Pinkfong, perusahaan di balik “Baby Shark”, telah mengumumkan proyek Non-Fungible Token (NFT) berjudul “Baby Shark: Collection No. 2.”.

Total ada 10.000 koleksi NFT yang akan menampilkan seni generatif dari bayi hiu dan keluarga hiu lainnya. NFT generatif sendiri seperti Bored Ape Yacht Club, di mana ada berbagai sifat acak di seluruh koleksi.

Koleksi ini tampaknya akan menjadi set kedua NFT yang menampilkan Brooklyn (nama bayi hiu) dan keluarganya. Koleksi pertama diumumkan akhir tahun lalu dan, menurut Pinkfong, langsung terjual habis.

Mengutip laman The Verge, Jumat (17/6/2022), tak sedikit orang yang menghabiskan ratusan dan bahkan ribuan dolar untuk NFT ini pada penjualan awal di Desember 2021. Hal tersebut menurut data dari pelacak pasar NonFungible, tepat sebelum pasar NFT mulai merosot.

Baby Shark memang sudah tak asing lagi di telinga. Bagaimana tidak, lagu tersebut mencetak sejarah baru karena video musiknya telah ditonton lebih dari 10 miliar kali di YouTube dan menjadi satu-satunya video yang pernah mencapai angka fantastis tersebut.

Awal popularitas Baby Shark mencuat pada 2018 ketika nyaris ditonton dua juta kali. Tahun lalu, Baby Shark juga sudah mencetak rekor sebagai video paling banyak ditonton di Youtube saat mencapai 7,04 miliar kali pada November 2020.

Source: cnbcindonesia.com