Stadion Gelora B.J. Habibie: Profil, Kapasitas & Info Lengkap Stadion
format_list_bulleted
Isi Artikel
expand_more
- Sejarah Pembangunan dan Penamaan Stadion
- Transformasi Menjadi Rumah Baru Skuad Juku Eja
- Proyek Revitalisasi Total Kementerian PUPR (2024-2025)
- Spesifikasi Fasilitas Penunjang Modern
- Panduan Akses Transportasi Menuju Stadion
- Detail Informasi Stadion Gelora B.J. Habibie
- FAQ tentang Stadion Gelora B.J. Habibie
- Mengapa nama stadion diubah menjadi Gelora B.J. Habibie?
- Berapa kapasitas Stadion Gelora B.J. Habibie setelah renovasi?
- Jenis rumput apa yang digunakan di lapangan stadion ini?
- Apakah stadion ini memenuhi standar pertandingan internasional?
Parepare
Lokasi
8.500
Kapasitas
2001
Dibuka
Rumput Zoysia Matrella
Jenis Rumput
Stadion Gelora B.J. Habibie adalah stadion sepak bola berkapasitas 8.500 penonton all-seater yang terletak di Parepare, Sulawesi Selatan. Diresmikan tahun 2001 dan direnovasi besar tahun 2024-2025, stadion ini menjadi markas utama PSM Makassar serta Persipare Parepare, memainkan peranan krusial sebagai episentrum sepak bola profesional di Sulawesi Selatan.
Sejarah Pembangunan dan Penamaan Stadion
Stadion Gelora B.J. Habibie (GBH) awalnya dikenal dengan nama Stadion Gelora Mandiri saat pertama kali didirikan pada tahun 2001. Pembangunan stadion ini diinisiasi oleh Pemerintah Kota Parepare dengan tujuan menyediakan sarana olahraga terpusat bagi masyarakat serta menjadi rumah bagi klub sepak bola amatir daerah, Persipare Parepare. Seiring waktu, untuk menghormati presiden ketiga Republik Indonesia, BJ Habibie, yang lahir dan menghabiskan masa kecilnya di Kota Parepare, pemerintah kota resmi mengubah namanya menjadi Stadion Gelora B.J. Habibie.
Selama bertahun-tahun, stadion ini terutama menyelenggarakan pertandingan kejuaraan lokal seperti turnamen Habibie Cup yang melahirkan banyak pesepak bola berbakat asal Sulawesi Selatan. Namun, momentum perubahan terbesar stadion ini terjadi pada tahun 2022. Ketika PSM Makassar terusir dari markas lamanya di Stadion Mattoanging yang dirobohkan, manajemen klub memilih Stadion Gelora B.J. Habibie sebagai home base utama mereka di kasta tertinggi Liga 1 Indonesia.
Transformasi Menjadi Rumah Baru Skuad Juku Eja
Penunjukan Gelora B.J. Habibie sebagai markas PSM Makassar menuntut perombakan infrastruktur secara masif agar memenuhi standar verifikasi PT Liga Indonesia Baru (LIB) dan PSSI. Pada musim 2022/2023, dengan dukungan luar biasa dari ribuan suporter militan yang rela menempuh perjalanan darat 3 jam dari Makassar ke Parepare, stadion ini menjadi benteng pertahanan yang sangat kokoh. Di stadion inilah PSM Makassar mencatatkan rekor laga kandang luar biasa yang mengantarkan mereka merengkuh gelar juara Liga 1 2022/2023 setelah penantian selama 23 tahun.
Kala itu, stadion ini dipadati oleh suporter fanatik dengan atmosfer teror mental luar biasa bagi tim tamu. Para pemain kunci timnas seperti Asnawi Mangkualam, yang mengawali kedekatan kulturalnya dengan sepak bola Sulawesi Selatan, mengapresiasi gairah sepak bola luar biasa yang dihadirkan di Parepare. Namun, keterbatasan fasilitas kenyamanan penonton memicu desakan agar stadion ini direnovasi secara permanen dengan dukungan dana pemerintah pusat.
Proyek Revitalisasi Total Kementerian PUPR (2024-2025)
Sebagai bagian dari komitmen nasional merenovasi 22 stadion sepak bola di seluruh tanah air pasca-tragedi Kanjuruhan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melakukan renovasi total untuk Stadion Gelora B.J. Habibie yang dimulai pada awal tahun 2024 dan selesai pada Maret 2025. Proyek senilai puluhan miliar rupiah ini mengubah wajah stadion secara keseluruhan untuk mengedepankan aspek keselamatan dan kenyamanan berstandar FIFA, menyerupai renovasi di Stadion Utama Gelora Bung Karno.
