Profil Indira Chunda Thita Syahrul
Pengurus
calendar_today 26 Mei 2026 · edit_note J. Ang · verified Fakta Diperiksa · Update: 26 Mei 2026

Indira Chunda Thita Syahrul: Profil, Rekam Jejak & Pengaruh

bolt SBH Quick Take
  • Mantan anggota DPR RI dua periode asal Sulawesi Selatan yang aktif mengadvokasi pemberdayaan perempuan dan pembangunan infrastruktur pedesaan.
  • Ketua Umum DPP Garnita Malahayati NasDem yang memimpin berbagai program sosial, kemanusiaan, dan ketahanan pangan nasional.
  • Mantan Komisaris Independen PT Petrokimia Gresik yang memiliki komitmen kuat terhadap tata kelola perusahaan publik dan pembinaan olahraga daerah.
format_list_bulleted Isi Artikel
expand_more

Pengurus

Peran Utama

NasDem

Afiliasi / Organisasi

🌍 Indonesia

48

Usia

Islam

Agama

Jakarta

Tempat Lahir

Indira Chunda Thita Syahrul adalah politikus Indonesia dan mantan anggota DPR RI dari Partai NasDem asal Sulawesi Selatan. Sebagai Ketua Umum Garnita Malahayati dan eks Komisaris Petrokimia Gresik, ia berperan aktif dalam kepemimpinan publik, pembangunan daerah, serta mewarisi komitmen olahraga dari pamannya, tokoh sepak bola legendaris Andi Darussalam Tabusalla.

Latar Belakang dan Keluarga Besar

Lahir di Jakarta pada tanggal 17 April 1978, Indira Chunda Thita Syahrul tumbuh dalam lingkungan keluarga yang sangat berpengaruh di panggung politik dan olahraga nasional. Ia merupakan putri sulung dari Syahrul Yasin Limpo (SYL), mantan Gubernur Sulawesi Selatan dua periode yang juga pernah menjabat sebagai Menteri Pertanian Republik Indonesia. Keluarga Yasin Limpo sendiri dikenal sebagai salah satu dinasti kepemimpinan paling menonjol di Sulawesi Selatan, dengan rekam jejak pengabdian publik yang membentang selama beberapa dekade.

Selain pengaruh politik dari sang ayah, Indira Chunda Thita juga memiliki hubungan kekeluargaan yang erat dengan dunia olahraga, khususnya sepak bola Indonesia. Ia merupakan keponakan dari almarhum Andi Darussalam Tabusalla (ADS), salah satu tokoh administrasi olahraga paling legendaris di Indonesia yang pernah memimpin Badan Liga Indonesia, menjabat sebagai Manajer Tim Nasional Indonesia di berbagai ajang internasional, serta mengelola klub PSM Makassar. Hubungan keluarga ini menanamkan kedekatan emosional dan ketertarikan mendalam dalam diri Thita terhadap perkembangan industri olahraga nasional, terutama dalam memfasilitasi sarana prasarana pembinaan kepemudaan.

Kiprah Politik dan Organisasi

Karier politik Indira Chunda Thita dimulai secara formal ketika bergabung dengan Partai Amanat Nasional (PAN). Melalui partai tersebut, ia berhasil terpilih sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) untuk periode 2009–2014 dan kembali terpilih untuk periode 2014–2019 mewakili Daerah Pemilihan (Dapil) Sulawesi Selatan I. Selama duduk di parlemen, Thita aktif menyuarakan aspirasi masyarakat daerah pemilihannya, terutama yang berkaitan dengan sektor pertanian, infrastruktur perdesaan, dan pemberdayaan perempuan.

Pada pertengahan masa jabatan keduanya di PAN, Thita mengambil keputusan politik penting dengan bergabung ke Partai NasDem. Di bawah bendera NasDem, karier organisasinya semakin berkembang pesat. Ia dipercaya mengemban amanah sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Garda Wanita (Garnita) Malahayati NasDem, organisasi sayap perempuan partai tersebut. Di bawah kepemimpinannya, Garnita Malahayati bertransformasi menjadi organisasi sosial kemasyarakatan yang aktif mengadvokasi hak-hak perempuan, meningkatkan literasi politik perempuan, serta menyalurkan bantuan kemanusiaan dan program ketahanan pangan di berbagai penjuru Nusantara. Dedikasi politiknya berlanjut saat ia dilantik kembali menjadi anggota DPR RI pengganti antarwaktu (PAW) untuk sisa masa jabatan periode 2019–2024 pada tahun 2023.

Keterlibatan dalam Sektor Publik dan BUMN

Selain aktif di panggung politik praktis, Indira Chunda Thita memperluas kontribusi manajerialnya ke sektor korporasi negara. Pada tahun 2020, ia ditunjuk oleh Kementerian BUMN sebagai Komisaris Independen PT Petrokimia Gresik, salah satu produsen pupuk terbesar dan paling strategis di Indonesia. Penunjukan ini memberikan ruang bagi Thita untuk menerapkan pengalamannya dalam kebijakan publik guna mengawasi tata kelola perusahaan, memastikan penyaluran pupuk bersubsidi yang tepat saran bagi para petani nasional, serta mendorong inovasi bisnis yang berkelanjutan.

