Jadwal & Hasil
Profil Jovan Lazić | SBH Nation
umum
calendar_today 21 Juni 2026 · edit_note J. Ang · verified Fakta Diperiksa · Update: 21 Jun 2026

Profil Lengkap Jovan Lazić: Tembok Kokoh Serbia di Lini Pertahanan Persis Solo

bolt SBH Quick Take
  • Jovan Lazić adalah bek tengah asal Serbia yang direkrut oleh Persis Solo.
  • Memiliki tinggi badan 192 cm, ia sangat mendominasi duel udara di Liga 1.
  • Lazić mengawali kariernya di Serbia sebelum bergabung dengan Laskar Sambernyawa.
format_list_bulleted Isi Artikel
expand_more

Jovan Lazić adalah pemain sepak bola profesional asal Serbia yang berposisi sebagai bek tengah dan saat ini bermain untuk klub Persis Solo di kompetisi bergengsi Liga 1. Lahir pada 14 Agustus 1996, pemain dengan tinggi badan 192 cm ini dikenal sebagai sosok bek tangguh yang memiliki keunggulan mutlak dalam duel udara, penempatan posisi yang sangat cerdas, serta kemampuan luar biasa dalam mendistribusikan bola dari lini belakang Laskar Sambernyawa.

Latar Belakang dan Masa Kecil di Serbia

Jovan Lazić lahir dan dibesarkan di sebuah kota kecil yang tenang di pinggiran Belgrade, ibu kota Serbia. Negara di semenanjung Balkan ini memang telah lama diakui sebagai salah satu produsen pemain sepak bola berbakat di Eropa Timur, terutama mereka yang memiliki keunggulan postur fisik ideal untuk menjadi pemain bertahan yang tangguh. Sejak usia dini, kecintaan Lazić terhadap sepak bola sudah terlihat sangat menonjol dibandingkan anak-anak seusianya. Ia sering menghabiskan waktu berjam-jam bermain sepak bola jalanan di berbagai lapangan beton bersama teman-teman sebayanya. Kultur sepak bola jalanan inilah yang sangat umum dijumpai di Serbia dan menjadi tempat lahirnya mentalitas petarung pantang menyerah, sebuah karakteristik yang kini melekat erat sebagai ciri khas permainan Lazić di atas lapangan hijau.

Karier sepak bola formalnya baru benar-benar dimulai ketika ia berhasil memikat para pencari bakat dan bergabung dengan akademi muda salah satu klub raksasa bersejarah di Serbia, yakni Red Star Belgrade. Di dalam institusi akademi bergengsi tersebut, Lazić ditempa secara keras dengan kurikulum sepak bola khas Eropa Timur yang sangat menekankan pada kedisiplinan taktik tingkat tinggi, ketahanan fisik yang prima, dan pemahaman ruang yang sistematis. Menariknya, meskipun pada masa awal pertumbuhannya ia sempat diproyeksikan bermain sebagai gelandang bertahan berkat kemampuan passing-nya yang terbilang di atas rata-rata, para pelatih di akademi dengan cepat menyadari bahwa potensi maksimal Lazić sesungguhnya ada di posisi bek tengah murni. Pertumbuhan fisiknya yang sangat pesat saat memasuki usia pubertas, di mana ia dengan cepat mencapai tinggi 192 cm, menjadikannya sosok yang sangat dominan dan menakutkan dalam setiap duel udara, baik saat ia bertugas menggalang pertahanan maupun saat membantu merancang serangan dalam berbagai situasi bola mati.

Perjalanan Karier Profesional di Eropa Timur

Setelah sukses menyelesaikan masa pendidikan fundamentalnya di akademi, Jovan Lazić memulai babak baru dengan mencatatkan debut profesionalnya di kasta kedua piramida sepak bola Serbia. Dari sana, ia terus bekerja keras hingga akhirnya berhasil menembus kerasnya kompetisi Liga Super Serbia. Harus diakui bahwa perjalanan kariernya di Eropa Timur pada awalnya tidak selalu berjalan mulus. Lazić muda harus melalui berbagai ujian, termasuk masa peminjaman ke beberapa klub kecil demi mendapatkan jaminan menit bermain secara reguler dan mengasah mentalitas bertandingnya di kompetisi level senior yang menuntut konsistensi tinggi. Kendati demikian, etos kerja keras dan dedikasi pantang menyerah yang senantiasa ia tunjukkan pada akhirnya membuahkan hasil manis ketika ia bertransformasi menjadi pilar utama yang tak tergantikan di jantung pertahanan FK Radnik Surdulica, klub yang kerap menjadi kuda hitam menakutkan di liga domestik Serbia.

