🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: CHELSEA VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG :: 🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: CHELSEA VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG :: 🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: CHELSEA VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG :: 🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: CHELSEA VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG :: 🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: CHELSEA VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG :: 🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: CHELSEA VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG :: 🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: CHELSEA VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG :: 🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: CHELSEA VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG :: 🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: CHELSEA VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG :: 🔥 [ SBH NATION LIVE ] :: NEXT MATCH: CHELSEA VS THE WORLD | 24 OKT | 19:00 WIB | KLASEMEN: #2 | 📊 LIHAT ANALISA PREDIKSI SEKARANG ::
Drama Derbi London: Chelsea Hentikan Kebangkitan Tottenham, Nasib Bertahan di Ha | SBH.co.id
premier league
calendar_today 20 Mei 2026 · edit_note J. Ang · verified Fakta Diperiksa · Update: 20 Mei 2026

Drama Derbi London: Chelsea Hentikan Kebangkitan Tottenham, Nasib Bertahan di Hari Terakhir

bolt SBH Quick Take
  • Chelsea menang 2-1 atas Tottenham dalam derbi London yang penuh drama dan tensi tinggi.
  • Tottenham sempat bangkit di babak kedua, namun gagal menyamakan kedudukan setelah gol cepat Chelsea di awal laga.
  • Nasib Tottenham di Premier League musim depan akan ditentukan pada pekan terakhir melawan Sheffield United.
format_list_bulleted Isi Artikel
expand_more

SBH.co.id – Derbi London antara Chelsea dan Tottenham Hotspur di Stamford Bridge, Rabu (20/5) dini hari WIB, menyajikan tontonan yang tidak hanya sengit tetapi juga penuh dengan drama. Chelsea akhirnya berhasil mengamankan tiga poin setelah menahan kebangkitan sengit Tottenham yang berusaha mati-matian untuk menyelamatkan musim mereka. Kekalahan ini membuat perjuangan Tottenham untuk bertahan di Premier League harus ditentukan di laga terakhir musim ini.

Pertandingan yang berlangsung dengan tensi tinggi ini menjadi bukti betapa panasnya rivalitas kedua tim. Chelsea, yang datang dengan kepercayaan diri tinggi, berhasil unggul cepat dan membuat Spurs tertekan. Namun, semangat juang anak asuh Ange Postecoglou tidak bisa diremehkan. Mereka bangkit di babak kedua dan memberikan perlawanan sengit yang membuat publik Stamford Bridge hampir gigit jari.

Gol Cepat Chelsea yang Mengubah Peta Permainan

Chelsea memulai laga dengan agresif. Mereka langsung menekan pertahanan Tottenham yang tampak masih belum solid. Hasilnya, tuan rumah berhasil memecah kebuntuan di menit ke-15 melalui aksi gemilang Cole Palmer. Pemain muda Inggris itu memanfaatkan umpan terobosan dari Enzo Fernandez dan dengan dingin menaklukkan kiper Tottenham, Guglielmo Vicario.

Gol tersebut seolah menjadi pukulan telak bagi mentalitas Tottenham. Mereka kesulitan mengembangkan permainan dan sering kehilangan bola di area sendiri. Chelsea, di sisi lain, terus menggempur pertahanan Spurs. Serangan demi serangan dilancarkan, dan akhirnya pada menit ke-34, keunggulan Chelsea bertambah. Kali ini, Raheem Sterling yang mencatatkan namanya di papan skor setelah menerima umpan matang dari Nicolas Jackson.

Dengan keunggulan 2-0, Chelsea seolah berada di atas angin. Mereka mengontrol jalannya pertandingan dengan penguasaan bola yang dominan. Tottenham, yang terpojok, mencoba keluar dari tekanan tetapi selalu gagal menembus pertahanan kokoh Chelsea yang dikomandoi oleh Thiago Silva dan Levi Colwill.

Kebangkitan Tottenham di Babak Kedua

Memasuki babak kedua, pelatih Tottenham, Ange Postecoglou, melakukan perubahan taktik. Ia memasukkan James Maddison dan Brennan Johnson untuk menambah daya gedor. Perubahan ini langsung terlihat. Tottenham mulai berani menekan dan menciptakan peluang.

Tekanan demi tekanan akhirnya membuahkan hasil di menit ke-65. Berawal dari sepak pojok, bola liar jatuh ke kaki Richarlison. Penyerang asal Brasil itu melepaskan tembakan keras yang membentur bek Chelsea dan masuk ke gawang. Gol ini membangkitkan semangat seluruh skuad Tottenham. Stamford Bridge yang tadinya riuh rendah, tiba-tiba mencekam.

Setelah gol tersebut, pertandingan berubah menjadi sangat panas. Kedua tim saling jual beli serangan. Chelsea, yang sempat lengah, mulai tertekan. Beberapa peluang emas didapatkan Tottenham melalui Son Heung-min dan Dejan Kulusevski, tetapi penyelesaian akhir yang kurang tenang membuat mereka gagal menyamakan kedudukan.