Selama menjabat sebagai Komisaris di PT Petrokimia Gresik hingga tahun 2023, Thita juga turut mengawasi berbagai program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), termasuk di bidang olahraga. PT Petrokimia Gresik memiliki sejarah panjang yang sangat lekat dengan pembinaan olahraga nasional. Perusahaan ini membidani lahirnya Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia, sebuah klub voli putri papan atas di kancah Proliga. Selain itu, di bidang sepak bola, warisan sejarah Petrokimia Putra (yang kemudian melebur menjadi Gresik United) tetap menjadi salah satu identitas penting olahraga di Jawa Timur. Kehadiran Thita di dewan komisaris memperkuat komitmen korporasi dalam memelihara ekosistem olahraga daerah serta mendorong pemanfaatan CSR untuk revitalisasi fasilitas olahraga bagi masyarakat sekitar Gresik dan Jawa Timur secara umum.

Kepedulian terhadap Infrastruktur dan Olahraga Daerah

Sebagai tokoh nasional yang memiliki akar kuat di Sulawesi Selatan dan memiliki hubungan darah dengan tokoh legendaris PSSI, Thita secara konsisten menaruh perhatian besar pada pembangunan fasilitas publik bagi generasi muda. Dalam berbagai kesempatan selama menjabat sebagai anggota parlemen, ia kerap menyuarakan pentingnya alokasi anggaran yang memadai untuk merevitalisasi lapangan sepak bola lokal dan sarana olahraga di tingkat kecamatan guna mencegah kenakalan remaja dan menjaring bakat-bakat muda dari pelosok daerah.

Dalam pandangan Thita, pembinaan usia muda merupakan kunci utama untuk membangun kejayaan olahraga nasional. Ia sangat mengapresiasi keberadaan lembaga-lembaga pembinaan sepak bola usia dini, seperti SSB Ragunan, yang terbukti konsisten melahirkan talenta legendaris bagi Indonesia. Infrastruktur olahraga modern berskala nasional seperti Stadion Gelora Bung Karno harus ditunjang oleh ribuan lapangan berkualitas di daerah agar anak-anak di seluruh pelosok memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang. Thita juga kerap menyatakan kekagumannya terhadap dedikasi para pemain sepak bola asal Indonesia Timur, seperti Boaz Solossa, yang tidak hanya menjadi simbol prestasi sepak bola nasional tetapi juga inspirasi bagi kebangkitan talenta lokal di Sulawesi Selatan dan sekitarnya. Pengaruh sang paman, Andi Darussalam Tabusalla, menjadikannya sadar bahwa tata kelola sepak bola yang baik membutuhkan kerja sama yang erat antara pemerintah daerah, badan usaha, dan federasi.

Riwayat Karier dan Organisasi

Untuk memberikan gambaran menyeluruh tentang dedikasi profesional dan kontribusinya dalam pembangunan nasional, berikut adalah tabel riwayat karier dan organisasi dari Indira Chunda Thita Syahrul:

Institusi / OrganisasiJabatanTahun MulaiTahun Selesai
Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI)Anggota Fraksi PAN (Dapil Sulsel I)20092014
Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI)Anggota Fraksi PAN (Dapil Sulsel I)20142018
DPP Garnita Malahayati NasDemKetua Umum2019Sekarang
PT Petrokimia Gresik (BUMN)Komisaris Independen20202023
Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI)Anggota Fraksi NasDem (PAW)20232024
Kadin IndonesiaWakil Ketua Bidang Infrastruktur20152020

FAQ: Pertanyaan Terpopuler tentang Indira Chunda Thita

Apa hubungan Indira Chunda Thita dengan sepak bola nasional?

Indira Chunda Thita merupakan keponakan dari almarhum Andi Darussalam Tabusalla (ADS), salah satu administrator sepak bola paling terkemuka dalam sejarah Indonesia yang pernah memimpin Badan Liga Indonesia dan menjadi Manajer Timnas Garuda. Hubungan keluarga ini memberikan pemahaman mendalam bagi Thita mengenai pentingnya manajemen dan sarana olahraga di daerah.

Partai politik apa yang menaungi Indira Chunda Thita saat ini?

Saat ini, Indira Chunda Thita berafiliasi dengan Partai NasDem. Di partai ini, ia menjabat sebagai Ketua Umum Garda Wanita (Garnita) Malahayati NasDem, sayap organisasi perempuan yang berfokus pada pemberdayaan sosial, politik perempuan, serta program kemanusiaan.

Apa kontribusi Indira Chunda Thita di sektor Badan Usaha Milik Negara (BUMN)?

Thita pernah dipercaya menjabat sebagai Komisaris Independen di PT Petrokimia Gresik pada periode 2020–2023. Peran ini menuntutnya untuk memastikan pengawasan kinerja perusahaan berjalan transparan serta mendorong komitmen CSR korporasi dalam mendukung kemandirian pangan nasional dan pembinaan olahraga daerah.

Berikan Reaksi Kamu, SBH Nation!

Gimana menurut kamu artikel ini? Klik buat kasih tau dunia.

Advertisement

Advertisement

Tentang Penulis

J. Ang — Head of Content & Founder SBH Nation verified
J. Ang

Head of Content & Founder

open_in_new LinkedIn

Penggila taktik sepak bola yang percaya bahwa analisis yang baik bisa mengubah cara orang menonton pertandingan. Founder SBH Nation sejak 2024.

Taktik Liga 1 Premier League Timnas
Gabung Channel