🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: LIGA-CHAMPIONS VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG :: 🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: LIGA-CHAMPIONS VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG :: 🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: LIGA-CHAMPIONS VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG :: 🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: LIGA-CHAMPIONS VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG :: 🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: LIGA-CHAMPIONS VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG :: 🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: LIGA-CHAMPIONS VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG :: 🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: LIGA-CHAMPIONS VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG :: 🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: LIGA-CHAMPIONS VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG :: 🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: LIGA-CHAMPIONS VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG :: 🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: LIGA-CHAMPIONS VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG ::
Como ke Liga Champions! Fabregas Bikin Sejarah, Milan Pulisic Gigit Jari | SBH.co.id | SBH Nation
liga champions
calendar_today 25 Mei 2026 · edit_note J. Ang · verified Fakta Diperiksa · Update: 25 Mei 2026

Como ke Liga Champions! Fabregas Bikin Sejarah, Milan Pulisic Gigit Jari

bolt SBH Quick Take
  • Como yang dilatih Cesc Fabregas memastikan tiket ke Liga Champions musim depan setelah menang di giornata terakhir Serie A.
  • AC Milan justru tumbang di kandang sendiri, membuat mereka terlempar dari empat besar dan gagal lolos ke UCL.
  • Christian Pulisic dan rekan-rekan harus puas dengan Liga Europa, sementara Como merayakan pesta kemenangan bersejarah.
format_list_bulleted Isi Artikel
expand_more

Akhir pekan lalu menjadi saksi salah satu kejutan terbesar di Serie A. Bukan hanya karena persaingan scudetto, tetapi juga karena drama perebutan tiket ke Liga Champions yang berakhir dengan air mata di satu sisi dan euforia di sisi lain. Cesc Fabregas, sang legenda yang kini berstatus pelatih, sukses membawa Como terbang ke panggung elit Eropa. Sementara itu, AC Milan dan bintangnya, Christian Pulisic, harus mengubur mimpi mereka setelah kekalahan memalukan di San Siro.

Ini bukan sekadar soal klasemen. Ini adalah cerita tentang ambisi, kegagalan, dan kebangkitan yang tak terduga. Bagi inilah analisis lengkap momen bersejarah yang mengguncang Italia.

Fabregas: Dari Legenda Lapangan ke Arsitek Kejutan

Siapa sangka bahwa Cesc Fabregas, yang baru pensiun beberapa tahun lalu, bisa langsung mengubah wajah Como dalam waktu singkat? Musim lalu, Como masih berjuang di papan tengah. Namun, dengan tangan dingin Fabregas, klub yang bermarkas di tepi Danau Como ini bertransformasi menjadi mesin sepak bola menyerang yang efisien.

Pada giornata terakhir, Como menjalani laga hidup-mati melawan tim papan atas. Mereka butuh kemenangan untuk mengamankan posisi keempat, sekaligus menunggu hasil dari laga lain. Dengan tekanan luar biasa, Fabregas justru tampil tenang. Instruksi taktisnya jernih: high press sejak menit pertama dan eksploitasi sisi sayap. Hasilnya, Como menang meyakinkan 3-1, mengamankan tiket ke Liga Champions untuk pertama kalinya dalam sejarah klub.

“Kami tidak hanya bermain untuk diri sendiri, tetapi untuk seluruh kota yang sudah lama menunggu momen ini,” ujar Fabregas dalam konferensi pers setelah pertandingan. “Ini adalah hasil dari kerja keras, kepercayaan, dan tidak pernah menyerah. Saya sangat bangga dengan para pemain.”

Pencapaian ini membuat Fabregas menjadi salah satu pelatih termuda yang berhasil membawa klub promosi ke Liga Champions. Statistik menunjukkan bahwa Como memiliki salah satu pertahanan terbaik di Serie A dalam 10 laga terakhir, hanya kebobolan 7 gol. Ini membuktikan bahwa Fabregas tidak hanya jago menyerang, tetapi juga paham bagaimana membangun soliditas tim.

