Stadion Depati Amir: Profil, Kapasitas & Info Lengkap Stadion
format_list_bulleted
Isi Artikel
expand_more
- Sejarah Panjang Pembangunan dan Penyelesaian Proyek
- Nama Pahlawan Nasional Depati Amir Sebagai Identitas
- Spesifikasi Teknis Lapangan dan Lintasan IAAF
- Pengelolaan Daerah dan Pemanfaatan Olahraga Publik
- Peran Persipas Pangkalpinang dan Liga 3 Daerah
- Aksesbilitas, Rute, dan Hubungan Dekat Bandara
- Tabel Detail Spesifikasi Stadion Depati Amir
- Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
- Mengapa pembangunan Stadion Depati Amir sempat terhenti puluhan tahun?
- Apakah masyarakat umum boleh menyewa lapangan utama sepak bola?
- Apakah stadion ini memiliki lampu untuk pertandingan malam hari?
- Klub apa saja yang aktif menggunakan stadion ini sekarang?
Pangkalpinang
Lokasi
15.000
Kapasitas
2005
Dibuka
Rumput Alami
Jenis Rumput
Stadion Depati Amir adalah stadion olahraga utama yang terletak di Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Resmi dibuka pada tahun 2005 setelah melewati proses pembangunan panjang, stadion berkapasitas 15.000 penonton ini memiliki trek atletik standar IAAF serta menjadi markas kandang bagi klub lokal Persipas Pangkalpinang.
Sejarah Panjang Pembangunan dan Penyelesaian Proyek
Sejarah berdirinya Stadion Depati Amir penuh dengan lika-liku pembangunan yang memakan waktu cukup panjang. Proyek mercusuar ini pertama kali digagas pada tahun 1982, ketika wilayah Bangka Belitung masih menjadi bagian administratif dari Provinsi Sumatera Selatan. Pembangunan awal didanai bersama oleh PT Timah Tbk selaku BUMN tambang terbesar di daerah tersebut bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan. Namun, memasuki tahun 1985, krisis ekonomi dan kendala alokasi anggaran membuat proses konstruksi dihentikan total, meninggalkan struktur beton yang belum selesai.
Setelah pemekaran daerah pada tahun 2000 di mana Bangka Belitung resmi menjadi provinsi mandiri, pemerintah daerah kembali menaruh perhatian besar pada penyelesaian stadion ini. Proses konstruksi dilanjutkan pada tahun 2002 di bawah tanggung jawab Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan diserahkan penyelesaian akhirnya kepada Pemerintah Kota Pangkalpinang. Setelah penantian panjang selama 23 tahun dari peletakan batu pertama, Stadion Depati Amir akhirnya resmi diresmikan dan dibuka untuk umum pada tanggal 6 Agustus 2005.
Nama Pahlawan Nasional Depati Amir Sebagai Identitas
Nama stadion ini diambil dari nama tokoh pejuang legendaris asal Bangka, Depati Amir. Beliau merupakan pahlawan nasional yang memimpin perlawanan bersenjata rakyat Bangka melawan kekuasaan penjajahan kolonial Belanda pada masa paruh pertama abad ke-19. Perjuangan gigih Depati Amir dalam menyatukan masyarakat lokal dari berbagai latar belakang suku untuk melawan penjajah menjadi inspirasi utama bagi pembangunan sarana olahraga ini.
Pemerintah daerah menyematkan nama Depati Amir agar para atlet lokal yang bertanding di dalam stadion memiliki semangat juang, daya tahan mental, serta rasa cinta tanah air yang kokoh layaknya sang pahlawan. Identitas kepahlawanan ini sangat melekat dalam setiap sudut stadion, menjadikannya simbol kebanggaan kultural sekaligus monumen hidup atas jasa-jasa perjuangan rakyat Bangka dalam merebut kemerdekaan Indonesia.
Spesifikasi Teknis Lapangan dan Lintasan IAAF
Stadion Depati Amir memiliki kapasitas tampung penonton yang cukup ideal, yakni berkisar antara 12.000 hingga 15.000 orang. Tribun barat dirancang sebagai tribun VIP yang tertutup atap untuk kenyamanan tamu kehormatan dan pengarah pertandingan. Sedangkan tribun timur dan selatan berbentuk tribun terbuka melingkar. Lapangan sepak bola utama memiliki dimensi 105 x 68 meter dengan jenis permukaan rumput alami pilihan yang dirawat secara intensif oleh Dispora Kota Pangkalpinang.
Pada tahun 2007, stadion ini mendapat peningkatan fasilitas yang luar biasa berupa penambahan delapan jalur lintasan atletik sintetis (running track). Lintasan ini dibangun mengikuti standar teknis internasional yang ditetapkan oleh IAAF (International Association of Athletics Federations), memungkinkan stadion ini menyelenggarakan kejuaraan atletik resmi tingkat nasional. Pada tahun 2019, dilakukan peremajaan kembali terhadap lintasan sintetis ini guna memelihara daya lentur karet sintetis agar aman digunakan untuk latihan lari cepat para atlet.
Pengelolaan Daerah dan Pemanfaatan Olahraga Publik
Saat ini, pengelolaan penuh Stadion Depati Amir berada di bawah wewenang Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Pangkalpinang. Sebagai aset daerah yang berharga, pemanfaatan stadion diatur secara tertib melalui peraturan daerah mengenai retribusi penggunaan sarana olahraga. Pemerintah kota memberikan akses bagi instansi pendidikan, sekolah sepak bola lokal, hingga masyarakat umum untuk menggunakan fasilitas lapangan dengan sistem pemesanan resmi.
