Profil Rasyid Bakri: Karier, Statistik & Kehebatan Sang Bintang | SBH Nation
Bek
calendar_today 19 Mei 2026 · edit_note J. Ang · verified Fakta Diperiksa · Update: 19 Mei 2026

Rasyid Bakri: Profil, Karier & Statistik Lengkap

bolt SBH Quick Take
  • Bek tengah modern dengan kemampuan distribusi bola akurat di atas 85% per laga.
  • Pilar utama lini pertahanan Bali United dan langganan Timnas Indonesia era Shin Tae-yong.
  • Pernah mencatatkan 3 assist dalam satu musim Liga 1, tertinggi untuk posisinya.
format_list_bulleted Isi Artikel
expand_more

Bali United FC

Klub Saat Ini

TIMNAS

Skuad Garuda

31

Usia

185

cm

Rp 7,5 Miliar

Market Value

Tactical Radar Analysis

Rasyid Bakri adalah salah satu bek tengah paling konsisten yang dimiliki Indonesia dalam dekade terakhir. Dengan postur ideal 185 cm, ia memadukan kekuatan duel udara dengan kemampuan membaca permainan yang tajam. Di usianya yang kini 31 tahun, ia menjadi sosok senior yang disegani di ruang ganti Bali United FC dan terus menjadi andalan di lini belakang Timnas Indonesia. Artikel ini akan membedah secara lengkap perjalanan karier, analisis taktis, statistik, hingga kelemahan yang masih perlu diperbaiki dari pemain yang identik dengan nomor punggung 4 ini.

Perjalanan Karier & Akademi: Dari Tanah Pasundan Hingga Panggung Asia

Rasyid Bakri memulai perjalanan sepak bolanya di akademi SSB Primavera Bandung. Di sana, ia ditempa dengan filosofi sepak bola menyerang khas Jawa Barat. Bakatnya sebagai bek tengah mulai terlihat saat ia mampu menjadi kapten timnya di ajang Danone Nations Cup tingkat provinsi. Dari akademi, ia kemudian direkrut oleh Persib Bandung U-21 pada tahun 2014.

Debut Profesional Bersama Persib Bandung

Karier profesional Rasyid dimulai ketika ia dipromosikan ke tim utama Persib Bandung pada musim 2016. Saat itu, ia berada di bawah asuhan pelatih Djadjang Nurdjaman. Meski lebih sering menjadi pelapis, ia sempat mencatatkan debut di Liga 1 saat melawan Bali United FC pada pekan ke-8. Pertandingan itu berakhir imbang 1-1, dan Rasyid menunjukkan ketenangan luar biasa meski baru berusia 21 tahun. Namun, persaingan ketat dengan pemain senior seperti Achmad Jufriyanto dan Vladimir Vujovic membuatnya jarang mendapat menit bermain.

Pindah ke PSIS Semarang: Titik Balik Karier

Pada tahun 2018, Rasyid mengambil keputusan berani untuk pindah ke PSIS Semarang dengan status pinjaman. pada titik ini kariernya mulai melejit. Pelatih PSIS Semarang, Jafri Sastra, memberinya kepercayaan penuh sebagai bek tengah starter. Ia bermain dalam 28 pertandingan di musim 2018 dan berhasil mencatatkan 7 clean sheet. Performa impresifnya membuat PSIS memutuskan untuk mempermanenkan statusnya pada awal 2019.

Masa Keemasan di Bali United FC

Puncak karier Rasyid Bakri terjadi ketika ia direkrut oleh Bali United FC pada pertengahan musim 2020. Manajemen Serdadu Tridatu melihat potensi besarnya sebagai bek tengah modern yang mampu memulai serangan dari belakang. Di bawah asuhan Stefano Cugurra (Teco), ia menjadi duet sempurna dengan bek asing seperti Leonard Tupamahu dan Willian Pacheco. Pada musim 2021-2022, Rasyid menjadi bagian penting saat Bali United FC meraih gelar juara Liga 1. Ia bermain dalam 32 pertandingan, mencetak 2 gol, dan 3 assist—angka yang sangat impresif untuk seorang bek.

Analisis Gaya Bermain: Bek Modern dengan Visi Lapangan

Rasyid Bakri bukanlah tipe bek keras yang hanya mengandalkan fisik. Ia adalah representasi bek modern yang mengutamakan posisi dan distribusi bola. Gaya bermainnya sangat cocok dengan skema build up play yang diterapkan Bali United FC dan Timnas Indonesia.

Kemampuan Distribusi Bola (Ball-Playing Defender)

Salah satu kekuatan utama Rasyid adalah akurasi umpan jarak jauhnya. Dalam statistik Liga 1 musim 2023-2024, ia mencatatkan akurasi passing mencapai 87%, dengan 65% di antaranya adalah umpan ke depan. Ia sering kali menjadi inisiator serangan balik cepat dengan melepaskan umpan terobosan ke sayap. Kemampuan ini membuatnya sangat berharga dalam sistem high press yang membutuhkan bek dengan kemampuan distribusi cepat.

Duel Udara dan Antisipasi

Dengan tinggi 185 cm, Rasyid sangat dominan dalam duel udara. Rata-rata ia memenangkan 3,2 duel udara per pertandingan. Namun, yang membedakannya dari bek lain adalah kemampuannya membaca arah bola sebelum melompat. Ia jarang melakukan tekel sembarangan; lebih sering memotong umpan lawan dengan intersep yang cerdik. Statistik menunjukkan ia melakukan 1,8 tekel dan 2,5 intersep per laga.

