Jadwal & Hasil
Copa América: Turnamen Sepak Bola Tertua di Dunia | SBH Nation | SBH Nation
internasional
calendar_today 3 Mei 2026 · edit_note J. Ang · verified Fakta Diperiksa · Update: 3 Mei 2026

Copa América: Turnamen Sepak Bola Tertua di Dunia | SBH Nation

bolt SBH Quick Take
  • Didirikan pada 1916, Copa América adalah turnamen sepak bola internasional tertua di dunia.
  • Diikuti oleh 10 negara anggota CONMEBOL plus 2 tim undangan (biasanya dari CONCACAF).
  • Argentina dan Uruguay adalah negara tersukses dengan masing-masing 15 gelar, diikuti Brasil dengan 9 gelar.
format_list_bulleted Isi Artikel
expand_more

Sejarah Pendirian: Lahirnya Turnamen Tertua di Dunia

Copa América bukan sekadar turnamen sepak bola; ia adalah warisan budaya yang telah menemani perjalanan sepak bola dunia selama lebih dari satu abad. Didirikan pada tahun 1916, Copa América lahir dari semangat persatuan negara-negara Amerika Selatan yang ingin memperkuat ikatan melalui olahraga. Awalnya bernama Campeonato Sudamericano de Selecciones (Kejuaraan Amerika Selatan untuk Tim Nasional), turnamen ini digelar untuk merayakan seratus tahun kemerdekaan Argentina.

Pada edisi perdana yang digelar di Buenos Aires, hanya empat negara yang berpartisipasi: Argentina, Brasil, Chili, dan Uruguay. Tidak ada babak final; sistem kompetisi menggunakan format round-robin di mana setiap tim saling bertemu satu kali. Uruguay keluar sebagai juara pertama setelah mengalahkan Argentina di pertandingan penentuan. Sejak saat itu, Copa América menjadi ajang bergengsi yang terus berkembang, meskipun sempat terhenti beberapa kali akibat Perang Dunia dan gejolak politik internal.

Pada tahun 1975, turnamen ini secara resmi diubah namanya menjadi Copa América, yang diambil dari nama benua Amerika. Nama ini mencerminkan ambisi untuk menjadi turnamen yang inklusif, tidak hanya bagi negara-negara CONMEBOL tetapi juga bagi tim undangan dari konfederasi lain. Hingga kini, Copa América tetap menjadi satu-satunya turnamen sepak bola tertua di dunia yang masih berlangsung, mengalahkan Piala Dunia FIFA yang baru dimulai pada tahun 1930.

Format & Regulasi Kompetisi: Evolusi yang Dinamis

Format Copa América telah mengalami banyak perubahan sejak 1916. Awalnya hanya diikuti oleh 4 tim, kini turnamen ini melibatkan 12 hingga 16 peserta, tergantung edisi. Sejak tahun 1993, CONMEBOL mulai mengundang tim-tim dari luar Amerika Selatan, biasanya dari CONCACAF (Konfederasi Sepak Bola Amerika Utara, Tengah, dan Karibia). Tim undangan seperti Meksiko, Amerika Serikat, Jepang, dan Qatar pernah berpartisipasi, menambah daya tarik kompetisi.

Pada edisi 2024, Copa América menggunakan format berikut:

  • Babak Grup: 16 tim dibagi menjadi 4 grup (masing-masing 4 tim). Setiap tim saling bertemu satu kali. Dua tim teratas dari setiap grup lolos ke babak gugur.
  • Babak Gugur: Dimulai dari perempat final, semifinal, dan final. Jika hasil imbang setelah 90 menit, pertandingan langsung dilanjutkan ke adu penalti tanpa perpanjangan waktu (kecuali final yang tetap menggunakan perpanjangan waktu).
  • Pemain: Setiap tim dapat mendaftarkan maksimal 23 pemain (termasuk 3 penjaga gawang). Pergantian pemain diperbolehkan hingga 5 kali dalam satu pertandingan.