Selama periode berkarier di Serbia, Lazić berhasil membukukan deretan statistik yang cukup impresif, terutama untuk ukuran seorang bek tengah yang beroperasi di liga yang terkenal sangat mengandalkan kontak fisik. Dalam rentang waktu lima musim berkompetisi secara penuh, ia sanggup mencatatkan lebih dari 120 penampilan resmi di kancah domestik. Dari jumlah penampilan tersebut, ia turut menyumbangkan total 8 gol dan memberikan 5 assist penting bagi timnya. Menariknya, mayoritas gol yang ia ciptakan berasal dari pemanfaatan skema tendangan sudut maupun tendangan bebas, di mana ia dengan cerdik menggunakan postur tubuhnya yang menjulang tinggi bak menara untuk memenangi duel sundulan. Lebih dari itu, instingnya dalam membaca arah datangnya bola serta ketenangannya dalam melakukan tekel-tekel krusial dan bersih menjadikannya pemain yang tergolong jarang menerima hukuman kartu merah. Atribut pertahanan solid yang konsisten inilah yang lantas membuat namanya mulai masuk dalam radar pemantauan para pemandu bakat mancanegara, termasuk klub-klub kaya dari kawasan Timur Tengah hingga liga-liga top di benua Asia.

Kepindahan Menuju Liga 1 dan Bergabungnya Bersama Persis Solo

Memasuki jendela bursa transfer krusial pada pertengahan tahun 2026, sebuah langkah kejutan yang masif terjadi manakala manajemen klub Persis Solo secara resmi mengumumkan keberhasilan mereka merekrut Jovan Lazić. Pemain jangkung asal Serbia ini diproyeksikan sebagai kekuatan baru untuk menambal sekaligus memperkokoh lini pertahanan skuad kebanggaan warga Solo dalam mengarungi ketatnya persaingan di kompetisi Liga 1. Keputusan mantap Lazić untuk menerima pinangan dari klub asal wilayah Jawa Tengah ini sangat didasari oleh paparan proyek ambisius manajemen Laskar Sambernyawa yang menargetkan pembangunan tim bermental juara di kancah nasional. Adapun nilai transfer Lazić menuju Persis Solo diperkirakan menyentuh nominal fantastis sebesar Rp 4,5 Miliar, sebuah investasi finansial yang cukup besar dari pihak klub, namun dinilai sangat sepadan dengan rekam jejak, kualitas kepemimpinan, dan segudang pengalaman yang melekat pada sang pemain bertahan. Kesepakatan ini semakin dikukuhkan melalui penandatanganan kontrak kerja berdurasi dua tahun, lengkap dengan opsi perpanjangan selama satu tahun tambahan, yang diresmikan tepat pada tanggal 25 Mei 2026.

Kedatangan pemain asal Eropa ini sontak disambut dengan gegap gempita dan antusiasme luar biasa dari barisan pendukung fanatik Persis Solo, yakni kelompok Pasoepati dan Surakartans. Ekspetasi serta harapan besar secara otomatis langsung disematkan secara mantap di pundak pemain yang diplot mengenakan nomor punggung 4 ini, memintanya untuk menjelma menjadi komandan baru yang disegani di lini belakang tim kesayangan mereka. Proses adaptasi awal Lazić terhadap kondisi cuaca tropis khas Indonesia yang lembab serta ritme permainan Liga 1 yang cenderung lebih mengandalkan eksploitasi kecepatan ternyata mampu dilaluinya dengan terbilang cukup baik. Hal ini tidak terlepas dari peran krusial serta bantuan adaptasi dari rekan-rekan setimnya, di antaranya sosok striker tajam Ramadhan Sananta di barisan penyerang serta gelandang pekerja keras Sutanto Tan di sektor ruang mesin lini tengah. Terlebih lagi, dalam rangkaian beberapa pertandingan persahabatan pra-musim yang dihelat di Stadion Manahan—stadion megah dengan total kapasitas hingga 20.000 tempat duduk—Lazić sudah mulai menunjukkan tajinya secara nyata sebagai bek kukuh yang tidak akan mudah dilewati begitu saja oleh pergerakan barisan ujung tombak lawan.