Perubahan paling krusial meliputi instalasi sistem kursi tunggal (single seat) di seluruh tribun penonton. Kapasitas stadion disesuaikan dari sebelumnya 20.000 penonton berdiri menjadi 8.500 kursi tunggal yang dijamin aman dan nyaman dengan jalur evakuasi yang jelas. Sektor lapangan juga dirombak total dengan memasang rumput alami jenis Zoysia Matrella berkualitas tinggi menggantikan rumput lokal sebelumnya. Sistem drainase dipasang kembali dengan pipa bawah tanah baru yang dilapisi kerikil bertingkat untuk menyerap air hujan dengan instan.
Spesifikasi Fasilitas Penunjang Modern
Stadion Gelora B.J. Habibie kini didukung oleh berbagai fasilitas penunjang modern, di antaranya:
- Sistem Pencahayaan Baru: Pemasangan tiang lampu sorot LED berkekuatan hingga 1.500 Lux, memberikan pencahayaan optimal untuk siaran langsung televisi pada malam hari tanpa kedipan.
- Ruang Ganti Pemain Standar FIFA: Dilengkapi dengan AC, area mandi shower air hangat, ruang perawatan medis, serta ruang pemanasan dalam ruangan (indoor warm-up area).
- Fasilitas Media Center: Ruang konferensi pers yang representatif dilengkapi dengan koneksi internet berkecepatan tinggi untuk jurnalis peliput pertandingan.
- Sektor Keamanan Terpadu: Pemasangan kamera CCTV di seluruh koridor pintu masuk dan sektor tribun penonton untuk memantau keamanan secara real-time.
Panduan Akses Transportasi Menuju Stadion
Stadion Gelora B.J. Habibie berlokasi di Kelurahan Lompoe, Kecamatan Bacukiki, Kota Parepare, Sulawesi Selatan. Jaraknya sekitar 150 kilometer dari Kota Makassar. Berikut adalah panduan transportasi menuju stadion:
- Perjalanan Darat dari Makassar: Penonton dapat menggunakan kendaraan pribadi atau menyewa minibus travel dari Makassar menuju Parepare menyusuri jalan Trans Sulawesi dengan waktu tempuh sekitar 3 hingga 4 jam berkendara.
- Transportasi Publik Lokal: Setibanya di Terminal Parepare, Anda dapat melanjutkan perjalanan menggunakan ojek daring atau angkutan kota yang melintasi kawasan Bacukiki untuk mencapai kompleks stadion. Tersedia area parkir di sekeliling stadion untuk menampung kendaraan roda dua dan roda empat.
Detail Informasi Stadion Gelora B.J. Habibie
| Parameter Informasi | Keterangan Faktual |
|---|---|
| Nama Resmi | Stadion Gelora B.J. Habibie |
| Kapasitas | 8.500 (Single Seat All-Seater) |
| Lokasi | Kelurahan Lompoe, Kecamatan Bacukiki, Kota Parepare, Sulawesi Selatan |
| Tahun Dibuka | 2001 |
| Penyewa Utama | PSM Makassar, Persipare Parepare |
| Jenis Rumput | Zoysia Matrella |
| Kekuatan Lampu | 1.500 Lux (LED) |
FAQ tentang Stadion Gelora B.J. Habibie
Mengapa nama stadion diubah menjadi Gelora B.J. Habibie?
Stadion ini diganti namanya dari Stadion Gelora Mandiri untuk menghormati presiden ketiga Republik Indonesia, Bacharuddin Jusuf Habibie, yang lahir di Kota Parepare.
Berapa kapasitas Stadion Gelora B.J. Habibie setelah renovasi?
Kapasitas resmi setelah renovasi total tahun 2024-2025 adalah 8.500 penonton dengan sistem kursi tunggal (single seat) all-seater.
Jenis rumput apa yang digunakan di lapangan stadion ini?
Setelah proyek revitalisasi oleh Kementerian PUPR, lapangan stadion ini dilapisi dengan rumput alami berstandar FIFA jenis Zoysia Matrella.
Apakah stadion ini memenuhi standar pertandingan internasional?
Ya, setelah renovasi besar tahun 2025, Stadion Gelora B.J. Habibie telah diverifikasi dan memenuhi standar kelayakan PSSI serta PT LIB untuk menggelar laga kasta tertinggi Liga 1 dan pertandingan internasional.
🏟️ Tim Kandang (Tenants)
🏟️ Fasilitas Stadion
🚆 Panduan Transportasi Umum
Berikan Reaksi Kamu, SBH Nation!
Gimana menurut kamu artikel ini? Klik buat kasih tau dunia.
Advertisement
Advertisement
Tentang Penulis
verified Head of Content & Founder
Penggila taktik sepak bola yang percaya bahwa analisis yang baik bisa mengubah cara orang menonton pertandingan. Founder SBH Nation sejak 2024.