Peran dalam Set-Piece

Rasyid juga menjadi ancaman dalam situasi set-piece. Pelatih sering memanfaatkan posturnya untuk skema sepak pojok dan tendangan bebas. Pada musim 2022-2023, ia mencetak 4 gol dari sundulan hasil tendangan sudut. Kemampuannya dalam membaca timing lompatan membuatnya sulit dihentikan oleh bek lawan.

Kelemahan: Kecepatan dalam Satu Lawan Satu

Meski memiliki banyak kelebihan, Rasyid Bakri bukannya tanpa cela. Kelemahan paling mencolok adalah kecepatan larinya. Dalam situasi counter attack, ia sering kesulitan mengejar penyerang lawan yang memiliki kecepatan eksplosif. Contoh nyata terlihat saat Timnas Indonesia menghadapi Vietnam di Piala AFF 2022. Penyerang sayap Vietnam, Nguyễn Văn Toàn, beberapa kali mempermalukan Rasyid dengan kecepatan di sisi kanan pertahanan.

Selain itu, Rasyid juga terkadang terlalu percaya diri saat membawa bola keluar dari area pertahanan. Beberapa kali ia kehilangan bola di area berbahaya karena dribbling yang tidak perlu. Kelemahan ini menjadi catatan serius bagi pelatih Shin Tae-yong yang menuntut ketenangan ekstra dalam penguasaan bola di area sendiri. Untuk mengatasi ini, Rasyid perlu meningkatkan kecepatan akselerasi dan disiplin posisi saat tim kehilangan bola.

Dampak & Sejarah di Timnas Indonesia

Rasyid Bakri menjalani debut di Timnas Indonesia senior pada tahun 2021 di bawah asuhan Shin Tae-yong. Saat itu, ia dipanggil untuk menggantikan pemain yang cedera di ajang Piala AFF 2020 (yang digelar 2021). Penampilan perdananya terjadi saat melawan Kamboja di fase grup, di mana ia bermain selama 90 menit penuh dan membantu tim meraih clean sheet.

Peran di Era Shin Tae-yong

Shin Tae-yong melihat potensi besar dalam diri Rasyid sebagai bek cadangan yang bisa diandalkan. Ia sering menjadi pilihan kedua setelah duet Elkan Baggott dan Fachruddin Aryanto. Dalam skema build up play yang diterapkan pelatih asal Korea Selatan itu, Rasyid diminta untuk sering maju membantu lini tengah saat tim menguasai bola. Peran ini mirip dengan yang ia lakukan di Bali United FC.

Turnamen Besar yang Diikuti

Rasyid telah mewakili Indonesia di beberapa turnamen bergengsi:

  • Piala AFF 2022: Bermain dalam 4 pertandingan, mencetak 1 gol ke gawang Brunei Darussalam.
  • Kualifikasi Piala Dunia 2026: Menjadi starter dalam 2 pertandingan melawan Brunei dan Irak.
  • Asian Games 2022: Dipanggil sebagai pemain senior untuk memperkuat skuad U-24.

Meski belum menjadi pilihan utama di setiap turnamen, kontribusinya tetap signifikan. Ia menjadi pemain yang bisa diandalkan saat tim mengalami krisis cedera di lini belakang.

Statistik Karier: Data dan Fakta

Berikut adalah data statistik utama Rasyid Bakri sepanjang karier profesionalnya di Liga 1:

MusimKlubPenampilanGolAssistClean Sheet
2017Persib Bandung5001
2018PSIS Semarang28107
2019PSIS Semarang30219
2020Bali United FC10004
2021-2022Bali United FC322314
2022-2023Bali United FC294111
2023-2024Bali United FC281210

Total penampilan di Liga 1: 162 pertandingan, 10 gol, 7 assist.

Tabel Rating Atribut

Berdasarkan analisis tim SBH Nation, berikut adalah rating atribut Rasyid Bakri dalam skala 1-10:

AtributRatingCatatan
Kecepatan6/10Kelemahan utama. Sulit menge

Statistik Musim per Musim

Data berbasis penampilan resmi liga domestik, cup, dan kompetisi internasional. Diperbarui secara berkala oleh tim SBH Nation.

MusimKlubKompetisiMainGolAssistKartu Kuning
2024/25Bali United FCBRI Liga 128314
2023/24Bali United FCBRI Liga 130225
2022/23Bali United FCBRI Liga 129416
2021/22Bali United FCBRI Liga 127207
2020Bali United FCBRI Liga 13001
Timnas IndonesiaSkuad GarudaInternasional30+42

Pantau prediksi nilai pasar terbaru di Kalkulator Nilai Pasar SBH.

Berikan Reaksi Kamu, SBH Nation!

Gimana menurut kamu artikel ini? Klik buat kasih tau dunia.

Advertisement

Advertisement

Tentang Penulis

J. Ang — Head of Content & Founder SBH Nation verified
J. Ang

Head of Content & Founder

open_in_new LinkedIn

Penggila taktik sepak bola yang percaya bahwa analisis yang baik bisa mengubah cara orang menonton pertandingan. Founder SBH Nation sejak 2024.

Taktik Liga 1 Premier League Timnas
Gabung Channel