Gaya Bermain Modern dan Analisis Pendekatan Taktik

Jika ditinjau dari aspek taktikal, sebagai seorang bek tengah bergaya modern, Jovan Lazić mampu menawarkan berbagai dimensi permainan krusial yang saat ini sangat dibutuhkan oleh sistem taktik pelatih Persis Solo. Gaya bermainnya di atas lapangan sering kali diidentikkan dengan peran vital seorang Ball-Playing Defender (BPD). Hal ini berarti bahwa Lazić tidak hanya sangat piawai dalam melakukan tugas-tugas defensif konservatif—seperti melakukan clearance sapuan bola, blok tembakan berani mati, dan intersep jalur umpan yang krusial—tetapi ia juga dibekali kemampuan teknis yang sangat mumpuni dalam hal inisiasi serangan yang dibangun sejak dari lini paling belakang (build-up play). Visi bermain Lazić yang luas dan akurasi tingkat tinggi dalam mengirimkan umpan panjang diagonal terbukti memungkinkan skuad Persis Solo untuk melakukan proses transisi permainan dari bertahan ke mode menyerang dengan sangat efektif dan cepat. Umpan-umpan jarak jauhnya ini seringkali secara akurat langsung menargetkan pemain sayap lincah maupun penyerang haus gol seperti Moussa Sidibe yang selalu sigap menanti momentum untuk menerobos celah pertahanan lawan.

Kelebihan utama lain dari Lazić yang paling kasat mata tentu saja terletak pada kehebatannya ketika terlibat dalam segala bentuk duel bola udara. Berbekal postur kokoh setinggi 192 cm, ia menjelma menjadi semacam tembok beton hidup yang teramat sulit untuk ditaklukkan oleh umpan-umpan silang melambung yang dilepaskan tim lawan. Atribut ini jelas memberikan nilai tambah yang sangat krusial bagi tim, mengingat banyak kontestan di ajang Liga 1 secara historis masih sering dan sangat mengandalkan skema serangan sayap tradisional yang diakhiri dengan crossing. Di sisi sebaliknya, keberadaan fisik raksasa Lazić secara langsung turut menghadirkan ancaman yang sangat mematikan di area kotak penalti lawan setiap kali kubu Persis Solo memperoleh keuntungan taktis dari situasi bola mati atau set-piece. Meski demikian, lazimnya pesepak bola bertubuh ekstra tinggi lainnya, Lazić memang memiliki sedikit keterbatasan atau kelemahan dalam konteks akselerasi sprint jarak pendek. Demi menutupi kekurangan minor tersebut, ia sangat bergantung pada ketajaman intuisinya dalam hal pembacaan alur permainan (reading the game), senantiasa memastikan bahwa dirinya sudah beroperasi di posisi yang tepat bahkan sebelum penyerang lawan sempat memaksimalkan kecepatan larinya. Harmonisasi dan kolaborasi defensif yang ia jalin bersama rekan sesama bek di jantung pertahanan pada akhirnya menjadi kunci penentu atas tingkat soliditas pertahanan Persis Solo secara komprehensif.