Area luar stadion berupa lahan parkir yang luas dan jalan lingkar dalam dimanfaatkan masyarakat Pangkalpinang sebagai tempat favorit berolahraga pagi dan sore hari. Warga sering memanfaatkan area sekeliling stadion untuk jogging, jalan sehat, bermain bulu tangkis santai, hingga senam kebugaran di hari Minggu. Pengelolaan terpadu yang ramah masyarakat ini menjadikan Depati Amir sebagai ruang publik multifungsi yang sukses mempertemukan aktivitas olahraga prestasi dengan kesehatan masyarakat umum.
Peran Persipas Pangkalpinang dan Liga 3 Daerah
Dalam kancah sepak bola daerah, Stadion Depati Amir adalah markas keramat bagi klub sepak bola lokal Persipas Pangkalpinang. Klub berjuluk Laskar Depati Amir ini menggunakan stadion ini untuk menjamu lawan-lawannya dalam kompetisi amatir nasional Liga 3 Zona Kepulauan Bangka Belitung. Atmosfer pertandingan kandang Persipas selalu dihadiri oleh suporter fanatik lokal yang merindukan kejayaan sepak bola Bangka Belitung naik kasta ke Liga 2 Indonesia.
Sebelum Bangka Belitung berdiri sendiri, pusat sepak bola berpusat di Palembang dengan kemegahan Gelora Sriwijaya Jakabaring yang dihuni oleh klub besar Sriwijaya FC. Dengan kehadiran Stadion Depati Amir, Persipas Pangkalpinang memiliki wadah mandiri untuk mengembangkan potensi lokal tanpa harus bergantung pada fasilitas di Sumatera Selatan. Banyak pertandingan final kejuaraan daerah dan seleksi PON Bangka Belitung diselenggarakan di stadion ini untuk mencari bibit-bibit muda terbaik.
Aksesbilitas, Rute, dan Hubungan Dekat Bandara
Stadion Depati Amir terletak di Kecamatan Bukit Intan, Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Posisi geografis stadion ini sangat menguntungkan karena letaknya yang berada di jalur utama menuju pintu keluar-masuk provinsi:
- Sangat Dekat Bandara: Stadion ini terletak hanya berjarak kurang lebih 3 kilometer dari Bandara Depati Amir Pangkalpinang. Perjalanan dari bandara menuju stadion hanya membutuhkan waktu sekitar 8 hingga 10 menit menggunakan kendaraan bermotor, menjadikannya salah satu stadion dengan akses bandara tercepat di Indonesia.
- Akses dari Pusat Kota: Dari kawasan Alun-Alun Taman Merdeka Pangkalpinang, pengunjung dapat berkendara ke arah selatan menyusuri Jalan Jenderal Sudirman dengan waktu tempuh sekitar 10 menit.
- Transportasi Daring: Pengunjung dapat memesan taksi bandara atau ojek online dengan titik penjemputan yang sangat fleksibel dan harga yang relatif terjangkau menuju lokasi stadion.
Tabel Detail Spesifikasi Stadion Depati Amir
| Parameter Spesifikasi | Keterangan Detail |
|---|---|
| Nama Resmi | Stadion Depati Amir |
| Lokasi | Bukit Intan, Kota Pangkalpinang, Bangka Belitung |
| Kapasitas | 15.000 Penonton |
| Tahun Diresmikan | 2005 (Renovasi Lintasan 2019) |
| Penyewa Utama | Persipas Pangkalpinang |
| Permukaan Lapangan | Rumput Alami |
| Fasilitas Lari | Lintasan Sintetis 8 Jalur Standar IAAF |
| Pengelola | Dispora Kota Pangkalpinang |
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
Mengapa pembangunan Stadion Depati Amir sempat terhenti puluhan tahun?
Proses pembangunan sempat terhenti dari tahun 1985 hingga 2002 karena keterbatasan alokasi dana pembangunan daerah dan ketidakpastian administratif sebelum wilayah Bangka Belitung dimekarkan dari Provinsi Sumatera Selatan.
Apakah masyarakat umum boleh menyewa lapangan utama sepak bola?
Ya, masyarakat umum, klub amatir, atau instansi swasta diperbolehkan menyewa lapangan utama sepak bola di Stadion Depati Amir dengan mengajukan surat izin resmi dan membayar biaya retribusi yang telah ditentukan oleh Dispora Kota Pangkalpinang.
Apakah stadion ini memiliki lampu untuk pertandingan malam hari?
Saat ini fasilitas pencahayaan stadion masih dalam kategori sederhana dan lebih difokuskan untuk penyelenggaraan pertandingan olahraga pada waktu pagi hingga sore hari.
Klub apa saja yang aktif menggunakan stadion ini sekarang?
Penyewa utama yang aktif menggunakan stadion ini untuk pertandingan kompetisi resmi PSSI adalah klub Persipas Pangkalpinang yang berlaga di kasta Liga 3 regional.
🏟️ Tim Kandang (Tenants)
🏟️ Fasilitas Stadion
🚆 Panduan Transportasi Umum
🎟️ Kategori Tiket & Estimasi Harga
Berikan Reaksi Kamu, SBH Nation!
Gimana menurut kamu artikel ini? Klik buat kasih tau dunia.
Advertisement
Advertisement
Tentang Penulis
verified Head of Content & Founder
Penggila taktik sepak bola yang percaya bahwa analisis yang baik bisa mengubah cara orang menonton pertandingan. Founder SBH Nation sejak 2024.