Anak-Anak Berlatih di Lapangan Matawaru Tulehu Maluku
Sekolah Sepak Bola

SSB Tulehu Putra: Profil, Biaya, dan Syarat Masuk SSB

format_list_bulleted Isi Artikel
expand_more

Tulehu Putra

Lokasi

2000

Berdiri

Gratis

Bulanan (SPP)

Gratis

Uang Pangkal

Sani Tawainella

Pelatih Kepala

SSB Tulehu Putra adalah sekolah sepak bola legendaris yang didirikan tahun 2000 oleh Sani Tawainella dan Rafi Lestaluhu di Maluku Tengah. Akademi ini didirikan untuk memulihkan trauma konflik Ambon dan sukses melahirkan deretan bintang Timnas Indonesia seperti Ramdani Lestaluhu, menjadikannya inspirasi utama film Cahaya dari Timur.

Sejarah Berdiri: Terang di Tengah Badai Konflik Ambon

Kisah berdirinya SSB Tulehu Putra tidak dapat dipisahkan dari lembaran sejarah kelam konflik sosial bernuansa suku dan agama yang melanda Ambon dan Kepulauan Maluku pada kurun waktu 1999 hingga awal 2000-an. Di tengah suasana mencekam dan trauma psikologis mendalam yang dialami oleh anak-anak di Negeri Tulehu, seorang mantan pesepak bola tim nasional pelajar Indonesia U-15 bernama Sani Tawainella bersama rekannya, Rafi Lestaluhu, tergerak untuk melakukan tindakan nyata.

Sani melihat bahwa anak-anak membutuhkan pelarian positif untuk melupakan kecemasan perang dan menghentikan rantai dendam antarkelompok. Di atas Lapangan Matawaru yang berdebu di jantung Tulehu, ia mengumpulkan anak-anak dari berbagai latar belakang untuk berlatih menendang bola. Lapangan Matawaru bertransformasi dari tempat berkumpulnya kecemasan menjadi area riang gembira di mana anak-anak berlatih keras mengejar bola. Program latihan swadaya tanpa biaya sepeser pun ini menjadi embrio lahirnya SSB Tulehu Putra, sebuah wadah pembinaan usia muda yang kelak mengubah wajah sepak bola nasional.

Kisah Juara Piala Medco 2005 dan Inspirasi Layar Lebar

Kerja keras tanpa pamrih Sani Tawainella dan anak-anak asuhnya membuahkan hasil fenomenal pada tahun 2005. Mewakili Provinsi Maluku dalam ajang Kejuaraan Nasional Piala Medco U-15 di Bandung, tim asuhan Sani yang bermaterikan pemain-pemain asli didikan Tulehu berhasil mengejutkan publik sepak bola tanah air. Mereka tampil luar biasa militan dan sukses keluar sebagai juara nasional setelah mengalahkan tim-tim kuat yang didukung fasilitas mewah dari Pulau Jawa.

Kisah inspiratif perjuangan Sani Tawainella merajut perdamaian di tengah konflik Ambon dan membawa anak-anak Tulehu menjuarai turnamen nasional tersebut diangkat menjadi sebuah film layar lebar berjudul “Cahaya dari Timur: Beta Maluku” pada tahun 2014. Film yang disutradarai oleh Angga Dwimas Sasongko ini sukses menyabet penghargaan Film Terbaik di Festival Film Indonesia (FFI) 2014, mempertegas status Tulehu di mata dunia sebagai “Kampung Sepak Bola” sejati di mana sepak bola bukan sekadar permainan, melainkan alat pemersatu kemanusiaan.

Biaya Nol Rupiah dan Semangat Gotong Royong

Hingga hari ini, SSB Tulehu Putra mempertahankan idealisme mulia sejak awal didirikan: gratis 100% bagi anak-anak Tulehu. Pengurus SSB meyakini bahwa keterbatasan ekonomi tidak boleh menghalangi bakat emas anak-anak Maluku untuk meraih impian menjadi pemain sepak bola profesional. Seluruh kebutuhan latihan, mulai dari pengadaan bola, rompi, tiang gawang, hingga akomodasi mengikuti turnamen tingkat daerah diselesaikan melalui sistem gotong royong swadaya masyarakat adat Tulehu dibantu sumbangan donatur serta alumni yang telah sukses berkarier di Liga 1.

Meskipun fasilitas latihan di Lapangan Matawaru masih jauh dari kata mewah—lapangan sering kali berdebu saat musim kemarau dan becek tergenang air saat musim hujan—semangat berlatih anak-anak Tulehu tidak pernah surut. Mereka berlatih bertelanjang kaki untuk mengasah kepekaan sentuhan bola alami (ball feeling), sebuah metode tradisional yang terbukti menghasilkan pemain dengan kontrol bola yang sangat lengket dan pergerakan tubuh yang sangat lentur.

Suplier Utama Talenta Emas Timnas Indonesia

Efektivitas pembinaan karakter dan fisik di SSB Tulehu Putra telah menghasilkan kontribusi luar biasa bagi Tim Nasional Indonesia. Banyak sekali alumni dari akademi swadaya ini yang menjadi bintang besar di liga profesional tanah air. Di antaranya adalah Ramdani Lestaluhu, gelandang serang lincah yang sempat lama memperkuat Persija Jakarta dan timnas Indonesia. Nama-nama lain seperti Alfin Tuasalamony, Rizky Pellu, Hendra Adi Bayauw, Abduh Lestaluhu, hingga kapten legendaris Manahati Lestusen juga menimba ilmu sepak bola pertamanya di bawah bimbingan Sani Tawainella di lapangan Matawaru.

