Bank menghadapi badai yang sempurna. Terdapat lebih banyak data dibandingkan sebelumnya, dan lebih bervariasi serta bergerak dengan kecepatan yang semakin meningkat. Prediksi Statista pada tahun 2020 menunjukkan bahwa pembuatan data secara global kemungkinan akan tumbuh hingga lebih dari 180 zettabytes pada tahun 2025. Namun, dengan banyaknya data yang melimpah, industri jasa keuangan ternyata masih miskin informasi.

Menegosiasikan lanskap yang bergejolak ini merupakan sebuah tantangan dan memerlukan informasi yang andal dan dapat ditindaklanjuti. Perubahan cepat diperlukan jika industri ingin memanfaatkan kekayaan datanya dan memberikan layanan yang lebih baik kepada kliennya.

Dalam whitepaper ini, pahami bagaimana teknologi yang mendukung AI memiliki kekuatan untuk membantu bank menangani data mereka dengan akurasi dan kecepatan yang jauh lebih tinggi dibandingkan sebelumnya.