berambut panjang ini menjadi pusat serangan Argentina. Ia mencetak gol di setiap fase penting, termasuk dua gol di final, dan dinobatkan sebagai pemain terbaik turnamen.
FAQ
1. Mengapa Piala Dunia 1978 dianggap kontroversial? Kontroversi utama adalah kemenangan Argentina 6-0 atas Peru di babak kedua grup final. Banyak pihak mencurigai adanya pengaturan skor atau tekanan politik dari junta militer Argentina yang berkuasa saat itu, meskipun tidak ada bukti resmi.
2. Siapa pemain terbaik di Piala Dunia 1978? Mario Kempes dari Argentina dinobatkan sebagai pemain terbaik dan menerima penghargaan Golden Ball. Ia juga menjadi Top Skor dengan 6 gol.
3. Bagaimana performa Brasil di turnamen ini? Brasil tampil solid dan finis di posisi ketiga setelah mengalahkan Italia 2-1 di pertandingan perebutan tempat ketiga. Namun, mereka gagal lolos ke final setelah Argentina menang besar atas Peru.
← Piala Dunia 1974 | Piala Dunia 1982 →
📲 Gabung Channel Telegram SBH Nation untuk update bola terkini langsung di HP kamu!
Berikan Reaksi Kamu, SBH Nation!
Gimana menurut kamu artikel ini? Klik buat kasih tau dunia.
Advertisement
Advertisement
Tentang Penulis
verified Head of Content & Founder
Penggila taktik sepak bola yang percaya bahwa analisis yang baik bisa mengubah cara orang menonton pertandingan. Founder SBH Nation sejak 2024.