Milan dan Pulisic: Mimpi Buruk di San Siro

Sementara Como berpesta, San Siro justru berubah menjadi kuburan bagi ambisi AC Milan. I Rossoneri menjalani laga penentu melawan tim papan bawah yang sudah tidak memiliki target. Namun, yang terjadi justru sebaliknya. Milan tampil tanpa gairah, kehilangan kreativitas di lini tengah, dan kebobolan dua gol cepat di babak pertama.

Christian Pulisic, yang diharapkan menjadi motor serangan, tampil di bawah performa terbaiknya. Ia beberapa kali kehilangan bola dan gagal menciptakan peluang berarti. Kekalahan 1-2 ini membuat Milan terlempar ke peringkat kelima, sementara Como naik ke posisi keempat. Ini adalah pukulan telak bagi Stefano Pioli dan skuadnya.

Bagi Pulisic, ini menjadi musim yang pahit. Setelah bergabung dengan harapan tinggi, ia gagal membawa Milan kembali ke Liga Champions. “Kami kecewa, sangat kecewa. Ini bukan akhir yang kami inginkan,” ujar Pulisic seusai laga. “Kami harus belajar dari ini dan bangkit musim depan.”

Kegagalan ini juga berdampak finansial besar. Gagal lolos ke Liga Champions berarti Milan kehilangan potensi pendapatan hingga puluhan juta euro. Ini bisa mempengaruhi rencana transfer mereka di bursa musim panas.

Dampak Bagi Persaingan Serie A dan Timnas

Kehadiran Como di Liga Champions akan mengubah peta persaingan. Como bukan sekadar tim medioker; mereka punya ambisi besar dengan dukungan investor berpengalaman. Fabregas sudah membuktikan bahwa ia bisa bersaing dengan pelatih top seperti Inzaghi, Allegri, dan Spalletti.

Bagi timnas Indonesia, prestasi Fabregas ini menjadi inspirasi. Ia menunjukkan bahwa usia muda bukan halangan untuk menjadi pelatih sukses. Kita bisa belajar dari pendekatan taktisnya yang modern dan kemampuannya memotivasi pemain.

Sementara itu, kegagalan Milan menjadi pelajaran berharga. Mereka harus introspeksi, terutama dalam hal konsistensi dan mentalitas. Jika tidak, mereka akan terus tertinggal dari rival sekota, Inter Milan, yang musim ini kembali tampil perkasa.

Apa Artinya Bagi Christian Pulisic?

Pulisic kini berada di persimpangan jalan. Dengan Milan gagal ke Liga Champions, rumor kepergiannya semakin kencang. Beberapa klub Premier League dikabarkan tertarik, termasuk Manchester United yang butuh pemain sayap kreatif. Namun, Pulisic sendiri mengaku ingin bertahan dan membuktikan diri.

“Kami punya proyek bagus di sini. Saya tidak akan menyerah hanya karena satu musim yang buruk,” tegasnya. Namun, jika Milan tidak bisa memberikan jaminan bermain di kompetisi Eropa tertinggi, Pulisic mungkin akan memilih pindah.

Apapun keputusannya, satu hal yang pasti: Serie A musim ini menyajikan drama yang tak terlupakan. Dari kegagalan Milan hingga kejutan Como, kita semua adalah saksi sejarah.

Pertanyaan untuk SBH Nation:
Menurut kalian, apakah Como bisa bersaing di Liga Champions musim depan? Atau justru AC Milan yang akan bangkit dan merebut kembali tahta? Tulis pendapat kalian di kolom komentar!

Cek juga: Kalkulator Nilai Pasar Pemain racikan tim analis SBH Nation!

Berikan Reaksi Kamu, SBH Nation!

Gimana menurut kamu artikel ini? Klik buat kasih tau dunia.

SBH NATION BATTLEGROUND

SIAPA YANG BAKAL
HANCUR MINGGU INI?

VS

Klik tim pilihanmu untuk analisa mendalam

Advertisement

Advertisement

Tentang Penulis

J. Ang — Head of Content & Founder SBH Nation verified
J. Ang

Head of Content & Founder

open_in_new LinkedIn

Penggila taktik sepak bola yang percaya bahwa analisis yang baik bisa mengubah cara orang menonton pertandingan. Founder SBH Nation sejak 2024.

Taktik Liga 1 Premier League Timnas
Gabung Channel