Republik Tiongkok atau yang lebih di kenal dengan Taiwan adalah tempat di mana orang-orang paling tertarik dengan non-fungible token (NFT), menurut penelitian yang dilakukan oleh NFT Club. Penelitian dilakukan dengan menggunakan data pencarian Google, di mana NFT Club dapat mengidentifikasi negara dengan pencarian terkait NFT terbanyak.

Secara total, Taiwan memiliki 9.629 pencarian NFT per 1000.000 orang, Australia kedua dengan 8.198 per 1000.000 orang dan Kanada ketiga dengan 8.127 pencarian per 1000.000.

Namun, alasan di balik popularitas NFT di negara dan wilayah ini belum ditemukan. NFT telah mendapatkan popularitas yang meningkat dan pasar seperti OpenSea telah menampilkan rekor jumlah listing dan penjualan NFT.

Sementara Amerika Serikat menduduki puncak grafik untuk negara-negara dengan jumlah kantor pusat NFT terbanyak, menurut penelitian tersebut. Amerika Serikat memiliki total 91 perusahaan NFT, Singapura di urutan kedua dengan 24 perusahaan dan India di urutan ketiga dengan 11.  Sementara itu, Hong Kong di urutan kedelapan dengan 6 perusahaan NFT.

Riset NFT Club juga menemukan bahwa perusahaan NFT dengan pendanaan tertinggi berada di Amerika Serikat. Forte Labs, yang berspesialisasi dalam mengintegrasikan teknologi pemblokiran ke dalam game untuk mengaktifkan berbagai fitur yang memungkinkan dimasukkannya token dan perdagangan NFT, telah mengumpulkan $910 juta dalam pendanaan.

Source: blockchain.news