🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: TOTTENHAM-HOTSPUR VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG :: 🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: TOTTENHAM-HOTSPUR VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG :: 🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: TOTTENHAM-HOTSPUR VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG :: 🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: TOTTENHAM-HOTSPUR VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG :: 🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: TOTTENHAM-HOTSPUR VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG :: 🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: TOTTENHAM-HOTSPUR VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG :: 🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: TOTTENHAM-HOTSPUR VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG :: 🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: TOTTENHAM-HOTSPUR VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG :: 🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: TOTTENHAM-HOTSPUR VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG :: 🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: TOTTENHAM-HOTSPUR VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG ::
De Zerbi Selamatkan Tottenham dari Bencana Degradasi, Akui Maddison | SBH.co.id | SBH Nation
premier league
calendar_today 25 Mei 2026 · edit_note J. Ang · verified Fakta Diperiksa · Update: 25 Mei 2026

De Zerbi Selamatkan Tottenham dari Bencana Degradasi, Akui Maddison

bolt SBH Quick Take
  • James Maddison mengakui Roberto De Zerbi menyelamatkan Tottenham dari degradasi setelah menggantikan Igor Tudor dengan tujuh pertandingan tersisa.
  • Tottenham hanya meraih satu poin dari enam laga terakhir sebelum pergantian pelatih, nyaris terjerumus ke jurang degradasi.
  • Klub dikabarkan akan mendatangkan bek kiri Marcos Senesi dan Andrew Robertson secara gratis pada bursa transfer mendatang.
format_list_bulleted Isi Artikel
expand_more

SBH.co.id – Jakarta – Tottenham Hotspur mungkin akan bernasib tragis dan terdegradasi dari Premier League jika tidak mengambil keputusan berani mengganti pelatih Igor Tudor dengan Roberto De Zerbi pada akhir musim lalu. Hal itu diakui secara blak-blakan oleh gelandang andalan mereka, James Maddison, dan rekan setimnya, Conor Gallagher.

Dalam sebuah wawancara eksklusif yang dikutip dari The Guardian, Maddison mengungkapkan bahwa suasana ruang ganti Tottenham sempat berada di titik nadir. Tim yang bermarkas di London Utara itu hanya mampu mengumpulkan satu poin dari enam pertandingan terakhir di bawah asuhan Tudor, membuat mereka terjun bebas ke papan bawah klasemen dan mengancam status elite mereka.

Momen Kritis yang Mengubah Segalanya

Pergantian pelatih terjadi dengan tujuh pertandingan tersisa di Premier League. Keputusan ini dianggap sebagai langkah terakhir yang nekat, tetapi justru menjadi penyelamat. Maddison dengan jujur menyebut bahwa kedatangan De Zerbi adalah “penyelamat dari bencana”.

“Jika kami terus berjalan seperti itu, saya yakin kami akan terdegradasi. Situasinya sangat buruk. Kepercayaan diri hancur, taktik tidak berjalan, dan kami seperti tim yang kehilangan arah,” ujar Maddison kepada awak media.

De Zerbi, yang sebelumnya sukses membawa Brighton & Hove Albion tampil memukau di Premier League, langsung memberikan dampak instan. Gaya bermain progresif dan keberaniannya dalam melakukan rotasi pemain menjadi angin segar bagi skuad Tottenham.

“Pelatih baru datang dan mengubah segalanya. Bukan hanya soal taktik, tetapi juga mentalitas. Dia membuat kami percaya bahwa kami masih bisa bertahan, dan akhirnya kami lolos dari ancaman itu,” tambah Conor Gallagher, yang direkrut dari Chelsea pada musim panas lalu.

Analisis Taktis: Sentuhan Ajaib De Zerbi

Apa yang sebenarnya diubah oleh De Zerbi? Jika melihat rekam jejaknya, pelatih asal Italia ini dikenal dengan filosofi sepak bola menyerang yang berbasis penguasaan bola, pressing tinggi, dan pembangunan serangan dari bawah (build-up play).

Di bawah Tudor, Tottenham sering tampil kaku dan mudah ditebak. Tidak ada pola serangan yang jelas, dan lini pertahanan sering kebobolan karena transisi yang buruk. De Zerbi datang dan menerapkan sistem 4-2-3-1 yang fleksibel, memanfaatkan kecepatan sayap serta kreativitas Maddison di lini tengah.

