Samsung Asset Management (SAMHK), anak perusahaan lokal dari Samsung Investment arm yang berbasis di Hong Kong kini telah mengambil langkah maju dengan exchange-traded fund (ETF) yang berfokus pada blockchain.”Peluncuran ETF Samsung Blockchain Technologies akan dilaksanakan pada 23 Juni di Bursa Efek Hong Kong.” Pengumuman SAMHK pada hari Kamis.

ETF berusaha untuk mencapai pertumbuhan long-term capital dengan berinvestasi dalam saham perusahaan yang secara aktif akan terlibat dengan pengembangan dan adopsi teknologi blockchain, berdasarkan fund prospectus. Modal tersebut akan diinvestasikan dalam blockchain, terkait dengan  penelitian dan pengembangan blockchain, penyedia data, perusahaan investasi industri dan lainnya.

Komposisi ETF akan dikelola langusng oleh tim manajemen SAMHK dengan tanggung jawabnya untuk menyaring perusahaan dengan kapitalisasi pasar kecil atau volume perdagangan rendah.

“ETF Samsung Blockchain Technologies adalah sub-fund dari Samsung ETFs Trust yagng merupakan anak cabang yang didirikan berdasarkan hukum di Hong Kong.” Kata perusahaan tersebut.

Berdasarkan pengumuman tersebut, SAMHK mengkategorikan produk investasi baru sebagai ETF blockchain global pertama yang ada di Hong Kong serta Asia. Carmen Cheung, Kepala ETF dan investasi pasif di SAMHK, mencatat adanya kenaikan permintaan untuk aplikasi berbasis teknologi blockchain.

“Permintaan untuk pemrosesan dan penyimpanan data akan dipercepat dengan evolusi sunia digital kami. Teknologi blockchain nantinya akan dapat digunakan secara luas pada bisnis yang berbeda untuk meningkatkan efisiensi data, keamana, dan mempersingkat waktu aksesibilitas. Ini merupakan salah satu tren masa depan untuk transformasi dunia digital.” Ujar Cheung.

SAMHK merupakan salah satu daru beberapa anak perusahaan global dari Samsung Asset Management. Itu adalah anak perusahaan yang tepat berada di bawah payung Samsung Group. Berdasarkan data dari perusahaan, Samsung Asset Management salah satu perusahaan pertama di Korea Selatan yang melampaui 100 triliun won Korea atau setara dengan $79 miliar dalam aset yang dikelola pada tahun 2011.

Samsung Group secara aktif telah menjelajahi industri blockchain dan cryptocurrency dalam beberapa tahun terakhir. Mereka juga mendukung transaksi crypto pada flagman Samsung smartphone dan bernivestasi dalam crypto wallet utama. Perusahaan juga sudah bereksperimen dengn NFT dengan meluncurkan beberapa smart TV dengan platform NFT terintegrasi pada tahun 2022.