Cedera Messi Bikin Argentina Deg-degan Jelang Piala Dunia
- Lionel Messi mengalami cedera paha saat membela Inter Miami dan ditarik keluar pada menit ke-35.
- Cedera ini terjadi hanya beberapa minggu sebelum Piala Dunia 2026, memicu kekhawatiran besar di kubu Argentina.
- Tim medis Inter Miami dan Argentina akan melakukan evaluasi intensif untuk memastikan kesiapan Messi.
format_list_bulleted
Isi Artikel
expand_more
Jakarta, SBH.co.id – Guncangan keras datang dari Amerika Serikat. Bintang sepak bola dunia sekaligus kapten timnas Argentina, Lionel Messi, harus ditarik keluar lebih awal dalam pertandingan Major League Soccer (MLS) antara Inter Miami melawan Atlanta United, Selasa (25/5/2026) waktu setempat. Insiden ini langsung memicu alarm merah di Camp Nou — eh, markas Argentina — karena Piala Dunia 2026 hanya tinggal hitungan pekan.
Pemain berusia 38 tahun itu terlihat memegang bagian belakang pahanya setelah melakukan sebuah sprint. Ia pun langsung memberi isyarat ke bangku cadangan. Pelatih Inter Miami, Gerardo Martino, tidak mau ambil risiko dan langsung menarik Messi keluar pada menit ke-35. Wajah Messi tampak kesal dan cemas saat berjalan meninggalkan lapangan. Sebuah pemandangan yang langsung membuat jutaan pasang mata di Argentina ikut menahan napas.
Kronologi Cedera: Momen yang Membuat Hati Berhenti
Pertandingan yang digelar di DRV PNK Stadium, Fort Lauderdale, berjalan normal hingga menit ke-30. Messi yang menjadi tumpuan utama Inter Miami bergerak tanpa bola untuk menerima umpan terobosan. Saat ia melakukan akselerasi, tiba-tiba ia berhenti dan memegang bagian belakang paha kirinya. Ia tidak bisa melanjutkan lari dan langsung berjalan pelan. Wasit pun menghentikan pertandingan sejenak agar tim medis masuk.
Setelah beberapa saat berdiskusi dengan dokter tim, Messi memutuskan untuk tidak bisa melanjutkan laga. Ia duduk di rumput, melepas sepatunya, dan kemudian berjalan ke pinggir lapangan dengan tatapan kosong. Gerakan tangannya yang memegang paha belakang menjadi gambar yang paling mengerikan bagi suporter Argentina.
“Rasanya seperti mimpi buruk. Kami hanya bisa berdoa,” ujar seorang suporter Argentina yang tengah menonton di bar di Buenos Aires kepada media lokal. “Ini bukan cedera ringan. Messi tidak akan pernah meminta keluar jika tidak benar-benar sakit.”
Analisis Taktis: Apa Artinya Ini bagi Argentina?
Argentina saat ini berada di puncak persiapan menuju Piala Dunia 2026. Tim Tango dijadwalkan memainkan laga uji coba melawan Portugal dan Australia dalam beberapa pekan ke depan. Kehilangan Messi, bahkan untuk satu pertandingan uji coba, sudah menjadi pukulan telak. Apalagi jika cederanya parah.
Pelatih Argentina, Lionel Scaloni, pasti sudah menyusun skema permainan yang berpusat pada Messi. Meski usianya sudah tidak muda lagi, Messi tetap menjadi otak dan jantung permainan Argentina. Kemampuannya membaca permainan, memberikan umpan-umpan terobosan, serta mencetak gol dari situasi sulit tidak bisa digantikan oleh pemain mana pun di skuad saat ini.
Jika Messi harus absen, Scaloni harus memutar otak. Julian Alvarez mungkin akan ditempatkan sebagai ujung tombak, tapi kreativitas di lini tengah akan sangat berkurang. Paulo Dybala mungkin akan mendapatkan peran lebih besar, namun ia juga memiliki riwayat cedera yang panjang. Angel Di Maria juga sudah tidak muda lagi. Opsi lainnya adalah memainkan Enzo Fernandez lebih ke depan, tapi itu akan mengubah keseimbangan lini tengah.
Dampak pada Inter Miami dan MLS
Bagi Inter Miami, kehilangan Messi jelas menjadi bencana besar. Klub yang berbasis di Florida ini telah membangun seluruh strategi pemasaran dan permainan mereka di sekitar Messi. Tanpa dia, daya tarik tim menurun drastis, begitu pula dengan peluang mereka di MLS.
Namun, yang lebih penting adalah bagaimana tim medis Inter Miami menangani Messi. Mereka pasti akan berkoordinasi penuh dengan tim medis timnas Argentina. Tidak ada yang mau mengambil risiko. Messi adalah aset paling berharga, bukan hanya bagi Inter Miami dan Argentina, tetapi bagi seluruh dunia sepak bola.
Langkah Selanjutnya: Menanti Hasil MRI
Pertanyaan terbesar saat ini adalah: seberapa parah cederanya? Apakah ini hanya kram otot atau ada robekan pada hamstring? Semua mata tertuju pada hasil MRI yang akan dilakukan dalam 24 jam ke depan.
Jika hasilnya positif dan hanya kram atau ketegangan ringan, Messi mungkin hanya akan istirahat selama 1-2 pekan. Ia masih bisa bermain di laga uji coba terakhir Argentina sebelum Piala Dunia. Namun, jika ada robekan, waktu pemulihan bisa mencapai 3-6 pekan. Itu berarti Messi harus berjuang melawan waktu untuk bisa fit di pertandingan pertama Piala Dunia.
Yang jelas, Argentina tidak akan memaksakan Messi. Mereka lebih baik kehilangan Messi di laga uji coba daripada kehilangan dia di Piala Dunia. Tapi, satu hal yang pasti: tanpa Messi, Argentina bukanlah tim yang sama.
Pertanyaan untuk Pembaca SBH Nation: Menurut kalian, apakah Argentina tetap bisa menjadi juara dunia tanpa Lionel Messi di lapangan? Atau justru ini saatnya pemain lain seperti Julian Alvarez atau Paulo Dybala untuk membuktikan diri? Tulis pendapat kalian di kolom komentar!
Cek juga: Kalkulator Nilai Pasar Pemain racikan tim analis SBH Nation!
Berikan Reaksi Kamu, SBH Nation!
Gimana menurut kamu artikel ini? Klik buat kasih tau dunia.
SIAPA YANG BAKAL
HANCUR MINGGU INI?
Klik tim pilihanmu untuk analisa mendalam
Advertisement
Advertisement
Tentang Penulis
verified Head of Content & Founder
Penggila taktik sepak bola yang percaya bahwa analisis yang baik bisa mengubah cara orang menonton pertandingan. Founder SBH Nation sejak 2024.


