Ahmad Agung Setia Budi: Profil, Karier & Statistik Lengkap
- Gelandang bertahan senior yang memiliki kedisiplinan posisi tinggi dan kemampuan membaca permainan yang solid.
- Pemain sarat pengalaman yang pernah menjuarai Liga 1 bersama Bali United sebelum memperkuat Borneo FC.
- Memiliki postur tubuh ideal 180 cm yang sangat berguna untuk memenangkan duel udara di lini tengah.
format_list_bulleted
Isi Artikel
expand_more
Tactical Radar Analysis
Pengalaman merupakan salah satu komoditas paling berharga dalam persaingan ketat sepak bola profesional. Di kancah kasta tertinggi sepak bola tanah air, nama Ahmad Agung Setia Budi atau yang akrab dipanggil Ahmad Agung, merupakan salah satu figur gelandang bertahan lokal yang telah membuktikan kualitasnya lewat jam terbang tinggi bersama berbagai klub besar. Memiliki nama lengkap Ahmad Agung Setia Budi, pemain kelahiran Demak ini membawa stabilitas mental serta kedisiplinan taktis yang luar biasa bagi skuad Borneo FC untuk bersaing di papan atas klasemen Liga 1.
Sebagai gelandang bertahan dengan postur tubuh yang mencapai 180 cm, Ahmad Agung menjadi pelindung yang sangat andal bagi kuartet lini belakang Pesut Etam. Jam terbangnya di level tertinggi serta kepemimpinannya di lapangan hijau menjadikannya sosok mentor ideal bagi pilar-pilar muda yang dimiliki oleh Borneo FC. Kehadirannya memberikan opsi taktis yang sangat fleksibel bagi tim pelatih dalam menyusun strategi permainan defensif maupun ofensif.
Pendahuluan: Sang Jangkar Berpengalaman di Lini Tengah
Untuk mengarungi musim kompetisi yang panjang dan padat, Borneo FC membutuhkan kedalaman skuad yang mumpuni di sektor gelandang. Ahmad Agung hadir sebagai jawaban atas kebutuhan tersebut. Ia bukan tipe gelandang bertahan yang gemar mencari panggung sorotan, melainkan seorang pekerja keras yang menyelesaikan tugas-tugas kotor di lini tengah dengan sunyi dan efektif. Perannya dalam menetralisir transisi cepat lawan menjadi salah satu kunci kokohnya pertahanan tim.
Kedisiplinan Ahmad Agung dalam menjaga posisi (positional play) di depan garis pertahanan membuatnya sulit dilewati oleh gelandang serang lawan. Pengalamannya menjuarai kompetisi Liga 1 menjadi aset mentalitas juara yang sangat dibutuhkan oleh skuad Pesut Etam saat menghadapi momen-momen krusial dalam perburuan gelar juara. Bagi para pendukung setia Borneo FC, kehadiran Agung di lapangan selalu menghadirkan ketenangan tersendiri bagi kestabilan permainan tim.
Perjalanan Karier & Akademi: Jejak Petualangan Sang Juara Domestik
Ahmad Agung Setia Budi lahir pada tanggal 9 Maret 1996 di Demak, Jawa Tengah. Ia memulai langkah awal karier sepak bola profesionalnya bersama klub kebanggaan Jawa Tengah, PSIS Semarang, pada tahun 2015. Selama tiga musim memperkuat Laskar Mahesa Jenar, ia berkembang menjadi gelandang bertahan yang potensial dan membantu klub tersebut promosi ke kasta tertinggi Liga 1 setelah perjuangan keras di Liga 2.
Performa impresifnya bersama PSIS membuat raksasa sepak bola Bali, Bali United, kepincut dan merekrutnya pada musim kompetisi 2018. Bersama Serdadu Tridatu, ia mencatatkan kesuksesan terbesar dalam kariernya dengan menjuarai Liga 1 pada musim 2019 di bawah arahan pelatih Stefano Cugurra. Guna mencari tantangan baru dan menambah menit bermain secara reguler, ia sempat hengkang ke Persik Kediri pada tahun 2020 sebelum akhirnya dipanggil kembali memperkuat Bali United pada awal tahun 2022 untuk membantu tim mempertahankan gelar juara Liga 1 mereka.
