Jadwal & Hasil
🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: SEPAK-BOLA VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG :: 🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: SEPAK-BOLA VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG :: 🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: SEPAK-BOLA VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG :: 🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: SEPAK-BOLA VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG :: 🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: SEPAK-BOLA VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG :: 🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: SEPAK-BOLA VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG :: 🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: SEPAK-BOLA VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG :: 🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: SEPAK-BOLA VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG :: 🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: SEPAK-BOLA VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG :: 🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: SEPAK-BOLA VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG ::
Akhir Sebuah Era: Angel Di Maria Gantung Sepatu dari Timnas Argentina Pasca Copa | SBH.co.id
liga inggris
calendar_today 22 Juli 2026 · edit_note J. Ang · verified Fakta Diperiksa · Update: 22 Jul 2026

Akhir Sebuah Era: Angel Di Maria Gantung Sepatu dari Timnas Argentina Pasca Copa America 2026

bolt SBH Quick Take
  • Ringkasan berita ini.

Momen emosional mewarnai dunia sepak bola pada Juli 2026 saat legenda hidup Angel Di Maria resmi mengumumkan pensiun dari Timnas Argentina. Keputusan ini diambil tepat setelah berakhirnya turnamen Copa America 2026. Pemain sayap lincah yang kini masih berseragam Benfica ini telah menorehkan sejarah panjang dan gemilang bersama skuat Albiceleste.

Di Maria meninggalkan warisan yang sangat luar biasa, terutama setelah kesuksesannya membantu Lionel Messi dan kawan-kawan meraih trofi demi trofi di bawah kepemimpinan pelatih Lionel Scaloni. Karier internasionalnya yang cemerlang tak lepas dari pengalaman berharganya bermain di klub-klub elite dunia seperti Real Madrid dan Paris Saint-Germain. Kepergian sang 'Fideo' (Si Mie) dari kancah internasional tentu akan dirindukan oleh jutaan penggemar, terutama penjaga gawang andalan Emiliano Martinez yang kerap diuntungkan oleh gol-gol krusial Di Maria di laga final.

Perpisahan Emosional Sang Legenda

Pengumuman pensiun Angel Di Maria disambut dengan gelombang emosi dari seluruh penjuru dunia. Bagi masyarakat Argentina, ia bukan sekadar pemain sepak bola; ia adalah pahlawan nasional yang telah berulang kali menghadirkan kebahagiaan tak terlukiskan. Acara perpisahannya dipenuhi dengan air mata, penghormatan, dan kilas balik momen-momen magis yang pernah diciptakannya.

Keputusan untuk pensiun bukanlah hal yang mudah baginya. Ia merasa bahwa ini adalah saat yang tepat untuk memberikan ruang bagi generasi muda untuk bersinar. Meski secara fisik masih mampu bersaing di level klub bersama Benfica, intensitas dan tekanan di level internasional dirasa sudah cukup mencapai puncaknya. Perpisahan ini menandai akhir dari sebuah babak keemasan dalam sejarah sepak bola Argentina, di mana ia selalu menjadi protagonis utama dalam setiap kesuksesan besar yang diraih. Warisannya akan terus dikenang, menginspirasi jutaan anak muda yang bermimpi untuk mengenakan seragam kebanggaan tim nasional.

Rekam Jejak Emas Bersama Albiceleste

Rekam jejak Di Maria bersama Timnas Argentina dipenuhi dengan catatan emas. Ia sering kali dijuluki sebagai "Spesialis Laga Final" karena kemampuannya mencetak gol di momen-momen paling krusial. Gol cantiknya di final Copa America 2021 yang mengakhiri puasa gelar panjang Argentina hanyalah salah satu dari sekian banyak momen epik dalam kariernya.

Selain gol penting tersebut, kontribusinya di Finalissima dan puncaknya di Piala Dunia selalu krusial. Kemampuannya menyisir sisi lapangan, memberikan umpan silang akurat, dan menyelesaikan peluang dengan ketenangan luar biasa menjadikannya salah satu pemain sayap terbaik dalam sejarah sepak bola internasional. Konsistensi performanya selama lebih dari satu dekade membuktikan dedikasi dan cinta mendalamnya terhadap tanah air. Setiap kali ia turun ke lapangan, ia selalu bermain dengan segenap hati dan jiwa, memberikan segalanya untuk lambang di dada. Statistik yang ditorehkannya hanyalah sebagian kecil dari dampak besar yang ia berikan bagi kejayaan skuat Albiceleste.

Kemitraan Ikonik dengan Lionel Messi

Tidak mungkin membahas karier Di Maria tanpa menyinggung kemitraan ikoniknya dengan Lionel Messi. Keduanya telah bermain bersama sejak usia muda, memenangkan medali emas Olimpiade bersama, dan terus bahu-membahu hingga mengantarkan Argentina ke puncak kejayaan dunia. Sinergi antara keduanya di lapangan sangat luar biasa; mereka seolah memiliki telepati tak terlihat yang memungkinkan mereka memahami pergerakan satu sama lain dengan sempurna.

Di Maria sering kali menjadi pembebas tekanan bagi Messi. Ketika pertahanan lawan terlalu fokus pada La Pulga, Di Maria hadir memberikan solusi taktis yang mematikan dari sisi lapangan. Kemitraan ini bukan hanya sebatas taktik, melainkan dibangun di atas rasa saling percaya dan persahabatan yang kuat di luar lapangan. Kebersamaan mereka telah memberikan kebahagiaan tak terhingga bagi penggemar sepak bola. Kepergian Di Maria tentu akan meninggalkan kekosongan emosional dan taktis yang besar bagi Messi dan seluruh anggota tim.

Warisan dan Penerus di Timnas Argentina

Warisannya di Timnas Argentina tidak akan pernah pudar. Nilai-nilai kerja keras, pantang menyerah, dan pengorbanan demi tim yang ia tunjukkan akan menjadi standar emas bagi setiap pemain yang mengenakan seragam biru putih. Kini, tantangan terbesar bagi Lionel Scaloni adalah mencari sosok penerus yang mampu mengisi kekosongan yang ditinggalkan oleh Di Maria.

Meski Argentina memiliki banyak talenta muda berbakat, menemukan pemain dengan profil seimbang antara keterampilan individu, kecerdasan taktis, dan mentalitas juara di laga besar seperti Di Maria bukanlah tugas yang mudah. Proses transisi ini akan membutuhkan waktu dan kesabaran. Namun, fondasi kuat yang telah dibangun oleh generasi emas ini memberikan keyakinan bahwa masa depan tim nasional tetap berada di jalur yang benar. Sang legenda telah menyelesaikan tugasnya dengan paripurna, meninggalkan tim dalam kondisi terbaiknya, siap untuk terus mengukir sejarah di masa mendatang.

Berikan Reaksi Kamu, SBH Nation!

Gimana menurut kamu artikel ini? Klik buat kasih tau dunia.

SBH

SBH Nation Data Center

SEPAK-BOLA # 2 POSISI

KLASEMEN SEMENTARA LIGA 1

21

POINTS ACCUMULATED

Advertisement

Advertisement

Tentang Penulis

J. Ang — Head of Content & Founder SBH Nation verified
J. Ang

Head of Content & Founder

open_in_new LinkedIn

Penggila taktik sepak bola yang percaya bahwa analisis yang baik bisa mengubah cara orang menonton pertandingan. Founder SBH Nation sejak 2024.

Taktik Liga 1 Premier League Timnas
Gabung Channel

Menu Lainnya