Kualitas mentalitas bertarung pantang menyerah serta teknik olah bola tinggi alumni Tulehu membuat mereka selalu diminati oleh klub-klub besar Liga Indonesia. Pola regenerasi ini terbukti tidak kalah produktifnya dengan akademi-akademi berfasilitas mewah milik pemerintah seperti SSB Ragunan di Jakarta. Reputasi legendaris ini menginspirasi daerah-daerah lain di timur Indonesia untuk mendirikan sekolah sepak bola berkarakter serupa demi kemajuan tim nasional Indonesia di masa depan, mencontoh kegigihan talenta Papua seperti Boaz Solossa dan kawan-kawan.

Detail Informasi SSB Tulehu Putra

Parameter InformasiKeterangan Faktual
Nama ResmiSSB Tulehu Putra
Tahun Didirikan2000
KotaKecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, Maluku
Markas LatihanLapangan Matawaru, Negeri Tulehu
PendiriSani Tawainella, Rafi Lestaluhu
Biaya MasukRp 0 (Gratis Penuh / Swadaya)
Pencapaian UtamaJuara Nasional Piala Medco U-15 (Tahun 2005)
Alumni UtamaRamdani Lestaluhu, Alfin Tuasalamony, Rizky Pellu, Abduh Lestaluhu

FAQ tentang SSB Tulehu Putra Maluku

Siapa pendiri utama dari SSB Tulehu Putra?

SSB Tulehu Putra didirikan oleh Sani Tawainella dan rekannya Rafi Lestaluhu pada tahun 2000 untuk mendamaikan trauma anak-anak pasca-konflik Ambon.

Apakah siswa luar daerah Maluku boleh mendaftar di SSB Tulehu?

Secara umum, SSB ini didirikan secara swadaya untuk memprioritaskan anak-anak lokal di Negeri Tulehu, namun pintu latihan selalu terbuka bagi anak-anak dari daerah Maluku sekitarnya yang ingin bergabung.

Berapa biaya bulanan latihan di SSB Tulehu Putra?

Biaya latihan reguler bulanan adalah gratis (Rp 0), ditopang oleh sumbangan sukarela warga adat, donatur, serta iuran sukarela para alumni sukses.

Apa judul film layar lebar yang diangkat dari kisah nyata SSB ini?

Kisah nyata perjuangan SSB Tulehu Putra diangkat ke layar lebar dalam film pemenang FFI berjudul “Cahaya dari Timur: Beta Maluku” yang dirilis pada tahun 2014.

Konteks Sepak Bola Regional Tulehu, Maluku Tengah, Maluku

Tulehu adalah sebuah desa kecil di Kecamatan Salahutu, Maluku Tengah — yang telah mendapat julukan nasional sebagai ‘Desa Sepak Bola’. Dalam beberapa dekade terakhir, desa ini secara konsisten melahirkan pemain-pemain berkualitas yang merumput di berbagai klub profesional di Indonesia. SSB Tulehu Putra merupakan formalisasi dari tradisi sepak bola yang telah mengakar selama generasi di komunitas ini.

Kompetisi yang menjadi target utama para alumni adalah Liga 3 zona Maluku. Kedekatan dengan PS Maluku membuka jalur nyata bagi siswa berprestasi untuk mengikuti seleksi ke tim junior atau akademi klub profesional tersebut. Lapangan Desa Tulehu di Kecamatan Salahutu menjadi panggung impian yang selalu hadir sebagai motivasi dalam setiap sesi latihan.

Ekosistem sepak bola Tulehu, Maluku Tengah, Maluku terus berkembang dari tahun ke tahun, dan lembaga ini berkontribusi nyata dengan memastikan para talenta lokal mendapat pembinaan terstruktur sebelum memasuki kompetisi yang lebih keras di level nasional.

Afiliasi & Kemitraan
🤝 PSSI 🤝 Asprov PSSI Maluku

📅 Jadwal Latihan Rutin

Senin, Rabu, Sabtu Kategori Umur: U-12 hingga U-16
16:00 - 18:00

🏟️ Fasilitas Latihan

Lapangan Latihan Matawaru Tulehu
Peralatan Latihan Sederhana Swadaya
Instruktur Lokal Dedikatif
Program Konseling Karakter Siswa

Alamat Lengkap

Negeri Tulehu, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, Maluku

Kontak: Hubungi Pengurus SSB Tulehu Putra / Negeri Tulehu

Berikan Reaksi Kamu, SBH Nation!

Gimana menurut kamu artikel ini? Klik buat kasih tau dunia.

Advertisement

Advertisement

Tentang Penulis

J. Ang — Head of Content & Founder SBH Nation verified
J. Ang

Head of Content & Founder

open_in_new LinkedIn

Penggila taktik sepak bola yang percaya bahwa analisis yang baik bisa mengubah cara orang menonton pertandingan. Founder SBH Nation sejak 2024.

Taktik Liga 1 Premier League Timnas
Gabung Channel