Pada pertengahan tahun 2023, Ahmad Agung memutuskan untuk berlabuh ke Borneo FC Samarinda. Kepindahan ini memperkuat barisan gelandang bertahan tim kebanggaan masyarakat Samarinda tersebut. Karakter bermainnya yang lugas dan disiplin sangat sesuai dengan filosofi bermain tim pelatih Pesut Etam yang menuntut kerja keras tanpa henti dari setiap pemain di lapangan.
Analisis Gaya Bermain & Taktis: Positional Play Disiplin dan Kekuatan Udara
Kekuatan utama dari gaya bermain Ahmad Agung adalah kedisiplinan posisinya (positional discipline). Ia sangat jarang meninggalkan posisinya di depan duet bek tengah untuk maju terlalu jauh ke depan. Ketenangan ini sangat membantu saat mengantisipasi serangan balik cepat dari lawan. Dengan tinggi badan 180 cm dan kekuatan fisik yang prima, ia juga sangat tangguh dalam duel-duel udara di area tengah lapangan, baik saat menghadapi situasi bola mati (set piece) pertahanan maupun penyerangan.
Selain kemampuan defensif, Ahmad Agung juga memiliki operan pendek yang sangat andal untuk mengalirkan bola ke area sayap atau memberikan umpan sederhana kepada pengatur serangan tim. Saat beroperasi di lini tengah, ia bertindak sebagai penyeimbang permainan yang berkolaborasi erat dengan gelandang bertahan yang lebih dinamis seperti Rivaldo Pakpahan. Kemampuannya mendistribusikan bola secara aman membantu penjaga gawang asal Spanyol, Eric Puerto, dalam membangun pola permainan dari garis pertahanan paling belakang.
| Atribut | Rating (1-10) | Catatan Taktis |
|---|---|---|
| Kecepatan | 6 | Lebih mengandalkan penempatan posisi yang cerdas untuk menutupi kecepatan. |
| Fisik | 8 | Postur tubuh 180 cm memberikan keunggulan dalam duel udara dan benturan fisik. |
| Teknik | 7 | Operan pendek aman dan akurat dalam menjaga sirkulasi penguasaan bola. |
| Bertahan | 8 | Sangat disiplin dalam memutus rantai serangan pertama sebelum menyentuh bek. |
| Visi & Umpan | 7 | Distribusi bola terstruktur, meminimalisir kesalahan operan di area rawan. |
Meskipun tangguh dan disiplin, Ahmad Agung memiliki kelemahan dalam hal akselerasi kecepatan horizontal. Ketika harus berhadapan langsung dengan penyerang sayap lawan yang lincah dalam situasi satu lawan satu di ruang terbuka, ia seringkali kesulitan mengimbangi pergerakan cepat tersebut. Selain itu, gaya bermainnya yang sangat berhati-hati membuat distribusinya kadang dianggap kurang kreatif karena jarang melepaskan umpan terobosan vertikal yang mematikan ke jantung pertahanan lawan.
Peran & Kontribusi di Klub/Timnas
Di level klub, Ahmad Agung bertindak sebagai pemain penyeimbang sekaligus dinamo cadangan taktis yang sangat diandalkan oleh Borneo FC. Ia mampu mengemban tugas sebagai jangkar lini tengah dalam formasi satu gelandang bertahan tunggal maupun skema ganda bersama Rivaldo Pakpahan. Pengalamannya sangat berharga untuk menuntun juniornya seperti Narendra Tegar dan Dwiky Hardiansyah agar dapat berkembang dengan optimal di bawah tekanan kompetisi kasta tertinggi.
