11 Pemain Juara Premier League dengan Klub Berbeda: Gabriel Jesus Terbaru
- Gabriel Jesus menjadi pemain ke-11 yang menjuarai Premier League dengan klub berbeda, setelah membawa Arsenal juara musim 2025/2026.
- Prestasi ini menempatkannya dalam jajaran elit seperti Ashley Cole, Carlos Tevez, dan N'Golo Kanté.
- Fenomena ini menunjukkan bagaimana perpindahan pemain top justru bisa memperkuat dominasi mereka di kompetisi.
format_list_bulleted
Isi Artikel
expand_more
SBH.co.id — Sejarah baru terukir di Premier League. Gabriel Jesus, striker tajam milik Arsenal, resmi menjadi pemain ke-11 yang berhasil menjuarai Premier League dengan dua klub berbeda. Kabar ini menjadi buah bibir di kalangan pecinta sepak bola Indonesia, terutama setelah The Gunners memastikan gelar juara musim 2025/2026.
Sebelumnya, Jesus sudah merasakan manisnya gelar juara bersama Manchester City di bawah asuhan Pep Guardiola. Kini, ia mengulang kesuksesan tersebut bersama Arsenal yang dilatih Mikel Arteta. Pencapaian ini tidak hanya membuktikan kualitas individu Jesus, tetapi juga menunjukkan betapa strategisnya perpindahan pemain di era modern.
Perjalanan Gabriel Jesus: Dari Etihad ke Emirates
Gabriel Jesus bergabung dengan Manchester City pada Januari 2017 dari Palmeiras dengan harga sekitar £27 juta. Di bawah Pep Guardiola, ia berkembang menjadi salah satu penyerang paling versatile di Premier League. Selama lima setengah musim di City, Jesus mengoleksi empat gelar Premier League (2017/2018, 2018/2019, 2020/2021, 2021/2022), serta berbagai trofi domestik dan internasional.
Namun, pada musim panas 2022, Jesus memutuskan pindah ke Arsenal dengan biaya transfer sekitar £45 juta. Keputusan ini sempat dianggap berisiko karena Arsenal saat itu belum stabil sebagai penantang gelar. Tapi Jesus justru menjadi katalisator kebangkitan Arsenal. Musim 2025/2026 menjadi puncaknya saat ia memimpin lini depan The Gunners meraih gelar Premier League pertama sejak 2003/2004.
“Saya sangat bangga bisa melakukan ini. Banyak orang meragukan keputusan saya meninggalkan City, tapi saya percaya pada proyek Arsenal. Sekarang, saya punya dua gelar dari dua klub besar. Ini mimpi yang jadi kenyataan,” ujar Jesus dalam wawancara eksklusif dengan Sky Sports.
Daftar Lengkap 11 Pemain Istimewa
Gabriel Jesus kini bergabung dengan klub eksklusif yang hanya berisi 11 pemain. Mereka adalah para legenda yang berhasil menjuarai Premier League dengan dua klub berbeda. Berikut daftar lengkapnya:
- Ashley Cole – Arsenal (2001/2002, 2003/2004) dan Chelsea (2009/2010, 2014/2015)
- Carlos Tevez – Manchester United (2007/2008, 2008/2009, 2010/2011) dan Manchester City (2011/2012, 2013/2014)
- N’Golo Kanté – Leicester City (2015/2016) dan Chelsea (2016/2017)
- Henning Berg – Blackburn Rovers (1994/1995) dan Manchester United (1998/1999, 1999/2000, 2000/2001)
- Mark Hughes – Manchester United (1992/1993, 1993/1994) dan Chelsea (1999/2000) – meski statusnya pinjaman
- Andy Cole – Manchester United (1995/1996, 1996/1997, 1998/1999, 1999/2000, 2000/2001) dan Chelsea (2004/2005)
- Kolo Touré – Arsenal (2003/2004) dan Manchester City (2011/2012, 2013/2014)
- Gael Clichy – Arsenal (2003/2004) dan Manchester City (2011/2012, 2013/2014)
- Bacary Sagna – Arsenal (2003/2004) dan Manchester City (2013/2014)
- Cesc Fàbregas – Chelsea (2014/2015, 2016/2017) dan sebelumnya di Arsenal (2003/2004) – meski lebih dikenal di Chelsea
- Gabriel Jesus – Manchester City (2017/2018, 2018/2019, 2020/2021, 2021/2022) dan Arsenal (2025/2026)
Menariknya, dari daftar di atas, ada pola yang jelas: sebagian besar pemain pindah dari Arsenal ke Chelsea atau Manchester City. Ini menunjukkan bagaimana dominasi klub-klub besar London dan Manchester di era Premier League.