Adaptasi Kehidupan di Luar Lapangan dan Interaksi Hangat dengan Suporter

Selain aksi heroiknya saat mengawal pertahanan di hari pertandingan, kehidupan personal Jovan Lazić di luar hiruk-pikuk lapangan juga tak pelak menjadi sorotan yang teramat menarik bagi para peminat sepak bola di tanah air. Keputusan besar untuk menyeberang benua dari Eropa menuju pergaulan Asia Tenggara secara logis tentu membawa potensi kejutan budaya (culture shock) tersendiri. Namun demikian, Lazić berhasil meredam keraguan dengan menunjukkan sikap yang luar biasa terbuka dan sangat profesional dalam mengelola fase adaptasinya. Memilih untuk bermukim di kota Solo—sebuah kota bersejarah yang sangat sarat akan kekayaan budaya luhur serta keramahan otentik penduduknya—pada gilirannya sukses membuat sang pemain mancanegara ini merasa sangat diayomi dan nyaman bagaikan berada di rumah sendiri. Melalui platform media sosial pribadinya, ia kerap kali membagikan momen-momen seru dan santai kehidupannya saat sedang asyik menjelajahi kelezatan kuliner lokal ataupun saat berkeliling menyusuri keindahan sudut-sudut kota di waktu senggangnya. Pendekatan personalnya yang sangat ramah dan membumi ini terbukti efektif merebut hati para pendukung, sehingga ikatan batin yang tulus antara dirinya dan para loyalis sejati Laskar Sambernyawa dapat terbangun dengan sangat pesat dan natural.

Nilai-nilai profesionalisme tinggi yang dimiliki Lazić juga terefleksikan dengan sangat gamblang dari dedikasi tak kenal lelahnya dalam merawat dan menjaga level kebugaran fisik paripurna. Di internal tim, ia santer dikenal sebagai salah satu figur pemain panutan yang selalu hadir paling awal di setiap sesi latihan tim secara rutin, dan bahkan sering kali menambah porsi sesi latihan mandiri tambahan di pusat kebugaran klub (gym). Sikap disiplin spartan semacam ini tidak semata-mata memberikan keuntungan bagi performa individu pribadinya di lapangan, melainkan juga secara langsung memberikan teladan moral yang amat positif bagi perkembangan mentalitas bertanding para pemain muda yang ada di dalam komposisi skuad Persis Solo. Di samping itu, interaksi sosialnya yang hangat dengan sesama legiun asing andalan klub, tak terkecuali dengan sosok playmaker Alexis Messidoro, turut memiliki andil besar dalam menciptakan atmosfer harmoni kondusif di dalam ruang ganti tim. Kedamaian dan kekompakan internal inilah yang pada proses akhirnya membuahkan dampak positif yang linier terhadap kekompakan kolektif tim tatkala berlaga di atas hamparan rumput lapangan hijau. Lebih dari sekadar bek tengah biasa, kehadiran sosok sentral Jovan Lazić pada dasarnya diharapkan mampu menularkan virus mentalitas profesional Eropa yang kuat, seraya menginspirasi dan memotivasi seluruh elemen tim agar senantiasa berjuang hingga titik darah penghabisan demi menggapai target tertinggi di pengujung kompetisi musim ini.

Catatan Statistik dan Rekam Pencapaian Karir

Sepanjang jejak rekam karier profesionalnya sesaat sebelum secara resmi menginjakkan kaki di persepakbolaan Indonesia, Jovan Lazić telah dengan tekun mengumpulkan serangkaian catatan statistik yang sahih dalam membuktikan tingkat konsistensi performanya. Aktif merumput dan berkompetisi di berbagai jenjang liga domestik yang ada di daratan Serbia, ia dengan meyakinkan mampu membuktikan dan mengukuhkan statusnya sebagai salah satu bek tangguh yang pantang untuk sekadar diremehkan. Guna memberikan gambaran yang lebih komprehensif, berikut ini adalah tabel ringkasan rekam jejak statistik permainan Jovan Lazić selama menjalani lima musim kompetisi terakhirnya sebelum ia memantapkan pilihan untuk melabuhkan hati dan bergabung bersama Persis Solo:

MusimKlubKompetisiPenampilanGolAssistKartu KuningKartu Merah
2021/2022FK Radnik SurdulicaLiga Super Serbia251040
2022/2023FK Radnik SurdulicaLiga Super Serbia282151
2023/2024FK Radnik SurdulicaLiga Super Serbia303230
2024/2025FK Radnik SurdulicaLiga Super Serbia221140
2025/2026FK Radnik SurdulicaLiga Super Serbia262150
2026/2027Persis SoloLiga 100000

Mencermati rangkaian data statistik numerik di atas, dapat dengan jelas ditarik kesimpulan bahwa Lazić adalah tipikal pemain yang tidak hanya berfokus secara eksklusif pada kekuatan membentengi area pertahanan, melainkan juga terbilang cukup produktif dalam mengonversi peluang matang—terutama bagi ukuran seorang pemain berposisi bek tengah. Hal ini turut diimbangi dengan catatannya dalam mempertahankan tingkat kedisiplinan yang amat impresif, terbukti dengan rasio penerimaan kartu merah yang secara keseluruhan sangatlah minim sepanjang rentang waktu yang lama.