Salah satu keunikan Copa América adalah tidak adanya babak kualifikasi. Semua 10 anggota CONMEBOL otomatis lolos, sementara tim undangan dipilih oleh CONMEBOL berdasarkan undangan langsung. Hal ini membuat Copa América menjadi turnamen yang lebih eksklusif dan penuh kejutan.

Momen Ikonik dan Prestasi Tim-Tim Raksasa

Copa América telah melahirkan banyak momen ikonik yang dikenang sepanjang masa. Berikut adalah beberapa di antaranya:

  • Argentina 2021: Lionel Messi akhirnya meraih gelar internasional pertamanya bersama Argentina setelah mengalahkan Brasil 1-0 di final. Kemenangan ini menjadi penebusan setelah kekalahan di final Piala Dunia 2014 dan Copa América 2015 serta 2016.
  • Brasil 2019: Brasil menjadi juara di kandang sendiri setelah mengalahkan Peru 3-1 di final. Turnamen ini juga menjadi panggung bagi pemain muda seperti Everton Soares yang tampil gemilang.
  • Uruguay 2011: Uruguay mengejutkan dunia dengan menjuarai Copa América setelah mengalahkan Paraguay 3-0 di final. Luis Suárez dan Diego Forlán menjadi bintang utama.

Berikut adalah daftar juara Copa América dalam 5 edisi terakhir:

TahunJuaraSkor FinalRunner-upTempat Final
2024Argentina1-0 (aet)KolombiaMiami, AS
2021Argentina1-0BrasilRio de Janeiro, Brasil
2019Brasil3-1PeruRio de Janeiro, Brasil
2016Chili0-0 (4-2 pen)ArgentinaEast Rutherford, AS
2015Chili0-0 (4-1 pen)ArgentinaSantiago, Chili

Argentina dan Uruguay menjadi negara tersukses dengan masing-masing 15 gelar, diikuti Brasil dengan 9 gelar. Namun, Brasil memiliki rekor unik sebagai satu-satunya negara yang pernah menjuarai Copa América di luar benua Amerika Selatan (2019 di Brasil, tetapi final digelar di Rio de Janeiro).

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Copa América

Apa perbedaan Copa América dengan Piala Dunia? Copa América adalah turnamen regional yang hanya diikuti oleh negara-negara Amerika Selatan (plus undangan), sementara Piala Dunia adalah turnamen global yang diikuti oleh semua negara anggota FIFA. Copa América lebih sering digelar (setiap 4 tahun) dan memiliki format yang lebih kecil.

Mengapa Copa América disebut turnamen tertua di dunia? Copa América pertama kali digelar pada tahun 1916, lebih awal dari Piala Dunia (1930) dan turnamen kontinental lainnya seperti Piala Eropa (1960). Hingga kini, tidak ada turnamen sepak bola internasional lain yang lebih tua yang masih berlangsung.

Apakah tim undangan bisa menjadi juara? Sejauh ini, belum ada tim undangan yang berhasil menjuarai Copa América. Tim undangan seperti Meksiko dan Amerika Serikat hanya mencapai babak semifinal. Hal ini menunjukkan dominasi negara-negara Amerika Selatan yang memiliki tradisi sepak bola yang kuat.

Untuk informasi lebih lanjut tentang kompetisi sepak bola lainnya, kunjungi halaman BRI Liga 1 atau cek Klasemen Liga 1 terbaru.

📲 Gabung Channel Telegram SBH Nation untuk update bola terkini langsung di HP kamu!

Berikan Reaksi Kamu, SBH Nation!

Gimana menurut kamu artikel ini? Klik buat kasih tau dunia.

Advertisement

Advertisement

Tentang Penulis

J. Ang — Head of Content & Founder SBH Nation verified
J. Ang

Head of Content & Founder

open_in_new LinkedIn

Penggila taktik sepak bola yang percaya bahwa analisis yang baik bisa mengubah cara orang menonton pertandingan. Founder SBH Nation sejak 2024.

Taktik Liga 1 Premier League Timnas
Gabung Channel

Menu Lainnya