Tensi semakin memuncak ketika Malo Gusto dari Chelsea mendapat kartu kuning kedua akibat pelanggaran keras terhadap Destiny Udogie. Chelsea harus bermain dengan 10 orang di sisa waktu pertandingan. Situasi ini semakin membuat Tottenham percaya diri. Mereka terus menekan, tetapi pertahanan Chelsea yang heroik mampu bertahan hingga peluit panjang berbunyi.

Drama Kartu Merah dan Emosi yang Meluap

Pertandingan ini tidak hanya diwarnai dengan gol-gol indah, tetapi juga oleh emosi yang meluap-luap. Wasit, Michael Oliver, harus mengeluarkan total 7 kartu kuning dan 1 kartu merah. Selain Malo Gusto, beberapa pemain seperti Moises Caicedo dari Chelsea dan Yves Bissouma dari Tottenham juga menerima kartu kuning karena pelanggaran keras dan protes berlebihan.

Insiden paling krusial terjadi di menit-menit akhir. Tottenham mendapat hadiah tendangan bebas di area berbahaya. Eksekusi dari James Maddison sempat membentur pagar betis dan nyaris masuk ke gawang. Namun, kiper Chelsea, Djordje Petrovic, dengan sigap melakukan penyelamatan gemilang. Belum selesai, di masa injury time, bola liar jatuh ke kaki Cristian Romero di depan gawang. Tendangan kerasnya masih bisa diblok oleh Ben Chilwell yang berlari kencang untuk menutup ruang tembak.

Ketegangan ini membuat atmosfer di Stamford Bridge seperti neraka. Suporter Chelsea bersorak histeris setiap kali pemain mereka berhasil mematahkan serangan Tottenham, sementara pendukung Spurs terus memberikan dukungan vokal. Pada akhirnya, peluit panjang berbunyi, dan Chelsea berhasil mengamankan kemenangan yang sangat krusial.

Nasib Tottenham di Ujung Tanduk

Kekalahan ini membuat Tottenham harus rela bertahan di posisi ke-17 klasemen sementara Premier League dengan raihan 35 poin. Mereka hanya unggul satu poin dari zona degradasi yang ditempati oleh Leicester City. Situasi ini menjadi sangat kritis.

Dengan satu pertandingan tersisa, Tottenham harus menghadapi Sheffield United di kandang sendiri. Pertandingan tersebut akan menjadi laga hidup mati bagi Spurs. Mereka wajib meraih kemenangan untuk memastikan diri bertahan di Premier League. Jika tidak, maka ancaman degradasi akan menjadi kenyataan yang pahit.

Bagi Chelsea, kemenangan ini memastikan mereka finis di posisi enam besar dan lolos ke Liga Europa musim depan. Ini adalah pencapaian yang cukup memuaskan di bawah asuhan Mauricio Pochettino, meskipun musim mereka diwarnai dengan inkonsistensi. Kemenangan atas rival sekota ini menjadi penutup yang manis di kandang sendiri.

Analisis SBH Nation: Mentalitas Baja Chelsea vs Kepanikan Tottenham

Dari sudut pandang taktis, pertandingan ini memperlihatkan perbedaan mentalitas yang sangat kontras. Chelsea, meskipun sempat tertekan di babak kedua, mampu menunjukkan kedewasaan dan ketenangan. Mereka tidak panik saat kehilangan satu pemain dan tetap disiplin dalam bertahan. Ini adalah modal berharga bagi mereka untuk musim depan.

Sebaliknya, Tottenham menunjukkan kepanikan di awal laga. Gol cepat Chelsea membuat mereka kehilangan arah. Meskipun bangkit di babak kedua, ketidakmampuan mereka untuk memanfaatkan momentum saat unggul jumlah pemain menunjukkan bahwa masalah mental masih menjadi momok bagi tim ini.

Ange Postecoglou harus segera membenahi hal ini. Filosofi menyerangnya memang indah, tetapi tanpa keseimbangan dan mentalitas baja, timnya akan terus terpuruk. Pertandingan melawan Sheffield United akan menjadi ujian sejati bagi karakter tim.

Pertanyaan untuk pembaca SBH Nation: Apakah menurut kalian Tottenham mampu selamat dari degradasi di laga pamungkas melawan Sheffield United? Ataukah ini akan menjadi akhir yang tragis bagi musim mereka? Tulis pendapat kalian di kolom komentar!

Cek juga: Klasemen Premier League Terbaru dan analisis taktis mingguan kami.

Berikan Reaksi Kamu, SBH Nation!

Gimana menurut kamu artikel ini? Klik buat kasih tau dunia.

SBH NATION BATTLEGROUND

SIAPA YANG BAKAL
HANCUR MINGGU INI?

VS

Klik tim pilihanmu untuk analisa mendalam

Advertisement

Advertisement

Tentang Penulis

J. Ang — Head of Content & Founder SBH Nation verified
J. Ang

Head of Content & Founder

open_in_new LinkedIn

Penggila taktik sepak bola yang percaya bahwa analisis yang baik bisa mengubah cara orang menonton pertandingan. Founder SBH Nation sejak 2024.

Taktik Liga 1 Premier League Timnas
Gabung Channel