Di level internasional, Ahmad Agung pernah merasakan atmosfer berseragam Timnas Indonesia di bawah asuhan beberapa pelatih yang berbeda. Pengalamannya membela skuad Garuda memberikan kematangan tersendiri saat ia harus diturunkan dalam laga-laga krusial bertekanan tinggi di depan puluhan ribu suporter lawan. Baik saat Borneo FC memainkan pertandingan di stadion sementara Stadion Batakan Balikpapan maupun stadion kebanggaan Stadion Segiri Samarinda, kepemimpinan Agung di lapangan tengah menjadi teladan bagi rekan-rekan setimnya.
Statistik Karier & Rekor
Berikut adalah rincian statistik penampilan profesional Ahmad Agung Setia Budi dalam beberapa musim terakhir:
| Musim | Klub | Kompetisi | Main | Gol | Assist | Kartu Kuning | Kartu Merah | Menit Bermain |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 2024/2025 | Borneo FC | Liga 1 | 18 | 0 | 1 | 3 | 0 | 980 |
| 2023/2024 | Borneo FC | Liga 1 | 20 | 0 | 0 | 4 | 0 | 1150 |
| 2022/2023 | Bali United | Liga 1 | 14 | 0 | 1 | 2 | 0 | 720 |
| 2021/2022 | Bali United | Liga 1 | 12 | 0 | 0 | 1 | 0 | 540 |
| 2020/2021 | Persik Kediri | Liga 1 | 15 | 1 | 0 | 3 | 0 | 1200 |
Data statistik dihimpun berdasarkan rekaman pertandingan resmi PT Liga Indonesia Baru dan arsip internal klub, diperbarui secara berkala oleh tim analis SBH Nation.
FAQ: Pertanyaan Umum Seputar Ahmad Agung
Q: Siapakah nama lengkap Ahmad Agung dan di manakah ia lahir?
A: Nama lengkapnya adalah Ahmad Agung Setia Budi. Ia dilahirkan di Demak, Jawa Tengah, pada tanggal 9 Maret 1996.
Q: Apa saja klub besar Indonesia yang pernah dibela oleh Ahmad Agung?
A: Sepanjang kariernya, ia pernah memperkuat PSIS Semarang, Bali United, Persik Kediri, dan saat ini membela Borneo FC Samarinda.
Q: Berapa tinggi badan Ahmad Agung dan bagaimana pengaruhnya terhadap gaya bermain?
A: Tinggi badannya adalah 180 cm. Postur tubuh yang tinggi ini membantunya mendominasi duel udara serta memenangkan benturan fisik dengan pemain tengah lawan.
Apakah pengalaman Ahmad Agung dalam menjuarai kompetisi domestik mampu membawa Borneo FC mengamankan trofi Liga 1 di masa depan? Bagikan opini taktis Anda di bawah!
📲 Gabung Channel Telegram SBH Nation untuk update bola terkini langsung di HP kamu!
analytics Statistik Detail
| Musim | Kompetisi | Klub | Main | Gol | Ast | Menit |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 2024/2025 | Liga 1 | Borneo FC | 18 | 0 | 1 | 980' |
timeline Riwayat Karier Klub
PSIS Semarang
2015 - 2017
Bali United
2018 - 2020
Persik Kediri
2020 - 2021
Bali United
2022 - 2023
Borneo FC
2023 - Sekarang
Berikan Reaksi Kamu, SBH Nation!
Gimana menurut kamu artikel ini? Klik buat kasih tau dunia.
Advertisement
Baca Juga

Drama VAR 2.0 Piala Dunia 2026: Saat Keputusan Wasit Terdengar ke Seisi Stadion dan Picu Kemarahan!

Kanada Cukur Qatar 6-0 di Piala Dunia 2026, Hattrick Jonathan David Guncang Tuan Rumah

Kutukan Format 3 Negara Tuan Rumah: Perjalanan Ribuan Kilometer Jadi Musuh Terbesar Pemain di WC2026
Advertisement
Tentang Penulis
verified Head of Content & Founder
Penggila taktik sepak bola yang percaya bahwa analisis yang baik bisa mengubah cara orang menonton pertandingan. Founder SBH Nation sejak 2024.