FAQ tentang Jovan Lazić

1. Kapan tepatnya Jovan Lazić secara resmi dikontrak dan bergabung dengan tim utama Persis Solo? Jovan Lazić secara resmi menandatangani dokumen kesepakatan kontrak profesionalnya dan dikonfirmasi bergabung dengan komposisi skuad inti Persis Solo tepat pada tanggal 25 Mei 2026, sebagai persiapan matang dalam mengarungi kompetisi Liga 1 untuk musim kompetisi 2026/2027.

2. Berdasarkan karakteristiknya, apa saja keunggulan teknis utama dari gaya bermain seorang Jovan Lazić? Sebagai pemain modern yang dianugerahi dengan keunggulan postur fisik menjulang setinggi 192 cm, maka keunggulan teknis utama dari seorang Lazić pastinya terletak pada dominasi mutlaknya dalam urusan memenangkan duel-duel bola udara. Di samping keunggulan fisik tersebut, ia juga diakui secara luas memiliki kelebihan taktikal mumpuni sebagai seorang ball-playing defender yang terbiasa membangun permainan dari bawah, lengkap dengan kemampuan spesifik mengeksekusi umpan jarak jauh atau diagonal yang tingkat akurasinya sangat tinggi.

3. Siapa sajakah sosok rekan pemain yang paling sering dan intens berkolaborasi secara taktikal dengan Lazić di skema permainan Persis Solo? Pada situasi pertandingan sebenarnya di lapangan hijau, Lazić tercatat sering kali merancang skema transisi membangun serangan yang padu dari lini belakang dengan berkolaborasi bersama gelandang seperti Sutanto Tan di area lini tengah. Lebih lanjut, ia juga secara konstan bertugas mendistribusikan aliran bola progresi ke area depan guna secara langsung memanjakan pergerakan-pergerakan eksplosif dan cepat dari barisan ujung tombak Persis Solo semacam Moussa Sidibe serta penyerang lokal andalan Ramadhan Sananta.

Berbekal kehadiran krusial dari seorang Jovan Lazić yang kini siap tampil habis-habisan dalam mengawal jantung pertahanan skuad Laskar Sambernyawa, rasanya hal tersebut secara langsung memberikan suntikan warna baru yang segar sekaligus mengapungkan letupan harapan yang teramat besar bagi langkah pencapaian maksimal tim sepanjang bergulirnya musim ini. Bermodalkan bekal pengalaman segudang yang ia tempa secara konsisten dari gemblengan kerasnya iklim sepak bola kawasan Eropa Timur, mampukah sekiranya seorang Jovan Lazić mengukirkan jejak sejarah yang manis di belantika kompetisi sepak bola kasta tertinggi se-Indonesia serta turut andil dalam membawa supremasi trofi juara prestisius kembali ke pangkuan hangat kota Solo?

Bagaimana opini dan pandangan kamu sebagai penggemar mengenai tingkat performa dan soliditas yang saat ini ditunjukkan oleh barisan lini belakang skuad kebanggaan Persis Solo? Menurut analisis pribadi kamu, apakah kehadiran rekrutan asing sekaliber Jovan Lazić merupakan solusi transfer yang paling tepat dan menjanjikan? Jangan ragu untuk segera membagikan beragam analisis dan pendapat menarikmu pada kolom komentar yang telah tersedia di bawah ini!

📲 Gabung Channel Telegram SBH Nation untuk update bola terkini langsung di HP kamu!

Berikan Reaksi Kamu, SBH Nation!

Gimana menurut kamu artikel ini? Klik buat kasih tau dunia.

Advertisement

Advertisement

Tentang Penulis

J. Ang — Head of Content & Founder SBH Nation verified
J. Ang

Head of Content & Founder

open_in_new LinkedIn

Penggila taktik sepak bola yang percaya bahwa analisis yang baik bisa mengubah cara orang menonton pertandingan. Founder SBH Nation sejak 2024.

Taktik Liga 1 Premier League Timnas
Gabung Channel

Menu Lainnya