Data menunjukkan bahwa dalam tujuh pertandingan terakhir di bawah De Zerbi, Tottenham berhasil mengamankan tiga kemenangan, dua hasil imbang, dan hanya dua kekalahan. Performa ini cukup untuk mengangkat mereka keluar dari zona merah dan mengamankan tempat di Premier League untuk musim depan.

“Saya pikir yang paling penting adalah dia memberi kami kebebasan untuk bermain, tetapi juga disiplin tanpa bola. Kami tahu kapan harus menekan dan kapan harus bertahan. Itu yang hilang sebelumnya,” jelas Maddison.

Rencana Transfer: Dua Pemain Bintang Gratisan?

Kabar baik lainnya bagi fans Tottenham adalah rencana ambisius klub di bursa transfer mendatang. Dengan status Premier League yang sudah aman, manajemen klub dikabarkan siap bergerak cepat untuk memperkuat skuad, terutama di lini pertahanan.

Dua nama yang dikaitkan erat adalah Marcos Senesi, bek tengah asal Argentina milik Bournemouth, dan Andrew Robertson, bek kiri andalan Liverpool. Keduanya dilaporkan akan didatangkan dengan status bebas transfer (free transfer) karena kontrak mereka masing-masing akan habis pada akhir musim ini.

Senesi dikenal sebagai bek yang kuat dalam duel udara dan memiliki kemampuan distribusi bola yang baik, cocok dengan skema De Zerbi yang suka membangun serangan dari belakang. Sementara Robertson, meskipun usianya sudah tidak muda lagi, masih menjadi salah satu bek kiri terbaik di dunia dengan assist dan pengalamannya yang melimpah.

Jika kedua transfer ini berhasil direalisasikan, lini belakang Tottenham akan jauh lebih solid dibandingkan musim lalu. Ini bisa menjadi fondasi penting bagi De Zerbi untuk membangun tim yang lebih kompetitif di musim depan.

Implikasi untuk Musim Depan: Kebangkitan The Lilywhites?

Keselamatan dari degradasi musim ini bukan hanya sekadar pencapaian jangka pendek. Ini adalah momentum untuk membangun kembali kejayaan Tottenham. Dengan De Zerbi di kursi pelatih, Maddison dan Gallagher sebagai motor serangan, serta tambahan pemain berpengalaman seperti Senesi dan Robertson, Spurs bisa menjadi kuda hitam yang menarik di Premier League musim depan.

Namun, tantangan tetap ada. De Zerbi harus membuktikan bahwa ia bisa konsisten dalam jangka panjang, bukan hanya sebagai “penyelamat dadakan”. Selain itu, persaingan di Premier League semakin ketat dengan banyaknya klub besar yang juga berbenah.

Yang jelas, pengakuan Maddison ini menjadi bukti betapa krusialnya peran seorang pelatih dalam menentukan nasib sebuah klub. Keputusan cepat dan berani dari manajemen Tottenham patut diacungi jempol, karena tanpa itu, mungkin kita akan menyaksikan salah satu klub bersejarah Inggris terdegradasi ke Championship.

Pertanyaan untuk Pembaca:

Menurut kalian, apakah Roberto De Zerbi adalah pelatih yang tepat untuk membawa Tottenham kembali ke papan atas Premier League? Ataukah ini hanya efek sementara? Tulis pendapat kalian di kolom komentar di bawah!

Cek juga: Klasemen Premier League Terbaru dan analisis taktis mingguan kami.

Berikan Reaksi Kamu, SBH Nation!

Gimana menurut kamu artikel ini? Klik buat kasih tau dunia.

SBH NATION BATTLEGROUND

SIAPA YANG BAKAL
HANCUR MINGGU INI?

VS

Klik tim pilihanmu untuk analisa mendalam

Advertisement

Advertisement

Tentang Penulis

J. Ang — Head of Content & Founder SBH Nation verified
J. Ang

Head of Content & Founder

open_in_new LinkedIn

Penggila taktik sepak bola yang percaya bahwa analisis yang baik bisa mengubah cara orang menonton pertandingan. Founder SBH Nation sejak 2024.

Taktik Liga 1 Premier League Timnas
Gabung Channel