Technology mengubah pendidikan dalam banyak hal yang memungkinkan instruktur untuk terlibat dengan siswa, guru, dan sekolah untuk bertukar ide dan siswa untuk belajar melalui platform pembelajaran imersif ed-tech berbasis AI online. Munculnya alat pembelajaran imersif (AR / VR) dan kecerdasan buatan (AI) akan semakin merevolusi dekade berikutnya. Perkembangan teknologi kecerdasan buatan dan pembelajaran mesin diharapkan dapat mengubah cara manusia belajar dan mengajar. Dengan meningkatnya permintaan konsumen akan kenyamanan dan jadwal yang lebih fleksibel, banyak siswa sekarang mengambil kelas online, menghemat waktu dan uang mereka. Selain itu, penggunaan teknologi dalam pendidikan telah menyebabkan peningkatan partisipasi dan keterlibatan siswa. Penggunaan alat seperti MOOCs (kursus online terbuka besar-besaran) dan bentuk pembelajaran online lainnya telah memungkinkan sejumlah besar siswa untuk mengakses pendidikan tinggi gratis atau berbiaya rendah. Selanjutnya, transformasi telah berkontribusi pada peningkatan akses ke pendidikan berkualitas untuk semua.

Sebuah organisasi ed-tech yang bertujuan untuk merevolusi pendidikan dengan memasukkan elemen-elemen seperti game, pemodelan 3D, visualisasi, dan peluang insentif ke dalam pengalaman belajar bagi siswa dan pendidik di seluruh dunia, Edverse didirikan bersama oleh Yuvraj Krishan Sharma, Gautam Arjun, dan Alok Patni. Memiliki komunitas lebih dari 50,000 di seluruh platform media sosial, Edverse bertujuan untuk menciptakan ruang digital yang melayani dan memberdayakan keempat pemangku kepentingan di metaverse: promotor, pendidik, pencipta, dan pelajar. Perusahaan telah memperkenalkan konsep inovatif seperti EdNFT di pasar NFT dan telah bermitra dengan institusi, termasuk Chef Passport dan Living Opera.

Metaverse pendidikan adalah ekosistem pengetahuan yang dibuat khusus untuk pengalaman imersif dan interaktif yang mempromosikan kolaborasi, komunikasi, dan penguasaan konten di lingkungan yang aman. Metaverse pendidikan memungkinkan guru untuk menciptakan lingkungan virtual di mana siswa dapat belajar dan berkolaborasi. Manfaat utamanya adalah menyediakan ruang bagi guru dan siswa untuk terlibat dalam kegiatan pembelajaran kapan saja dan dari mana saja. Ini memungkinkan guru dan siswa untuk membuat, berbagi, dan meninjau konten dengan menggunakan alat digital seperti AR / VR untuk meningkatkan proses pembelajaran. Ini menyediakan lingkungan di mana siswa dapat berinteraksi dengan rekan-rekan mereka dan pakar materi siswa dari seluruh dunia, berkolaborasi dalam proyek, dan mengakses sumber daya saat mereka sangat membutuhkannya. Siswa dapat berpartisipasi dalam simulasi skenario waktu nyata yang seharusnya tidak mungkin atau tidak aman untuk ditiru dalam kehidupan nyata (yaitu, menerbangkan pesawat terbang). Ini meningkatkan keterlibatan dan membuat belajar lebih menyenangkan, memungkinkan mereka untuk mendapatkan teman baru, belajar tentang budaya baru, dan melihat berbagai hal dari perspektif yang berbeda. Selain itu, ini akan memungkinkan siswa untuk bekerja secara kolaboratif dalam proyek, yang akan membantu mereka mengembangkan keterampilan yang mereka butuhkan untuk berhasil di tempat kerja saat ini.