Analisis Taktis: Mengapa Jesus Berhasil di Dua Klub?
Dari sudut pandang taktis, keberhasilan Gabriel Jesus di dua klub berbeda menunjukkan fleksibilitasnya sebagai pemain. Di Manchester City, Jesus sering dimainkan sebagai false nine atau winger yang bergerak ke dalam. Ia harus beradaptasi dengan sistem rotasi Guardiola yang kompleks.
Sementara di Arsenal, Jesus lebih sering menjadi ujung tombak utama. Mikel Arteta, yang merupakan mantan asisten Guardiola, menerapkan filosofi serupa namun dengan sentuhan berbeda. Jesus diberi lebih banyak kebebasan untuk turun ke tengah dan membangun serangan. Hasilnya, ia mencetak 18 gol dan 9 assist musim ini, kontribusi krusial bagi gelar Arsenal.
“Gabriel adalah pemain yang cerdas secara taktis. Dia bisa membaca permainan dan menyesuaikan diri dengan kebutuhan tim. Itulah kenapa dia sukses di City dan Arsenal,” analisis eksklusif eks pemain Timnas Indonesia, Bima Sakti, kepada SBH Nation.
Dampak Bagi Sepak Bola Indonesia
Prestasi Gabriel Jesus ini juga menjadi inspirasi bagi pemain Indonesia yang bermain di luar negeri. Marselino Ferdinan misalnya, yang saat ini berkarier di Belgia, bisa belajar dari perjalanan Jesus bahwa perpindahan klub bukanlah akhir, melainkan awal dari babak baru.
“Pemain Indonesia harus berani mengambil risiko pindah klub untuk berkembang. Jesus adalah contoh nyata bahwa keputusan berani bisa membawa kesuksesan ganda,” tambah Bima Sakti.
Apa Kata Netizen Indonesia?
Reaksi netizen Indonesia terhadap kabar ini sangat positif. Banyak yang memuji Jesus sebagai pemain kelas dunia. Akun @IndoGooners di Twitter menulis, “Gabriel Jesus sudah seperti legenda Arsenal. Dari City ke Arsenal, dia tetap juara. Salut!” Sementara akun @Cityzens_ID berkomentar, “Meski pindah, Jesus tetap bagian dari sejarah City. Selamat bro!”
Namun, ada juga yang mempertanyakan apakah Arsenal bisa mempertahankan gelar musim depan. Mengingat persaingan dengan Manchester City, Liverpool, dan Manchester United semakin ketat.
Pertanyaan untuk Pembaca
Menurut kalian, siapa pemain selanjutnya yang akan bergabung dalam daftar eksklusif ini? Apakah ada pemain Indonesia yang suatu hari bisa mencapai prestasi serupa? Tulis pendapat kalian di kolom komentar!
Cek juga: Klasemen Premier League Terbaru dan analisis taktis mingguan kami.
Berikan Reaksi Kamu, SBH Nation!
Gimana menurut kamu artikel ini? Klik buat kasih tau dunia.
SIAPA YANG BAKAL
HANCUR MINGGU INI?
Klik tim pilihanmu untuk analisa mendalam
Advertisement
Advertisement
Tentang Penulis
verified Head of Content & Founder
Penggila taktik sepak bola yang percaya bahwa analisis yang baik bisa mengubah cara orang menonton pertandingan. Founder SBH Nation sejak 2024.


